Soal kurma, gula, dan nutrisi

[image: kurma-segar.jpg]Mungkin sudah membaca tulisan sebelumnya yaitu *Jangan
berbuka puasa dengan makan kurma
!<http://tempe.wordpress.com/2007/09/14/jangan-berbuka-puasa-dengan-makan-kurma/>
*

Tapi ya trus jangan kaget *gitu*, over-reaksi trus *ngga nganggep *adanya
khasiat kurma looh. Sepertinya mesti *dijelasin dikit *apa itu gula.

Gula merupakan salah satu jenis karbohidrat, ya karbohidrat juga merupakan
salah satu bentuk sumber bahan makanan dan sumber energi yang diperlukan
tubuh kita, selain itu ada juga protein, dan juga lemak. Gula atau kita
sebut saja karbohidrat ada yang berupa *karbohidrat kompleks* dan ada
*karbohidrat
sederhana*. Yang kompleks tentunya rumit, sulit dicerna dan dimanfaatkan.
Namun kebutuhan jangka panjang kan selalu saja ada. Karbohidrat sederhanan
tentunya lebih mudah diserap oleh tubuh.

Apakah benar yang sederhana lebih berbahaya ? *Wupst* jangan buru-buru *gitu,
*kita uraikan dulu dibawah ini, baca lengkap ya. Kalau bisa diulang2 sampai
hapal [image: :P] .

* [image: :(] "Puasa memang harus belajar sabar ya, Pakdhe ?" *

 Tubuh kita ini memerlukan semuanya, ya semuanya tetapi tentunya ada
porsinya dan ada juga kebutuhannya yang selalu tidak sama. Baik tidak sama
tergantung kondisinya, juga tergantung kapan dibutuhkannya.
Karbohidrat kompleks dan Karbohidrat sederhana

[image: KH kompleks vs KH sederhana]
<http://tempe.files.wordpress.com/2007/09/kh1.jpg>Mudahnya begini saja ya,
kita lihat dua jenis karbohidrat kompleks dan sederhana. Yang sederhana akan
mudah dicerna dan akan memebrikan efek atau memberikan energi dengan lebih
cepat. Sedangkan karbohidrat kompleks akan memberikan efek lebih lama karena
memutuskan rantai yang rumit jelas akan memerlukan waktu bukan ? Secara
grafis dapat dilihat sebelah ini.

Karbohidrat sederhana itu antara lain terdapat pada buah-buahan misalnya
apple, blackberries, strawberry, buah cherry, anggur, kiwi, jeruk, melon
dll. Didalamnya termasuk *gula meja* yang bukan produk alami.

Karbohidrat kompleks dapat dijumpai pada biji-bijian termasuk tepung dan
juga makanan produk tepung-tepungan. KH kompleks biasanya memiliki kalori
yang lebih besar pergram-nya dibanding KH sederhana.

Nah kurma merupakan salah satu buah yang diduga memiliki KH kompleks cukup
banyak, sehingga ada yang memasukkan buah kurma sebagai bahan yang
menghasilkan energi cukup banyak. Buah kurma ini aslinya memang seperti buah
seger yang memiliki KH sederhana dan juga KH kompleks. Tetapi ini menjadi
rancu dan komplikated ketika kita berhadapan dengan manisan kurma yang
konon-nya diberi tambahan gula sebagai pengawet. Okey lah, kita kesampingkan
dulu soal kurma kita bicarakan saja KH kompleks dan KH sederhana.


   - * [image: :(] "Pakdhe, katanya puasa-puasa ngga boleh ngomongin
   makanan"*
   - * [image: :D] "Kita ini bicara nutrisi thole, bukan sekedar makanan
   buat buka puasa nanti"*
   - * [image: :(] "Hallah, pakdhe ngeles" *

 Makanan dan kebutuhan energi

[image: kh2.jpg] <http://tempe.files.wordpress.com/2007/09/kh2.jpg>Sekarang
kita lihat bagaimana pola makanan serta kebutuhan dalam aktifitas
sehari-hari. Ketika tubuh membutuhkan energi maka kita harus memenuhinya
dengan menyediakan tenaga yang ada dalam darah. Nah sumber awal yang akan
dibakar adalah GULA (Glukosa). Kalau gulanya kurang maka kita akan merasa
lemesh dan pusing.

Namun karena kita tahu bahwa reaksi KH kompleks dan KH sederhana itu berbeda
maka kita mestinya ngerti donk kapan kita membutuhkannya. Kalau kita terlalu
banyak makan KH sederhana misal manis-manisan termasuk minuman manis maka
efek instantnya akan muncul dengan cepat. Dan tentusaja berbahaya bagi
mereka yang memiliki masalah dengan gula darah, kan ?

[image: kh3.jpg]
<http://tempe.files.wordpress.com/2007/09/kh3.jpg>Bagaimana kalau kita
makan ketika aktif sehingga makannya buanyak,
*lahap nih yee* ? Tetapi apa yang terjadi ketika kita akhirnya tertidur,
misalnya makan dimalam hari?

Kita lihat disebelah ini bahwa banyak sisa-sisa gula dalam darah yang
akhirnya harus disimpan menjadi lemak/fat. Naah, ini dia [image: :P] mengapa
banyak yang kegemukan karena banyak makanan berisi KH kompleks yang pas
ketika dihasilkan dari tubuh, eeeh tubuhnya malah tidur. Ini banyak terjadi
ketika kita sedang berpuasa kan ?.
Kemampuan tubuh yang berbeda

Bagaimana kalau tubuh kita *ngga *mampu merubah gula menjadi lemak ? Mereka
yang mengalami masalah ini adalah mereka yang terkena sakit gula (diabetes).
Gula didalam darahnya terlalu tinggi, namun kemampuan tubuhnya untuk merubah
gula menjadi lemak terganggu. Salah satu alternatif mencegahnya adalah
dengan BERGERAK !!, ya menggerakkan badan dengan berjalan kaki saja akan
cukup membakar gula-gula yang terkandung dalam darahnya. Bagi yang
bermasalah dengan metode penyimpanan ini hanyalah dengan berolah badan.
Dengan aktifitas gerak badan ini moga-moga saja kadar gulanya menjadi normal
kembali.

Ketika kadar gula sudah cukup normal, maka pembakaran energi mengambil
sumber lain, yaitu lemak *(fat*). Menurut ahli olah raga atau *fitness
expertise*, masa "*fat burning*" terjadi ketika kita sudah menggerakkan
badan lebih dari 15 menit. Artinya masa 0 - 15 menit merupakan masa-masa
pembakaran gula dalam darah. Jadi kalau ingin mengurangi lemak ya harus
menggerakkan badan berolah raga diatas 15 menit, lah.

Apabila penyimpanan lemak di dalam darah yang semestinya disimpan dalam
lemak daging terganggu, maka kadar fat didalam darah terlalu banyak yang
menyebabkan darahnya kental. Ini sering terjadi pada merka yang memiliki
masalah kolesterol. Ya sebenarnya kolesterol merupakan simpanan energi yang
ada pada tubuh yang akan dibakar ketika gulanya sudah menurun. Namun karena
ada yang "kesulitan" menimpan lemak (fat) dalam darah yang berujut
kolesterol inilah maka mereka yang bermasalah dengan kolesterol ya tetap
saja harus berolah raga.
Kebutuhan berbeda-beda

[image: kh4.jpg] <http://tempe.files.wordpress.com/2007/09/kh4.jpg>Setiap
orang memiliki kemampuan mengolah serta menyimpan sumber energi
berbeda-beda. Aktifitasnyapun berbeda-beda, sehingga kebutuhan jenis
makananpun juga berbeda beda. Ini yang harus disadari sebelum melihat apa
iya gula sederhana ini buruk ? apa iya makanan yang itu jelek ? apa iya
lemak itu berbahaya ? dan sebagainya.

Seorang ahli gizi tentunya lebih tahu dengan detil, berapa jumlah kadar
kalori untuk masing-masing jenis makanan. Dan seberapa lama jenis makanan
itu akan dicerna dan siap dipakai sebagai sumber energi. Dan juga seberapa
yang perlu diubah menjadi lemak, seberapa yang diperlukan nantinya untuk
pertumbuhan anak-anak. Dan tentusaja ahli nutrisi diperlukan dalam kejuaraan
olah raga. Kapan energi itu dibutuhkan natinya pas bertanding.

Tetapi ada satu hal yang sama yaitu perlunya *ke*be*r**a**gaman* makanan itu
selalu dibutuhkan karena perbedaan proses penyerapan nutrisi tubuh. dan satu
lagi *JANGAN berlebihan, *karena berlebihan itu tidak baik.

* [image: :(] "Pakdhe, iya kalau ada keragaman, kalau ngga ada bagaimana ?"
*

Itulah yang perlu dilakukan, adalah menggali apa saja yang ada ketersediaan
disekitarmu. Paling tidak ada beberapa hal yang harus dipikirkan ketika
berbicara soal jenis makanan ini perlu atau tidak, baik atau burukkah jenis
makanan ini, yaitu:

   - *Kebutuhan dan kemampuan tubuh
   *
   - *Keberagaman serta proporsi*
   - *Ketersediaan*

 http://tempe.wordpress.com/2007/09/16/soal-kurma-gula-dan-nutrisi/

-- 
http://rovicky.wordpress.com/

Kirim email ke