Yth Pak Johan, Terima kasih atas email Anda dan mang Okim mohon maaf atas kelambatan membalasnya. Mengenai piring " giok " berwarna merah, baru kali ini mang Okim mendengarnya. Kalau yang hijau, cukup sering dan sudah umum. Tolong kirim fotonya ya.
Menjawab pertanyaan Anda : 1. Tulisan atau angka di batu giok yang menyatakan tahun pembikinannya bukan jaminan bahwa batu giok tersebut dibuat pada periode tersebut. Bisa saja dibuat sesudahnya atau bahkan sekarang ini ( rekayasa batu giok sangat banyak beredar di pasar ). 2. Untuk mengetahui keasliannya bisa dengan beberapa cara antara lain kilapnya ( perlu pengalaman ), uji kekerasan ( batu giok berkisar antara 6,5 dan 7 skala Mohs ) , mengamati inklusi di dalamnya ( kalau ada gelembung udara pasti rekayasa ), dan lain-lain. 3. Untuk menjualnya ( kalau asli ), bisa ke kolektor ( melalui kenalan ) atau lewat internet. Iklan di koranpun sering membantu dalam menjaring calon pembeli ( hati-hati penipuan ). 4. Mengenai harga rielnya, mang Okim belum punya gambaran pasti. Yang mang Okim tahu adalah harga bahan mentahnya yang kurang dari 200 USD per kilo ( Wyoming jade, Java jade, dll ). Sekian dulu jawaban mang Okim , semoga bermanfaat bagi Pak Johan. Salam batumulia, Mang Okim di Bandung ----- Original Message ----- From: Johan Irawan YT To: [EMAIL PROTECTED] Sent: Monday, September 24, 2007 1:14 PM Subject: Mohon info P. Miko yth, Saya pernah baca sekilas artikel p. Miko mengenai batu mulia (giok), makanya saya punya alamat emailnya. Kalau p. Miko nggak keberatan, saya ingin cerita dan bertanya tentang batu giok. Begini ceritanya : Ada teman yang saudaranya punya (katanya sih) batu giok berbentuk piring berwarna merah dengan diameter 60cm seberat 35kg. Kalau disorot dengan senter akan kelihatan gambar dewi Kwan Im dibagian tengah piring, dan gambar 4 (empat) ekor Naga disekeliling bagian pinggir piring. Saya punya fotonya yang diambil dengan HP Nokia. Disamping itu, orang tersebut juga punya yang warnanya hijau. Pertanyaan saya : 1. Apakah batu giok tersebut memang peninggalan dari jaman dulu? 2. Bagaimana cara mengetahui keasliannya? 3. Kalau memang asli, bagaimana dan kemana mesti dijual? 4. Kalau memang asli, berapa kira-kira harganya? Mudah-mudahan p. Miko nggak keberatan untuk menjawab email saya ini, untuk itu saya ucapkan terima kasih. Salam, Johan Irawan YT ------------------------------------------------------------------------------ Kunjungi halaman depan Yahoo! Indonesia yang baru!

