Seorang lagi “founder” IAGI telah pergi
Innalillahi wa inallillahi rojiun Telah pergi menghadap ke Hadirat Illahi Rabbi , salah seorang founder IAGI . Bapak Ismat Akil dalam Usia 83 tahun . Menghembuskan nafas pada jam 19.25 WIB di Jakarta. Semasa hidupnya Almarhum dikenal di Pertamina sebagai seorang yang sifat kebapaan-nya sangat menonjol , dan merupakan salah satu pelopor panas bumi di Indonesia. Almarhum juga merupakan ipar dari salah satu founder IAGI lainnya yaitu bapak Bachtul Chatab yang telah meninggal beberapa tahun yang lalu. Marilah kita mendoakan , semoga Amarhum Bapak Ismet Akil diterima seluruh amalnya dan diampuni seala kesalahan-nya. Bagi rekan rekan yang akan bertaziah alamat duka adalah Jl.Pekalongan No 11 Menteng , dan akan dikebumikan hari Juma’at tgl 23 November setelah sholat Jum’at. Salah satu kenangan saya dengan beliau adalah pada tahun 1969 ,saya (masa itu masih mahasiswa) dengan lima belas rekan lain mahasiswa ITB serta beberapa rekan Lemigas seperti Luki Samuel , Ruslan EA dipimpin Luki Witular melakukan eksplorasi di Sulawesi Tenggara. Pada pertengahan survei Almarhum melakukan pengecekan kelapangan dan kami bertemu dilapangan . Dari perkenalan saat itulah saya tertarik untuk bekerja di Pertamina , padahal pada saat saya lulus bayak sekali kebutuhan akan geologist di KPS . Dalam pembicaran dan obrolan dilapangan Almarhum memberikan dorongan yang bersifat sangat nasionalistis , walaupun Almarhum dididik di Belanda . Pergilah dengan tenang Pak Ismet , semoga IAGI yang Bapak dirikan dapat memberikan sumbangsih yang maksimal bagi perkembangan geologi di-Indonesia , dan secara langsung merupakan darma bakti IAGI ba bangsa Indonesia. Si-Abah

