Mungkin ada yang share bagaimana caranya menentukan transition zone di zona
minyak. Saat ini yang sering saya lakukan adalah dengan membuat Kurva Swirr
dari log NMR yang dioverlay dengan kurva Sw nya. Harga yang sama dari Swirr
dan Swirr menunjukan kalo reservoar tersebut dalam kondisi Swirr. Sw yang
mulai melengceng dari kurva Swirr merupakan awal dari zona transisi. Ini
penting untuk memahami apakah nanti reservoarnya memproduksi air (movable
water) atau tidak (free-water production) selama test produksi.

Cara kedua adalah dengan membuat Buckle plot yaitu crossplot antara Por
(axis x) dan Sw (axis y). Kalo titik titik penyebaran dua harga tersebut
mendekati parabolik, berarti menunjukan zona yang dalam kondisi Swirr, kalo
scattered, berarti airnya dalam kondisi movable.

Apakah cara diatas reliable atau mungkin ada cara laen untuk mengetahui
apakah reservoar dalam kondisi Swirr atau airnya movable?

Trims sebelumnya

Shofi

Kirim email ke