Terima kasih atas pencerahannya Pak Herry.
Saya sendiri belum pernah melakukan survey atau interpretasi data CSEM.
justru itu, saya mau nanya: kalau background noise apa bisa dipakai sensor yang 
lain yang stationary sebagai reference?
jadi nanti bisa dibikin semacam "regional background". Hal ini sering dilakukan 
untuk survey EM yang conventional.
tentu saja kalau sudah selesai disurvey tidak bisa lagi dilakukan.

Juga bisa pencerahan sedikit mengenai airwave noise?  soalnya CSEM ini banyak 
dipromosikan untuk deepwater, dimana biaya drill mahal.

thank you sebelumnya,

fbs


----- Original Message ----
From: Herry Maulana <[EMAIL PROTECTED]>
To: [email protected]
Sent: Saturday, February 23, 2008 7:23:02 PM
Subject: Re: [iagi-net-l] Re: [Forum-HAGI] Reminder: TODAY, Luncheon Talk HAGI 
- Potensi Giant Field di Pantai Barat Sumatra - Aceh?


"CSEM 
nya 
ada 
ya? 
untuk 
daerah 
itu?"

Saya 
pikir 
itu 
baru 
recommended 
plan, 
belum 
ada 
akuisisi-nya.

Kebetulan 
sedang 
berkecimpung 
langsung 
dalam 
CSEM, 
saya 
pikir 
CSEM 
untuk 
carbonate 
play 
di 
daerah 
ini 
sangat 
tidak 
tepat 
alias 
akan 
buang-buang 
waktu/uang, 
dengan 
3 
alasan:
- 
carbonate 
di 
atas 
basement 
= 
resistive 
bodies 
on 
top 
of 
another, 
sehingga 
contrast 
dari 
HC 
yg 
diharapkan 
akan 
minim 
sekali.
- 
water 
depth 
~700m 
terhitung 
masih 
daerah 
dengan 
airwave 
noise 
yg 
cukup 
signifikan.
- 
daerah 
nya 
masih 
terhitung 
rawan 
gempa 
(seismically 
active), 
sehingga 
aktifitas 
gelombang 
EM 
kemungkinan 
besar 
akan 
tinggi, 
akan 
banyak 
background 
noise.

Aplikasi 
untuk 
target 
yg 
serupa 
pernah 
diterapkan 
Petronas 
di 
Sandakan 
Basin, 
Filipina 
(IPTC 
paper 
tahun 
2007 
lalu), 
hasil 
seperti 
yg 
diperkirakan 
di 
atas.

Salam,
Herry


----- 
Original 
Message 
----
From: 
Franciscus 
B 
Sinartio 
<[EMAIL PROTECTED]>
To: 
[email protected]
Sent: 
Saturday, 
23 
February, 
2008 
6:34:32 
PM
Subject: 
Re: 
[iagi-net-l] 
Re: 
[Forum-HAGI] 
Reminder: 
TODAY, 
Luncheon 
Talk 
HAGI 
- 
Potensi 
Giant 
Field 
di 
Pantai 
Barat 
Sumatra 
- 
Aceh?

Sekedar 
men-share 
sedikit 
pendapat 
saya, 
sekalian 
minta 
pencerahan.
kan 
harus 
give 
dulu 
baru 
take.

Kalau 
di 
carbonate, 
bright 
spot 
bisa 
kelihatan 
di 
seismic 
kalau 
ada 
perubahan 
porosity.  
jadi 
tidak 
harus 
ada 
gas.
Kalau 
semua 
carbonate 
nya 
bright 
spot 
perlu 
curiga 
apakah 
itu 
bukan 
karena 
lithology?

mungkin 
perlu 
di 
map 
apakah 
conformable 
to 
structure 
(ini 
biasanya 
test 
pertama 
dari 
bright 
spot 
anomaly).
Tetapi 
bisa 
juga 
tidak 
conformable 
ke 
structure 
kalau 
carboante 
nya 
keisi 
semua 
sampai 
penuh.
Nah 
kalau 
yang 
penuh 
begini 
bisa 
di 
pakai 
seismic 
geomorphology, 
dan 
lihat 
hasil 
nya 
apakah 
kelihatan 
geomorphology 
perteumbuhan/keadaan 
reef.  
Tetapi 
kalau 
belum 
ada 
3D 
seismic 
nya 
agak 
susah 
bikin 
seismic 
geomorphology.
Kecuali 
kalau 
mau 
nekat 
bikin 
interpretasi( 
he... 
he... 
saya 
pernah 
interpretasi 
barrier 
sand 
pakai 
data 
2D 
seismic 
di 
salah 
satu 
block 
perusahaannya 
Pak 
Witan 
di 
North 
sumatra, 
seismic 
geomorphology 
nya 
pake 
imaginasi).

Ada 
flat 
spotnya 
nggak?  
kalau 
isinya 
gas 
dan 
ada 
airnya,kemungkinan 
besar 
ada 
flat 
spot.  
juga 
phase 
reversal 
di 
ujung2 
reservoir.

Kalau 
data 
2D 
seismic 
saja,bisa 
bikin 
AVO 
Inversion,  
mudah2an 
offset 
nya 
cukup 
sampai 
45derajat 
atau 
malah 
kalau 
bisa 
lebih.
kan 
masih 
shallow.

Maksud 
saya 
masih 
banyak 
yang 
bisa 
dilakukan 
untuk 
confirm 
prospect/lead 
itu.

CSEM 
nya 
ada 
ya? 
untuk 
daerah 
itu?

sebenarnya 
saya 
mau 
nanya 
sesuatu 
yang 
lebih 
basic 
lagi 
tapi 
takut 
nanti 
dikira 
....
tapi 
inikan 
forum 
untuk 
tanya 
bertanya, 
dan 
diskusi

Pertanyaan 
pertama 
saya 
yang 
sangat 
basic 
adalah 
bagaimana 
perbedaan 
penampakan 
di 
seismic 
tsb. 
antara 
carbonate 
build-up 
tersebut 
dengan 
mud 
mound 
atau 
mass 
rapid 
transport? 
.  
Seingat 
saya 
dari 
publikasi 
yang 
sudah 
saya 
baca 
disana 
juga 
banyak 
mass 
rapid 
transport 
atau 
juga 
mud-mound. 
Saya 
juga 
ingat 
case 
history 
reef 
build-up 
di 
Sulawesi 
tengah, 
dimana 
setelah 
ada 
3D 
nya 
kelihatan 
adanya 
erosional 
surface 
tempat 
reef 
itu 
tumbuh.  
di 
2D 
nya 
kelihatan 
sebagai 
satu 
reef 
buildup 
yang 
besar.

Terima 
kasih 
atas 
pencerahannya.

best 
regards,
frank


  
  
  
__________________________________________________________
Sent 
from 
Yahoo! 
Mail.
A 
Smarter 
Inbox. 
http://uk.docs.yahoo.com/nowyoucan.html



----------------------------------------------------------------------------

CALONKAN DIRI ANDA SEBAGAI KETUA UMUM IAGI 2008-2011  !!!!!
PENDAFTARAN CALON KETUA 13 FEB S/D 6 JUNI 2008
PENGHITUNGAN SUARA: PIT IAGI 37 DI BANDUNG

-----------------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
Bank BCA KCP. Manara Mulia
No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
---------------------------------------------------------------------
DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information posted on 
its mailing lists, whether posted by IAGI or others. In no event shall IAGI and 
its members be liable for any, including but not limited to direct or indirect 
damages, or damages of any kind whatsoever, resulting from loss of use, data or 
profits, arising out of or in connection with the use of any information posted 
on IAGI mailing list.
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke