Seingat saya, pada awalnya sertifikasi ini adalah untuk menambah nilai tambah
(added value) para ahli geologi kita.
Kalau berbicara untuk lingkup dalam negeri, memang siapa yang tidak mengenal
kualitas para lulusan perguruan tinggi kita. Tapi bagaimana untuk lingkup
internasional? Jika para ahli kita ingin bersaing diluar negeri mereka harus
berhadapan dengan para ahli dari India, Filipina dan lain-lain yang telah
memiliki sertifikasi dari negaranya masing-masing. Saat ini juga untuk bidang
geologi teknik di Indonesia, sertifikasi ini telah menjadi salahsatu syarat
wajib dalam pemilihan pemenang pekerjaan
Permasalahannya adalah memang soal legitimasi ; apakah IAGI akan mandiri
dengan hanya menerbitkan `lokal` sertifikasi dan percaya bahwa para anggotanya
yang bersertifikasi ini akan mampu menunjukkan kemampuannya sehingga
sertifikasi IAGI akan menjadi `trusted certificate` atau bergabung dengan BNSP
yang sudah memiliki kriteria dan prosedur tersendiri atau alternatif-alternatif
lainnya.
Salam,
Fajar (1141)
---------------------------------
Take the Internet to Go: Yahoo!Go puts the Internet in your pocket: mail, news,
photos & more.