Pak Awang, Proses pembentukan metana ini tentunya dari proses-proses an-organik, ya ? Jadi secara genetis akan berbeda dengan minyak-minyak yang diketemukan di Bumi .... ataukah memang terjadi "hujan" minyak seperti dalam teori creation ?
RDP 2008/2/19 Awang Satyana <[EMAIL PROTECTED]>: > Judul subyek di atas memang provokatif, tetapi itu yang dikemukakan oleh > sebuah artikel baru yang dimuat di the Geophysical Research Letters edisi 29 > Januari 2008. Artikel ini didasarkan kepada data terbaru yang dikirimkan dari > wahana angkasa luar Cassini (NASA) yang sedang mengeksplorasi bulan Saturnus > berwarna jingga : Titan. Studi atas penemuan Cassini ini dipimpin oleh Ralph > Lorenz dari Johns Hopkins University Applied Physics Laboratory. > > "Permukaan Titan ditutupi oleh materi karbon, mirip pabrik zat kimia > organik berukuran raksasa", ujar Lorenz. "Cadangan karbon yang luar biasa ini > merupakan jendela yang penting untuk menatap ke sejarah geologi dan iklim > Titan." > > Pada temperatur -179 C, Titan merupakan bulan raksasa yang sangat dingin. > Daripada air, hidrokarbon cair dalam bentuk metana dan etana hadir di > permukaan satelit Saturnus ini, dan zat bernama "tholin" menyusun > "bukit-bukit pasir" (dunes)-nya. Istilah "tholin" digunakan oleh almarhum > Carl Sagan, astronom terkenal, untuk menyebut molekul organik kompleks pada > kimia pre-biotik (asal mula kehidupan) > > Wahana angkasa luar Cassini telah memetakan sekitar 20 % permukaan Titan > menggunakan radar. Beberapa ratus danau dan laut telah teramati, bukan berisi > air tetapi berisi hidrokarbon cair yang kalau dijumlahkan cadangannya > melebihi semua cadangan lapangan-lapangan migas di Bumi. Bukit-bukit pasirnya > yang berwarna gelap dan tersebar sepanjang equator Titan mengandung volume > zat organik yang kalau dihitung jumlahnya ratusan kali lebih besar daripada > cadangan batubara di Bumi. > > Ada lusinan danau metana dan etana di Titan yang masing-masing mempunyai > volume yang sama dengan seluruh cadangan terbukti gas alam di Bumi (130 > milyar ton). Semua danau yang teramati ini didasarkan kepada data di wilayah > kutub utara Titan. Bagaimana wilayah kutub selatannya belum diketahui dengan > pasti sebab Cassini baru melintasinya sekali dan hanya nampak dua danau kecil. > > Para ilmuwan memperkirakan kedalaman danau dengan membuat beberapa asumsi > umum berdasarkan danau2 di Bumi. Mereka menggunakan luas dan kedalaman > rata-rata danau di Bumi sambil memperhitungkan topografi di sekitarnya > seperti pegunungan. Di Bumi, kedalaman danau seringkali 10 kali lebih kurang > daripada ketinggian topografi di sekitarnya. Di citra radar Cassini itu, > semakin gelap warna danau semakin dalam. > > Tetapi, bila semua cairan yang teramati di Titan ini adalah metana, maka ia > juga akan menyebabkan greenhouse effect yang hebat. Para ilmuwan > memperkirakan bahwa keberadaan danau metana di Titan ini hanya akan bertahan > beberapa juta tahun karena ketika metana menguap ke atmosfer Titan, ia akan > segera terurai, lalu lepas ke luar angkasa Titan. Bila metana ini telah > habis, maka Titan akan menjadi jauh lebih dingin. Para ilmuwan percaya bahwa > metana ini masuk ke atmosfer melalui mekanisme methane venting cryovolcanic > eruptions – sebuah letusan volkanisme dalam temperatur di bawah titik beku di > Bumi yang tentu saja tidak pernah terjadi di Bumi. > > Misi Cassini berrikutnya adalah terbang mendekati Titan pada 22 Februari > Jumat ini, instrumen radarnya akan mengamati dengan detail calon tempat > pendaratan Huygens probe yang akan berjalan2 di permukaan Titan mengamati > dengan detail satelit ini sambil melakukan ground-check atas citra radar yang > telah diperolehnya. > > Misi Cassini-Huygens merupakan proyek kerja sama antara NASA, ESA (Lembaga > Antariksa Eropa) dan Lembaga Antariksa Italia. JPL –Jet Propulsion > Laboratory, yang merupakan sebuah divisi di California Institute of > Technology di Pasadena, melakukan pengelolaan dan pemantauan misi ini untuk > Direktorat Misi Keilmuan NASA di Washington. Wahana pengorbit Cassini > dirancang, dikembangkan, dan dibuat di JPL. Instrumen radarnya dibangun oleh > JPL dan Lembaga Antariksa Italia, bekerja sama dengan banyak anggota tim dari > negara2 Amerika Serikat dan Eropa. > > Demikian sekilas informasi terbaru. > > Salam, > awang > > > --------------------------------- > Never miss a thing. Make Yahoo your homepage. -- http://tempe.wordpress.com/ No one can monopolize the truth ! ---------------------------------------------------------------------------- CALONKAN DIRI ANDA SEBAGAI KETUA UMUM IAGI 2008-2011 !!!!! PENDAFTARAN CALON KETUA 13 FEB S/D 6 JUNI 2008 PENGHITUNGAN SUARA: PIT IAGI 37 DI BANDUNG ----------------------------------------------------------------------------- To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id Visit IAGI Website: http://iagi.or.id Pembayaran iuran anggota ditujukan ke: Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta No. Rek: 123 0085005314 Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) Bank BCA KCP. Manara Mulia No. Rekening: 255-1088580 A/n: Shinta Damayanti IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi --------------------------------------------------------------------- DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information posted on its mailing lists, whether posted by IAGI or others. In no event shall IAGI and its members be liable for any, including but not limited to direct or indirect damages, or damages of any kind whatsoever, resulting from loss of use, data or profits, arising out of or in connection with the use of any information posted on IAGI mailing list. ---------------------------------------------------------------------

