Sdr. Win, Wass.Wr.Wb.

Terima kasih atas email Anda. Mang Okim nyampaikan juga Minal Aidhin Wal Faizin.

Mang Okim akan coba jawab pertanyaan Anda sbb :

1. Yang Anda maksud dengan batu OBSIDIAN tentunya yang warna-warni kan, yang 
banyak dipakai oleh para pengrajin Pacitan untuk membuat segala macam 
cenderamata ? Kalau memang itu  maka obsidian tersebut adalah artificial 
obsidian alias obsidian bikinan. Hanya jangan keliru, walaupun bikinan bukan 
berarti tak ada nilainya karena banyak juga penggemarnya. Mang Okim pernah kan 
mosting sebelumnya bahwa produk kerajinan batumulia dan aksessori  
perusahaannya Pak Bob Hasan juga  memakai obsidian warna warni  dan majunya 
luar biasa. Perlu dicatat juga bahwa harga bahan mentah obsidian bikinan  lebih 
tinggi dari harga kebanyakan bahan mentah batumulia Indonesia.

Di Indonesia sejauh ini hanya ada obsidian berwarna hitam yang dihasilkan oleh 
beberapa gunung berapi  berupa lava lelehan dengan komposisi gelas. Yang 
cadangannya cukup menonjol antara lain di Garut ( Gunung Kiamis ), Sumatera 
Barat ( sekitar Danau Maninjau ), Sulawesi Utara ( Tomohon / G.Lokon ), dll.

2. Mengenai pelatihan, memang pernah dilaksanakan di tempat mang Okim dengan 
sponsor Departemen Perindag ( sampai 4 angkatan ). Dari Pacitan ikut serta 
beberapa orang seperti Pak Misno dll. Hanya sejak 3 tahun terakhir ini 
pelatihan tersebut sudah tidak diadakan lagi dan pindah ke lembaganya 
Departemen tersebut ( bisa ditanyakan ke Dinas Perindustrian Pacitan ). Mang 
Okim merencanakan membuka pelatihan , hanya pesertanya mesti 10 orang paling 
sedikit dengan  biaya sendiri atau sponsor.

Sekian jawaban mang Okim, kalau belum jelas atau ada masalah lain, silahkan 
nanya lagi.

Salam batumulia,
Mang Okim

----- Original Message ----- 
  From: win ardi 
  To: [EMAIL PROTECTED] 
  Sent: Monday, November 05, 2007 4:06 PM
  Subject: Gemstone


  Assalamualiakum WW.W
  Gimana kabar Mang Okim Baik - baik ajakan 
  ini masih hari lebaran Minal aidhin walfaijin, 

  1. Begini Mang aku masih belum tahu masalah batu OBSIDIAN. Batu tersebut  
asalnya dari mana apakah diIndonesia masih banyak batu      tersebut kalau ada 
dimanan dan diluar negeri  saya lihat di Internet ada. 

  2. Ditempat mang Okim PTnya Sudah Besar Umpama kalau Kami belajar disana 
apakah bisa masalahnya kalau ditempat kami       
      sudah tahu dan kami ingin belajar membuat desain, penggosokan, yang lebih 
baik begitu Mang.

  Masalahnya pada bulan yang lalu sebelum Puasa kami dai SMK N 1 Pacitan ( 
WINARDI ) mengikuti pameran di hotel SANGRILA Surabaya jadi dengan adanya itu 
saya bersemangat untuk belajar demikian dari saya mohon maaf bila kurang sopan



                                                                                
                                  Salam Batu Mulia
                                                                                
                                    
                                                                                
                                          W i n' s



------------------------------------------------------------------------------
  Bergabunglah dengan orang-orang yang berwawasan, di bidang Anda di Yahoo! 
Answers

Kirim email ke