Arfan,
Dibandingkan daerah lain di Indonesia, Kalimantan adalah wilayah yang paling
stabil terhadap gempa. Meskipun demikian, bagian paling timur Kalimantan dari
Meratus-Balikpapan-Mangkalihat-Tarakan-Sabah punya sejarah digoncang gempa
walaupun kecil. Di bawah adalah statistik gempa yang pernah terjadi di
sekeliling Balikpapan (wilayah pencarian data 0-4 LS, 114-119 BT) baik pusatnya
di daratan maupun di laut Selat Makassar dari data tahun 1973-2008 (data USGS).
Terlihat dalam periode 35 tahun itu tercatat 16 x gempa (terutama di laut Selat
Makassar, di darat hanya tercatat 4 x). Secara rata2, periode perulangan gempa
1-5 tahun sekali dengan rata2 kekuatan 4.76 Mb (body magnitude, sekitar 5 SR).
Pemeriksaan atas cakupan data yang lebih panjang lagi (sejak 2150 SM) khusus
untuk gempa2 kuat di atas 6.5 Mb/Mw (mendekati 7 SR) tak pernah tercatat di
sekitar Balikpapan; tetapi di wilayah Sulawesi (daratan) pernah tercatat
beberapa kali.
Secara tektonik, wilayah Kalimantan stabil, pinggir timurnya juga relatif
stabil, kecuali di beberapa tempat seperti wilayah Mangkalihat di mana di situ
ada sesar besar Mangkalihat yang tersambung ke sesar Palu yang aktif. Sebaran
pusat gempa di Mangkalihat lebih banyak daripada sekitar Balikpapan. Gempa
tercatat terbanyak di wilayah ini adalah di wilayah Tarakan dan Sabah, meskipun
banyak, jauh lebih sedikit dibandingkan wilayah2 aktif gempa di Indonesia
(Sumatera-Jawa-Nusa Tenggara-Sulawesi Utara-Halmahera-Papua utara). Ini
disebabkan saat ini tak ada tepi lempeng samudera yang yang aktif menunjam di
bawah Kalimantan.
Secara ringkas, boleh saya katakan peluang gempa di sekitar Balikpapan kecil,
ada, tetapi umumnya di bawah 5 Mw. Gempa tanggal 5 Februari 2008 yang lalu
memang cukup besar dan dilihat dari sejarah, itu anomali. Tsunami pun
peluangnya relatif kecil sebab kekuatan semua gempa laut yang pernah terjadi di
dekatnya rata2 di bawah 6.5 SR, dan mekanisme patahan yang terjadi berdasarkan
data historis (data focal mechanism/momen tensor solution) adalah bukan tipe
yang biasa menyebabkan tsunami.
Salam,
awang
FILE CREATED: Fri Feb 8 02:08:42 2008
Geographic Grid Search Earthquakes= 17
Latitude: 0.000 - 4.000S
Longitude: 119.000E - 114.000E
Catalog Used: PDE
Date Range: Year: 1500 - 2008
Data Selection: Historical & Preliminary Data
CAT YEAR MO DA ORIG TIME LAT LONG DEP MAGNITUDE IEFM DTSVNWG DIST
NFPO km
TFS
PDE 1975 12 28 193211.70 -3.08 118.77 38 .. . .......
PDE 1980 01 15 072527.40 -2.48 118.57 53 4.80 mb GS .. . .......
PDE 1983 01 08 212250.80 -2.51 115.79 62 4.70 mb GS .. . .......
PDE 1984 01 08 195506.01 -2.75 118.73 33 4.60 mb GS .. . .......
PDE 1984 06 25 051245.70 -2.75 118.79 38 5.20 mb GS .. . .......
PDE 1986 04 08 133325.19 -3.44 117.71 39 4.50 mb GS .. . .......
PDE 1989 01 08 221746.42 -3.01 118.86 33 4.30 mb GS .. . .......
PDE 1990 09 28 035100.05 -2.56 118.99 33 4.80 mb GS .. . .......
PDE 1996 07 05 150407.81 -1.14 114.97 33 4.90 mb GS .. . .......
PDE 1998 02 17 152128.85 -1.95 118.46 33 4.80 mb GS .. . .......
PDE 1998 05 28 005835.96 -1.50 116.21 33 4.80 mb GS 3F . .......
PDE 1998 07 03 003624.90 -1.56 116.19 33 4.60 mb GS 3F . .......
PDE 1998 08 05 062329.89 -2.88 115.52 33 4.40 mb GS .. . .......
PDE 2003 09 13 110658.94 -1.65 117.82 30 4.90 mb GS .. . .......
PDE 2004 12 01 151948.32 -2.72 118.39 10 4.20 mb GS .. . .......
PDE-Q 2008 02 05 055651.86 -3.53 118.06 48 5.90 MwGS 3F M .......
-----Original Message-----
From: Moh Arfan [mailto:[EMAIL PROTECTED]
Sent: Thursday, February 07, 2008 11:55 C++
To: [email protected]
Subject: Re: [iagi-net-l] Gempa 5.9 Mw 5 Februari 2008 di tepi timur Paternoster
jadi menurut bapak kemungkinan tsunami di balikpapan kecil. tetapi bagaimana
dengan potensi gempanya.
salam arfan
Awang Satyana <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Seorang teman menelpon dari Balikpapan menceritakan sebuah gempa barusan
dirasakannya di kota minyak, batubara, dan kayu ini. Setelah dicek di situs
USGS, gempa tersebut terjadi pukul 13.56 WITA (pukul 12.56 WIB) berkekuatan 5,9
Mw (6,2 SR) dengan kedalaman hiposentrum 44,8 km. Gempa berlokasi di laut
tengah Selat Makassar bagian selatan, segaris dengan kota Majene di Sulawesi
Barat. Belum diketahui apakah gempa ini memicu tsunami. Mungkin tidak, gempa
masih kurang kuat. Sejarah momen tensor dari database USGS juga tidak
menunjukkan keberadaan mekanisme gempa dengan penyesaran murni sesar naik di
wilayah ini. Penyesaran jenis ini diketahui yang paling banyak menimbulkan
tsunami. Berikut kutipan data detail tentang gempa itu berasal dari situs USGS :
Earthquake Details Magnitude 5.9 Date-Time
Tuesday, February 05, 2008 at 05:56:51 UTC
Tuesday, February 05, 2008 at 01:56:51 PM at epicenter
Time of Earthquake in other Time Zones Location 3.498°S, 118.117°E Depth 44.8
km (27.8 miles) Region SULAWESI, INDONESIA Distances 235 km (145 miles) NW of
Ujung Pandang, Sulawesi, Indonesia
285 km (180 miles) SSE of Balikpapan, Kalimantan, Indonesia
345 km (215 miles) SW of Palu, Sulawesi, Indonesia
1290 km (800 miles) ENE of JAKARTA, Java, Indonesia
Location Uncertainty horizontal +/- 14.3 km (8.9 miles); depth +/- 17.2 km
(10.7 miles) Parameters Nst= 49, Nph= 49, Dmin=>999 km, Rmss=1.17 sec, Gp= 83°,
M-type=moment magnitude (Mw), Version=7 Source USGS NEIC (WDCS-D)
Event ID us2008nbal
This event has been reviewed by a seismologist.
Secara geologi, lokasi hiposentrum gempa tepat berada di tepi timur
mikrokontinen Paternoster yang sekaligus membatasi Cekungan Makassar Selatan ke
sebelah barat. Posisi ini merupakan zone lemah yang mengakomodasi pembukaan
Selat Makassar bagian selatan selama Paleogen; juga berposisi pada pola retakan
lain di tepi timur Daratan Sunda (Sundaland) yang pada saat ini berarah
BL-Tenggara dan SBD-UTL. Secara tektonik, maka bisa dikatakan bahwa hiposentrum
berada pada lineasi2 tektonik yang lemah.
Sebaran episentrum di wilayah ini dalam 20 tahun terakhir tak sampai sepuluh
titik dengan kedalaman rata2 hiposentrum di bawah 35 km dan magnitude sekitar 5
Mw. Lokasi sebaran pusat2 gempa ini teratur dalam semua pola lineasi tektonik
yang sudah kita kenal selama ini seperti Sesar Adang, retakan2 di Makassar
Selatan, dan lineasi Meratus. Kerak kontinen stabil Paternoster dihindari
gempa. Ini mudah dipahami sebab gempa kebanyakan terjadi di tepi2 satuan
tektonik-geologi. Tetapi, memahami kinematika penyebab gempa ini tak mudah.
Gempa2 yang berlokasi di sepanjang Sesar Adang dan menyeberang ke Sesar Walanae
di Sulawesi Selatan masih bisa dimengerti sebab sesar2 besar ini membentuk
semacam freeway sampai ke Sumba Fracture yang lalu terhubung ke subduksi kerak
samudera Hindia di bawah Nusa Tenggara.
Kejadian gempa ini menunjukkan suatu kenyataan bahwa tepi timur Daratan Sunda
di belum selamanya mati bergerak walaupun telah dikunci oleh benturan Buton dan
Banggai-Sula di sebelah tenggara dan timur Sulawesi. Ada lineasi2 geologi laten
yang ternyata masih bisa dibangkitkan oleh gaya entah dari mana.
salam,
awang
---------------------------------
Never miss a thing. Make Yahoo your homepage.
---------------------------------
Never miss a thing. Make Yahoo your homepage.
This email was Anti Virus checked by Administrator.
http://www.bpmigas.com
----------------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
Bank BCA KCP. Manara Mulia
No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
---------------------------------------------------------------------
DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information posted on
its mailing lists, whether posted by IAGI or others. In no event shall IAGI and
its members be liable for any, including but not limited to direct or indirect
damages, or damages of any kind whatsoever, resulting from loss of use, data or
profits, arising out of or in connection with the use of any information posted
on IAGI mailing list.
---------------------------------------------------------------------