Abah,

Seperti yang Pak Syaiful tulis, saya pikir cukup bertemu dengan Ibu Miah si 
empunya sumur berminyak itu, sambil bersilaturahmi, kemudian minta sampel air 
sumur dan minyaknya. Kalau memungkinkan dan ada singkapan batuannya, bisa 
sambil melihat2 geologi sekitar sumur ini. Tetapi, Ibu Miah mungkin akan 
bingung juga, kok belakangan banyak orang yang mengaku geologist datang ke 
rumahnya dan minta sampel air sumurnya.

Kalau mau survey geologi sistematik, apalagi survey seismik, baru izin resmi 
dari Ditjen Migas diperlukan. Kalau sekedar mengunjungi ke sana saya pikir tak 
perlu izin.

Salam,
awang

-----Original Message-----
From: [EMAIL PROTECTED] [mailto:[EMAIL PROTECTED] 
Sent: Tuesday, August 14, 2007 10:21 C++
To: [email protected]
Subject: RE: [iagi-net-l] Sumur Mengandung Minyak Ditemukan di Cigombong, Kab. 
Bogor



>
Awang

Kalau sebagai geologist Merdeka , apa perlu
ijin kalau mau melongok kesana  ?

Si-Abah

__________________________________________________________________



 Pak Anton, 
> 
> Wilayah terbuka
(open area) menjadi wilayah pengawasan Ditjen Migas. 
> Bila ada
satu company di bawah pengawasan BPMIGAS ingin meluaskan 
>
penelitiannya ke wilayah terbuka (misalnya menyambung lintasan seismik 
> di wilayah operasinya ke wilayah terbuka untuk keperluan yang
secara 
> teknis bisa diterima), maka izin survey di wilayah
terbuka tersebut akan 
> dimintakan BPMIGAS ke Ditjen Migas. 
> 
> Bila mendengar berita rembesan hidrokarbon terjadi di
suatu open area 
> lalu sebuah company ingin melakukan penelitian
lebih lanjut di sana, 
> maka izin survey bisa dimintakan langsung
ke Ditjen Migas. Tentu, semua 
> biaya yang keluar untuk open area
tidak bisa menjadi operating cost yang 
> akan menjadi komponen
cost recovery. 
> 
> Tetapi, saya tak yakin bila satu
company sedang melakukan survey 
> rembesan minyak itu atas seizin
Ditjen Migas, lalu izin yang sama akan 
> diberikan ke company
yang lain. Barangkali, ini menganut prinsip "first 
> come
first served" 
> 
> Kalau tertarik, barangkali,
tunggu saja hasil survey itu, bila positif 
> company yang
melakukan survey akan meminta area itu ke Pemerintah lewat 
>
perluasan WKP yang ada (kalau di dekatnya company itu punya WKP), atau 
> meminta lewat direct offer. Companies lain yang tak melakukan
survey, 
> kan nanti bisa ikut menawar lahan itu sebagai
competitor-nya. 
> 
> Demikian seharusnya menurut
regulasi2 yang ada. 
> 
> Salam, 
> awang 
> 
> 
> 
> -----Original Message----- 
> 
From: PRAKOSO, Anton [mailto:[EMAIL PROTECTED] 
> Sent: Monday, August 13, 2007 12:39 C++ 
> To:
[email protected] 
> Subject: Re: [iagi-net-l] Sumur Mengandung
Minyak Ditemukan di 
> Cigombong, Kab. Bogor 
> 
>
pak Awang dan rekan IAGI-net, 
> 
> disebutkan bahwa
wilayah itu wilayah terbuka, apakah dengan demikian 
> setiap 
> orang/institusi/KPS bisa juga melakukan penelitian ke daerah
tersebut 
> melakukan kajian dan analisa..? perlukah ijin-ijin ke
institusi / 
> lembaga 
> pemerintah terkait sebelum
melakukan analisa/kajian..? 
> 
> terima kasih, 
>

> AP 
> 
> 
> On 8/13/07, Awang Harun
Satyana <[EMAIL PROTECTED]> wrote: 
>> 
>>
Barangkali ada rekan2 IAGI-netter yang belum mengetahui berita di 
> bawah 
>> ini. Berita ini kemarin sore ditayangkan RCTI
lengkap dengan uji api 
>> membakar air berminyak tersebut dan
terbakar. Katanya, dalam sehari 
> bisa 
>> terkumpul
10 liter minyak yang bisa dipakai untuk kebutuhan 
> sehari-hari.

>> Hal ini telah berlangsung selama tiga bulan terakhir.
Sangat menarik. 
>> Kabarnya, Pertamina telah melakukan
penyelidikan dan menemukan 
> sekitar 
>> 10 titik
rembesan minyak/sumur berminyak? di wilayah ini. 
>> 
>> Kawasan Cigombong terletak tak jauh dari pintu tol Ciawi pada
ruas 
> jalan 
>> yang menghubungkan Ciawi-Sukabumi.
Cigombong terletak diapit oleh dua 
>> buah gunungapi Gunung
Salak dan Gunung Pangrango. Ini wilayah endapan 
>> volkanik
kedua gunungapi itu dan di luar wilayah2 perminyakan di 
>>
dekatnya alias wilayah terbuka. Blok2 perminyakan di dekatnya adalah 
>> Blok Citarum Ranhill-Bumi Parahyangan di sebelah utara dan
Pertamina 
>> Jawa Barat Selatan di sebelah selatan. 
>> 
>> Kawasan Cigombong jelas masuk ke wilayah
Palung/Cekungan/Depresi 
> Bogor, 
>> pada wilayah
dekat perbatasan dengan Blok Banten di sebelah baratnya. 
>>
Semua rembesan hidrokarbon di wilayah ini (Blok Banten, Cekungan 
> Bogor, 
>> Plato Jampang) akan sangat menarik dan sangat
penting dalam eksplorasi 
>> hidrokarbon Jawa, khususnya di
luar cekungan2 produktif selama ini 
> (Jawa 
>> Barat
Utara dan Jawa Timurlaut). 
>> 
>> Bila itu benar
rembesan minyak dari bawah, dan benar Pertamina telah 
>>
melakukan penyelidikan, maka analisis geokimia minyak lengkap akan 
>> sangat diperlukan untuk awal evaluasi. Ini minyakbumi, atau
minyak 
> hasil 
>> sulingan, minyak dari batuan induk
apa, umurnya apa, digenerasi dari 
>> kematangan berapa,
sejarah migrasinya, dan masih banyak lagi 
> pengetahuan 
>> akan diperoleh dari analisis geokimia lengkap. Secara
bersamaan, 
> geologi 
>> wilayah Cigombong harus
dievaluasi lebih detail. Bila ada data 
>> geofisikanya, sangat
baik untuk dipelajari lebih jauh. Kalau benar itu 
>>
minyakbumi dari bawah, maka status wilayah ini akan menjadi penting. 
> Ada 
>> petroleum system aktif di wilayah ini yang sudah
menggenerasikan 
>> hidrokarbon. Saatnya untuk dikaji lebih
jauh oleh para ahli 
> eksplorasi. 
>> 
>>
Potensi hidrokarbon Cekungan Bogor tetap menantang tetapi berharga 
> untuk 
>> dikaji lebih jauh, apalagi ada kejadian
rembesan atau bocoran seperti 
>> ini. Publikasi saya dan
rekan2 tentang potensi hidrokarbon Cekungan 
>> Bogor dan
depresi sambungannya ke timur (Serayu Utara dan Kendeng) 
> bisa

>> dikaji lagi : (1) Satyana et al. (2002) : New Observation
on the 
>> Evolution of the Bogor Basin, West Java :
opportunities for Turbidite 
> HC 
>> Play -Buetin
Geologi ITB, Vol. 34, No. 3, pp. 101-116; (2) Satyana 
> and 
>> Armandita (2004) : Deep-water Play of Java, Indonesia :
Regional 
>> Evaluation on Opportunities and Risks, Proceedings
Inetrnational 
>> Geoscience Conference of Deepwater and
Frontier exploration in Asia 
> and 
>> Australasia,
IPA-AAPG, pp. 293-320. 
>> 
>> Semoga penyelidikan
Pertamina membawa kabar positif. 
>> 
>> Salam, 
>> 
>> awang 
>> 
>> Rabu, 25
Juli 2007 17:14 WIB 
>> 
>> Sumur Mengandung Minyak
Ditemukan di Cigombong 
>> 
>> BOGOR--MIOL: Sumur
milik Miah, warga Kampung Siliwangi, Desa 
> Cigombong, 
>> Kabupaten Bogor, ditemukan mengandung minyak. Air sumur
mengandung 
>> minyak itu sebenarnya sudah diketahui sejak tiga
bulan lalu. 
>> 
>> Tidak heran kalau sampai Rabu
(25/7), rumah Miah selalu didatangi 
> warga 
>>
lainnya. Warga penasaran dengan fenomena alam yang terjadi di sumur 
>> sedalam 10 meter itu. 
>> 
>> Banyak
warga memisahkan minyak itu dari air dan digunakan untuk 
>>
kebutuhan sehari-hari. Berbotol-botol minyak bisa dikumpulkan dari 
> sumur 
>> itu. Untuk membuktikan sumur itu mengandung
minyak, warga mencelupkan 
>> kertas maupun kayu ke dalam air
yang diambil dari sumur itu. Kertas 
>> maupun kayu yang telah
dibasahi air terbakar ketika diberi api. 
>> 
>>
Miah sudah melaporkan hal itu ke pihak kantor Desa Cigombong. Namun 
>> belum ada reaksi dari pihak kantor desa maupun dinas terkait.

>> 
>> Praktis Miah tidak bisa lagi memanfaatkan
air sumurnya untuk mandi, 
>> cuci, kakus (MCK), apalagi untuk
sumber air minum. Tetapi, warga 
> sekitar 
>> Miah
juga cemas, jika sumur mereka juga mengalami hal yang sama. 
>>
Kecemasan mereka, akan terjadi krisis air bersih apalagi sudah 
>
memasuki 
>> musim kemarau. 
>> 
>>
"Kami takut. Jangan-jangan nanti sumur kami pun ada minyaknya,"
kata 
>> Yuyun warga sekitar. (DD/OL-02). 
>> 
>> 
>> ---------------------------------------- 
>> Sumber: Media Indonesia Online 
>>
<http://www.mediaindo.co.id/berita.asp?Id=138885> 
>> 
>> 
>> 
>> 
>> 
>> 
>> 
>> 
>> 
>> 
> 
>
----------------------------------------------------------------------------

> Hot News!!! 
> EXTENDED ABSTRACT OR FULL PAPER
SUBMISSION: 
> 228 papers have been accepted to be presented; 
> send the extended-abstract or full paper 
> by 16 August
2007 to [EMAIL PROTECTED] 
> Joint Convention Bali 2007 
> The 32nd HAGI, the 36th IAGI, and the 29th IATMI Annual Convention
and 
> Exhibition, 
> Bali Convention Center, 13-16
November 2007 
>
----------------------------------------------------------------------------

> To unsubscribe, send email to:
iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id 
> To subscribe, send email to:
iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id 
> Visit IAGI Website:
http://iagi.or.id 
> Pembayaran iuran anggota ditujukan ke: 
> Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta 
> No. Rek: 123
0085005314 
> Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) 
> Bank BCA KCP. Manara Mulia 
> No. Rekening: 255-1088580 
> A/n: Shinta Damayanti 
> IAGI-net Archive 1:
http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ 
> IAGI-net
Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi 
>
--------------------------------------------------------------------- 
> 
> 


----------------------------------------------------------------------------
Hot News!!!
EXTENDED ABSTRACT OR FULL PAPER SUBMISSION:
228 papers have been accepted to be presented;
send the extended-abstract or full paper
by 16 August 2007 to [EMAIL PROTECTED]
Joint Convention Bali 2007
The 32nd HAGI, the 36th IAGI, and the 29th IATMI Annual Convention and 
Exhibition,
Bali Convention Center, 13-16 November 2007
----------------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
Bank BCA KCP. Manara Mulia
No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke