Isu yang berkembang selama ini adanya perubahan iklim / pemanasan global kok tidak terlalu dihubungkan dg masalah proses geologi , yg disampaikan adalah karena dipicu oleh semakin meningkatnya kebutuhan energi shg meningkat pula pembakaran sumber energi fosil , disamping itu banyaknya perusakan lingkungan ( penggundulan hutan ) , isu isu ini kayaknya yg mendasari adanya Kyoto Protocol itu yang melahirkan perdagangan carbon itu. Nah apa yg sebetulnya terjadi mengenahi hal ini kalau dilihat dari kacamata geologi , apakah sebetulnya ini ada hub dg geologi ( dipicu oleh proses geologi / alamiah biasa ) shg menimbulkan perubahan iklim global tsb , atau sebaliknya karena adanya perubahan iklim maka akan berpengeruh thd proses geologi. ( Apakah pemicu perubahan iklim global kedepan bukan karena banyaknya pembakaran energi fosil dan penggundulan hutan tapi proses alamiah saja / proses geologi yg sedang berjalan)

ISM

Sent: Monday, March 10, 2008 12:44 AM
Subject: [iagi-net-l] Re: [Geo_unpad] Tanya Global Climate Change vs Geologi


Yang ditanyakan Pak Eka dan yang diulas Pak Herman sebenarnya masuk ke dalam apa yang kita kenal sebagai Global Cyclostratigraphy. Pelopor ilmu ini banyak di beberapa negara, seperti yang dikemukakan Pak Herman. Di Eropa, a.l. Prof Djin S. Nio (kebetulan saya pernah berdiskusi dengannya saat bertemu di konferensi EAGE Stavanger Norwegia Juni 2003). Di Amerika Serikat, Perlmutter dan Matthews (Texaco) banyak mempublikasikan penelitiannya soal ini, kebetulan juga saya pernah sebulan di Texaco Research Center (November 1992) dan suka berdiskusi dengan mereka soal Global Cyclostratigraphy. Di Indonesia, Pak Herman Moectar-lah ahlinya dan yang mengembangkannya.

Global stratigraphy adalah suatu ilmu yang melahirkan process-response model yang memprediksi pola2 stratigrafi suatu cekungan dengan mengintegrasikan sejarah klimatik dan tektonik dalam skala global, regional, dan basinal. Perubahan iklim dan iklim global jangka panjang maupun jangka pendek, topografi, batimetri, uplift rate, subsidence rate, provenance, muka laut, atau muka danau, semuanya diintegrasikan untuk menghasilkan model basin-fill. Stratigrafi umum untuk suatu cekungan dapat diramalkan dengan menentukan efek2 semua faktor ini pada sediment flux (yield) dan accommodation space.

Siklus2 stratigrafi dapat diprediksi dengan mengintegrasikan semua proses dan kondisi lokal yang mengontrol sediment flux yang akan mengisi cekungan dan yang mengontrol distribusi, pengendapan, serta preservasi sedimen di dalam cekungan. Proses2 dan kondisi2 yang berhubungan dengan cekungan dipengaruhi oleh sistem2 geologi dan klimatik yang bekerja pada skala regional dan global pada berbagai periode waktu. Sistem2 ini dikategorikan sebagai long-term (yang efek2nya dapat diamati setelah > 1 juta tahun) dan short-term (yang efek2nya dapat diamati ribuan-ratusan ribu tahun).

Long-term system yang mempengaruhi proses-proses pengendapan meliputi : (a) iklim global keseluruhan untuk suatu periode geologi; (b) kondisi tektonik yang mengontrol hanyutan benua, pemekaran dasar lautan, topografi, batimetri, keberadaan sesar, uplift rate, subsidence rate, perubahan2 eustatic; (c) petrologi wilayah provenance. Short-term system yang mempengaruhi sedimentasi meliputi perubahan2 iklim yang disebabkan osilasi antara orbit Bumi dan poros rotasi Bumi (siklus Milankovitch).

Dengan mengelompokkan semua faktor yang mengontrol pengendapan, long-term system akan menjadi kerangka yang relatif stabil untuk menganalisis efek2 perubahan short-term system. Teknik melakukannya adalah sebagai berikut : (1) menyusun long-term climatic framework, (2) mengisi framework itu dengan short-term siklus Milankovitch. Siklus2 Milankovitch ini terjadi pada setiap periode2 400.000 tahun dan 100.000 tahun (karena perubahan orbital eccentricity -kelonjongan orbit Bumi mengelilingi Matahari), 40.000 tahun (perubahan kemiringannya), dan 20.000 tahun (perubahan longitude of the perihelion). Superimpose kedua long-term dan short-term ini, secara konstruktif maupun destruktif, akan saling mempengaruhi, misalnya memaksa long-term base climate bervariasi di antara batas-batas kondisi yang masih bisa diprediksi. Siklus Milankovitch biasanya dimodelkan menggunakan fungsi-fungsi kosinus.

Iklim punya efek langsung kepada produksi dan transpor sedimen. Perubahan dalam tekstur sedimen, mineralogi, dan suplai kepada cekungan dapat diperkirakan dengan melibatkan variasi2 klimatik pada kerangka topografi dan provenance di wilayah tertentu. Kejadian dan distribusi lingkungan pengendapan dan potensi pengawetannya di suatu cekungan menjadi fungsi dari sediment flux (dikontrol oleh short-term climate) dan accommodation space (fungsi long-term tectonic processes).

Secara prinsip, faktor2 yang mengontrol basin-fills dapat kita golongkan menjadi dua kelompok : (1) faktor2 yang mempengaruhi sediment yield : sediment weathering dan transport, (2) faktor2 yang mempengaruhi accommodation space.

Kelompok faktor no. 1 terdiri atas : (a) provenance, tectonic : elevasi, relief, basin orientation, faulting, rate of uplift, (b) klimatik : temperatur, humidity, precipitation, evaporasi, runoff, lake level, sea level, wind, sunlight, biota.

Kelompok faktor no. 2 terdiri atas : tectonic - basin size, basin shape, faulting, subsidence rate, uplift rate, lake level, sea level.

Kedua kelompok faktor sediment yield dan accommodation space ini akan menentukan depositional environments, lalu lithofacies, dan akhirnya stratigraphy (basin fills).

Sederhananya, unsur2 iklim akan mempengaruhi tingkat pelapukan provenance, erosi provenance, transpor sedimen, dan pengendapannya. Maka, stratigraphic record suatu basin fills dapat diramalkan dengan mengintegrasikan sejarah tektonik dan klimatik di mana cekungan itu berada.

Indonesia adalah wilayah yang bagus untuk menguji konsep2 dalam cyclostratigraphy. Iklimnya tropis (sekarang), pelapukan dan erosinya tinggi, sedimentasinya tinggi pula, dalam waktu Kuarter ini banyak pulau2 yang menyatu dengan daratan utamanya. Bagaimana bila kita menguji paleoklimat Indonesia misalnya pada saat Paleogen atau lebih tua lagi, Mesozoik, saat pulau2 Nusantara belum ke tempatnya sekarang, tentu akan menarik meskipun rumit sebab akan melibatkan pula paleo-tektonik.

 salam,
 awang

Herman Moechtar <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
         Pak Eka,

Mengenai pemanasan global, itu rame-ramenya padfa akhir 1988 dan awal 1990an. Itu politis sifatnya. Ketika itu, dinyatakan dari berbagai pertemuan pejabat eksektif dunia yang dispopnsori oleh Amerika dan Eropa. Dinyatakan bahwa, dunia saat itu menghadapi pemanasan global. Pada 1995 (?/ beritanya ada di Hr. Kompas), salah seorang Prof (ahli Climate dari Den Haag/ Belanda) menyatakan bahwa isu tersebut hanya ingin memojokkan negara berkembang saja. Sejak itu suara Prof. tersebut sudah tidak terdengar lagi.Entahlah kita tidak tau kebenaran yang pasti atas isu tersebut.

Saya, sejak 1988 mempelajari masalah iklim yang ketika itu di Eropa belum populer dan masih dipertentangkan khususnya bagi pakar geologi. Pada tahun 1992 muncul Prof. De Boer (Co-promotor saya) dari Utrecht dan Prof. Smith (Cambridge Univ.) sebagai ahli geologi yang mempopulerkan masalah iklim dalam aspek geologi. Dan tepatnya pada tahun 1993, dinyatakan sebagai tahun Milankovitch (itu tuh...... yang membahas mengenai siklus Milankovitch beraspekkan climatic changes).

Perubahan iklim global yang bagaimana pak Eka ?

Sejak tahun 1994 hingga sekarang, saya mempelajari geoplogi Kuarter yang selalu saya kaitkan dengan perubahan global. Beberapa kesimpulan dari beberapa tulisan saya yang datanya baik dari daratan maupun dari laut dari P. Jawa, P. Sumatera, Sulawesi, Kalimantan, dan Biak yaitu; (1)Perubahan iklim pada 18.000 terakhir dapat direkam secara baikdalam studi astrostratigrafi, (2)Pada 2000 tahun mendatang kita berada pada konmdisi iklim minimum menuju kering (warming).

Indonesia adalah surga bagi orang yang mempelajari perubahan iklim karena kita termasuk daerah tropis. Berbeda dengan wilayah mulai dari subtropis, temprate, hingga pola dimana perubahan iklim sulit terekam karena produknya tidak lengkap. Kalu musim dingin sungai membeku, dsb.nya (non deposition) sehingga tridak diketemukan sejak-jekanya prioduk dari perubahan iklim tersebut. Nah, banyak cerita mengenai perubahan gl;obal iklim itu, tapi yang paling tepat untuk iklim bukan perubahan global seperti halnya sea-level tapi perubahan universal.

Jadi saya rasa, emang kesananya kita menghadapi pemanasan universal kok. Koko jadi repot malahan manusia selalu dipersalahkan tapi tidak semuanya bukan. Memang sirkulasi iklim mendatang demikian. Jadi perubahan iklim versus geologi itu sangat indah, syaratnya harus memahami astrogeologi dan geologi Kuarter. Ok, pak nanti kita sambung lagi

Wassalam,

Herman Moechtar

eka adi <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Dear rekan-rekan Geo Unpad

Akhir-akhir ini isu mengenai Global Climate Change semakin populer,
pada kesempatan ini apakah ada dari rekan-rekan yang bisa memberikan pencerahan mengenai perubahan iklim ditinjau dari segi ilmu geologi (tektonik dan/atau sedimentologi) ? Bagaimana dampak perubahan iklim ini kemasa yang akan datang di bumi yang kita pijak ini ?
Mungkinkah ada istilah The Present is Key to Future ....

Salam,

Sukahar Eka

__________________________________________________________
Be a better friend, newshound, and
know-it-all with Yahoo! Mobile. Try it now. http://mobile.yahoo.com/;_ylt=Ahu06i62sR8HDtDypao8Wcj9tAcJ

---------------------------------
Never miss a thing. Make Yahoo your homepage.

[Non-text portions of this message have been removed]



__._,_.___ Messages in this topic (19) Reply (via web post) | Start a new topic
 Messages | Files | Photos | Links | Database | Polls | Members | Calendar
 Moderators:
Budhi Setiawan '91 <[EMAIL PROTECTED]>
Edi Suwandi Utoro '92 <[EMAIL PROTECTED]>
Sandiaji '94 <[EMAIL PROTECTED]>
Wanasherpa '97 <[EMAIL PROTECTED]>
Satya '2000 <[EMAIL PROTECTED]>
Andri'2004 <[EMAIL PROTECTED]>

Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch format to Traditional
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe

     Recent Activity

     4
 New Members

Visit Your Group
     Yahoo! Kickstart
 Sign up today!
 Reconnect with
 college alumni.

   Y! Messenger
 Instant smiles
 Share photos while
 you IM friends.

   Moderator Central
 Yahoo! Groups
 Join and receive
 produce updates.



 .


__,_._,___


---------------------------------
Looking for last minute shopping deals? Find them fast with Yahoo! Search.



--------------------------------------------------------------------------------
PIT IAGI KE-37 (BANDUNG)
* acara utama: 27-28 Agustus 2008
* penerimaan abstrak: kemarin2 s/d 30 April 2008
* pengumuman penerimaan abstrak: 15 Mei 2008
* batas akhir penerimaan makalah lengkap: 15 Juli 2008
* abstrak / makalah dikirimkan ke:
www.grdc.esdm.go.id/aplod
username: iagi2008
password: masukdanaplod

--------------------------------------------------------------------------------
PEMILU KETUA UMUM IAGI 2008-2011:
* pendaftaran calon ketua: 13 Pebruari - 6 Juni 2008
* penghitungan suara: waktu PIT IAGI Ke-37 di Bandung
AYO, CALONKAN DIRI ANDA SEKARANG JUGA!!!

-----------------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
Bank BCA KCP. Manara Mulia
No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
---------------------------------------------------------------------
DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information posted on 
its mailing lists, whether posted by IAGI or others. In no event shall IAGI and 
its members be liable for any, including but not limited to direct or indirect 
damages, or damages of any kind whatsoever, resulting from loss of use, data or 
profits, arising out of or in connection with the use of any information posted 
on IAGI mailing list.
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke