Saat mengebor, atau mereview data sumur, kita sering berhadapan dengan kedua 
istilah tersebut. Ini mungkin bidang-nya Kang Shofie dan Mas Gumilar. 
Lha kalau geologist ya ngertinya shale - sandstone - limestone - coal - 
etc...Yang sering bikin puyeng, kapan sebetulnya suatu interval itu dinamakan 
"normally pressurized", "high pressure", "highly pressurized", "over 
pressured", atau justru "under pressure". Sebetulnya referensi-nya dilakukan 
terhadap apa ya? Apakah gradien hydrostatik air tawar? Brine?
Kalau misalnya, suatu interval, memiliki kelebihan pressure sebesar 500 psi 
dari gradien air tawar, let's say pada kedalaman 8000' TVDSS, apakah itu masuk 
kategori "high pressure" atau sudah "over pressure" ya?
Ada yang pernah menemukan kasus Over Pressure di environment turbidit (ini juga 
rapid deposition kan)?. 
Terminologi ini sebetulnya di implementasi kan ke shale atau ke reservoir ya?
Atau barangkali rekan-rekan lainnya bisa memberi pencerahan?

Salam,
Bambang


      
____________________________________________________________________________________
Never miss a thing.  Make Yahoo your home page. 
http://www.yahoo.com/r/hs

Kirim email ke