Untuk kasus di onshore Thailand, pada saat terjadi gempa tanggal 17 Mei 2007 di dekat Chiang Mai (skala 6.1 dan kedalaman 38 km) bersamaan itu pula diadakan well testing di salah satu sumur tua peninggalan Thai Shell oleh PTTEP di Phitsanulok Basin. Sebelum gempa terjadi (2 hari sebelumnya)sumur bisa flow dgn rate yg lumayan dibandingkan DST pertama yg dilakukan Thai Shell dulu tahun 1984 (mungkin karena re-perf dan pake pump) tetapi setelah gempa besok harinya sumur tidak flow lagi. Kemungkinan tidak flow mungkin speed pump yg dipake terlalu tinggi untuk zone yang dites karena memang porosity dan permeabilitynya kurang bagus (banyak mengandung siderite dan diagenetic clay)atau kalo dikaitkan dgn gempa berarti gempa yg terjadi mempengaruhi mobilitas yang ada sebelumnya menjadi lebih jelek. Cuma sharing dari kasus yg terjadi disini.................................
-ds- -----Original Message----- From: Awang Satyana [mailto:[EMAIL PROTECTED] Sent: Tuesday, September 11, 2007 10:35 AM To: [email protected]; [EMAIL PROTECTED] Subject: Re: [iagi-net-l] Gempa Situbondo 4.9 Mb, 10 September 2007 (back-arc thrusting di Bali Basin ?) Pak Koesoema, Saat terjadi gempa di Laut Jawa 9 Agustus 2007 saya dikabari seorang teman dari BPLS bahwa volume semburan LUSI meningkat tajam. Saya tengah minta data lengkap histori volume ini sejak semburan sampai sekarang dan akan saya korelasikan dengan saat2 terjadi gempa dalam periode yang sama untuk melihat apakah terjadi korelasi positif, negatif, atau tak berkorelasi. Tetapi, pelaporan gempa dari USGS rutin, detail, dan mudah diakses, sementara pengukuran volume semburan LUSI tidak serutin USGS menera gempa. Maka, tak akan mudah menganalisisnya secara langsung. salam, awang "R.P. Koesoemadinata" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Apakah ada pemantauan terhadap Semburan lumpur Sidoarjo akibat gempa ini? ----- Original Message ----- From: "Awang Satyana" To: "Eksplorasi BPMIGAS" ; "Geo Unpad" ; Sent: Tuesday, September 11, 2007 12:26 AM Subject: [iagi-net-l] Gempa Situbondo 4.9 Mb, 10 September 2007 (back-arc thrusting di Bali Basin ?) > Gempa Rusak Puluhan Rumah di Situbondo > Senin, 10 September 2007 | 12:20 WIB > > TEMPO Interaktif, Situbondo: Gempa bumi melanda Kabupaten Situbondo, Jawa > Timur pada Senin (10/9) dini hari. Gempa terjadi dua kali yaitu pada pukul > 01.30 dan 01.42 waktu setempat. Akibat gempa ini sediitnya 67 rumah di > lima desa di Kecamatan Asembagus, Situbondo rusak. > > Selain merusak puluhan rumah, gempa juga merusak enam bangunan sekolah > dasar dan satu bangunan kompleks markas latihan tempur milik TNI. Dalam > peristiwa ini sembilan orang mengalami luka ringan dan berat. Seluruh > korban masih dirawat di Puskesmas Kecamatan Arjasa dan Asembagus. > > Menurut catatan kantor Badan Meteorologi dan Geofisika perwakilan > Banyuwangi, gempa itu berkekuatan 4,5 dan 4,9 skala Richter. "Pusat gempa > di laut utara Situbondo pada kedalaman sepuluh kilometer dan seratus > kilometer," kata Mawardi, petugas BMG Banyuwangi. Mahbub Djunaidy > > Berikut data detail gempa Situbondo tersebut berdasarkan USGS. > > Earthquake Details Magnitude 4.8 Date-Time > Sunday, September 09, 2007 at 18:36:37 UTC > Monday, September 10, 2007 at 01:36:37 AM at epicenter > Time of Earthquake in other Time Zones Location 7.851°S, 114.326°E > Depth 35 km (21.7 miles) set by location program Region BALI SEA > Distances 70 km (45 miles) ENE of Jember, Java, Indonesia > 135 km (85 miles) NW of Denpasar, Bali, Indonesia > 175 km (110 miles) E of Malang, Java, Indonesia > 855 km (530 miles) ESE of JAKARTA, Java, Indonesia > Location Uncertainty horizontal +/- 14.3 km (8.9 miles); depth fixed > by location program Parameters Nst= 23, Nph= 23, Dmin=676.4 km, > Rmss=1.45 sec, Gp= 58°, > M-type=body magnitude (Mb), Version=7 Source USGS NEIC (WDCS-D) > > Event ID us2007hba6 > > Karena gempanya tidak besar, USGS tak menerbitkan focal mechanism (momen > tensor solution) untuk mengetahui pematahan batuan akibat gempa ini. > Tetapi dari historic momen tensor solution di sekitar wilayah ini, kita > bisa melihat bahwa pematahan batuan akibat gempa di wilayah ini terutama > terjadi secara kompresif. > > Lokasi kedalaman pusat gempa 35 km dan jaraknya cukup jauh dari batas > konvergensi Iempeng Samudera Hindia dengan Eurasia. Ini tetap merupakan > overriding plate-earthquake; tetapi kompresi dari konvergensi lempeng > terjadi jauh ke selatan. Yang lebih penting sebagai pemicu patahan adalah > backarc thrusting yang merupakan kepanjangan Flores Thrust. > > Posisi episentrum gempa Situbondo secara tektonik, segaris atau pada > posisi perpanjangan sebelah barat dari Flores Thrust yang berarah > barat-timur terletak di sebelah utara Pulau Flores. Di sebelah utara > Flores Thrust, kerak samudra Laut Banda Selatan menyusup ke bawah island > arc Nusa Tenggara dalam pola foredeep (mungkin bukan subduction trench). > > Bali Basin di wilayah ini terbentuk akibat downwarp pada kerak Paparan > Sunda oleh thrusting sepanjang Flores backarc thrust zone. Arah slip untuk > zone backarc thrusting berdasarkan orientasi slip vector gempa merupakan > bagian dari konvergensi lempeng yang searah dengan konvergensi antara > Sunda arc dan lempeng samudera Hindia. Keberadaan backarc thrusting > menunjukkan coupling antara lempeng Samudera Hindia dan Sunda arc. > > salam, > awang > > > > --------------------------------- > Sick sense of humor? Visit Yahoo! TV's Comedy with an Edge to see what's > on, when. ---------------------------------------------------------------------------- Hot News!!! EXTENDED ABSTRACT OR FULL PAPER SUBMISSION: 228 papers have been accepted to be presented; send the extended-abstract or full paper by 16 August 2007 to [EMAIL PROTECTED] Joint Convention Bali 2007 The 32nd HAGI, the 36th IAGI, and the 29th IATMI Annual Convention and Exhibition, Bali Convention Center, 13-16 November 2007 ---------------------------------------------------------------------------- To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id Visit IAGI Website: http://iagi.or.id Pembayaran iuran anggota ditujukan ke: Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta No. Rek: 123 0085005314 Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) Bank BCA KCP. Manara Mulia No. Rekening: 255-1088580 A/n: Shinta Damayanti IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi --------------------------------------------------------------------- --------------------------------- Yahoo! oneSearch: Finally, mobile search that gives answers, not web links.

