Beberapa hari yang lalu 12-13 Maret 2008, sekumpulan geologist dari ITB, UGM, UPN, Geotek LIPI, PSG, STTNAS, Pusat Sumberdaya Geologi Bdg, dikumpulkan oleh PT Antam Tbk., di Pacitan untuk membahas mineralisasi dan strategi eksplorasi logam di Pegunungan Selatan Jawa Timur. Kebetulan saya hadir, dan ada sedikit cerita yang relevan dengan diskusi milist ini. Pertemuan tersebut untuk mencari relevansi kajian-kajian magmatik-petrologi dengan model alterasi (epitermal dan porphyry di Jatim), serta target untuk temuan endapan logam yang berarti. Dari diskusi tersebut, ada hal yang menarik yang disampaikan mas Bambang Priadi (ITB) dari berbagai data unsur yang dikoleksi dan diteliti di sejumlah wilayah pegunungan selatan jatim, menunjukkan kehadiran Mo (molibdenum) yang cukup berarti dalam batuan old-andesite formation. Nah..buka-buka buku, menurut Evans (1987) dan Wilson (1989), kehadiran Mo dalam produk alterasi mengindikasikan adanya kontribusi kerak granitik / kontinental dalam proses alterasi yang berlangsung. Asosiasi mineralisasinya menunjukkan sekumpulan Zn-Cu-Co-Mo-Pb yang signifikan. Kehadiran alterasi mesotermal-hipotermal tersebut dalam produk alterasi di Pacitan - Ponorogo mengindikasikan keberadaan kerak kontinental granitik di daerah tersebut (hasil penelitian mas Bambang Priadi). Ini menjadi menarik, jika demikian maka kehadiran "mikro-kontinen" akan memberikan kontribusi terhadap berbagai alternatif perubahan zona subduksi di Pulau Jawa bagian Timur. Lalu bagaimana hubungannya dengan produk vulkanisme pada mikro-kontinen tersebut, juga mineralisasi dengan terlibatnya volkanisme pada old-andesite. Kalau saja di cikotok dan pongkor (jawa bagian barat) sudah ditemukan jebakan emas yang ekonomis dan berkaitan dengan vulkanisme, lalu di jatim sampai hari ini masih "indikasi-indikasi" ada epitermal namun juga ada porphyry; kemudian di NTB ada Batuhijau (porhyry). Nah, teori-teori mikro-kontinen di jatim selatan, bisa jadi menjadi tantangan sekaligus peluang untuk menemukan jebakan emas yang ekonomis............ Salam Agus Hendratno <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Pak Min,
Tulisan di bawah barangkali bisa berhubungan dengan pertanyaan tersebut. Secara ringkas, masih jauh dari cukup bukti bahwa ada mikrokontinen di bawah Jawa Timur. Salam, awang Date: Sun, 16 Mar 2008 18:49:13 -0700 (PDT) From: "Awang Satyana" Add to Address Book Add Mobile Alert Subject: Stratigrafi Pra-Kambrium : Stratigrafi Geokronometri dan Adakah di Indonesia ? To: "Geo Unpad" , "Forum HAGI" , "IAGI" Sebuah renungan singkat menjelang dini hari Minggu kemarin. Semoga berguna. Di Indonesia, kita terutama hanya banyak bermain di hampir 1,5 % saja episode Bumi bernama zaman Paleogen dan Neogen. Atau, manusia hanya "banyak" tahu di hampir 12 % saja episode Bumi bernama kurun Fanerozoikum, sementara 88 % episode Bumi yaitu sejak penciptannya sampai Kambrium, pengetahuan kita sedikit sekali. Ini adalah cerita tentang yang sedikit sekali itu, pra-Kambrium, yang serbalangka dan serbarumit. "Studying the Earth becomes increasingly difficult and uncertain the further one goes back in geological time" (Robb et al., 2004) ---------------deleted---- Bagaimana di Indonesia ? Adakah batuan atau mineral berumur Kurun Arkeum atau Kurun Proterozoikum ? Ada, tetapi sangat langka. Peneraan absolut umur tertua di Indonesia berasal dari mineral2 zirkon di dalam batuan volkanik Old Andesite Oligo-Miosen di sebelah selatan Jawa Timur dan Jawa Tengah yang menunjukkan umur 2500-3000 Ma (Mesoarkeum-Neoarkeum) (Smyth et al., 2003, 2005) menggunakan teknik radiometri U-Pb. Ditafsirkan bahwa di bawah Pegunungan Selatan itu terdapat basement Arkeum yang kemudian terlibat dalam partial melting saat subduksi Oligo-Miosen terjadi dan menghasilkan jalur volkanik Old-Andesite. Sebagian material volkanik itu mengandung zirkon Arkeum. Sebaran umur zirkon ini mirip peneraan umur zirkon dari Perth, yang diduga berasal dari Yilgarn Craton berumur 2500-4200 Ma. Maka, ditafsirkan kemudian bahwa mungkin craton ini pecah lalu sebagian massanya sebagai continental sliver hanyut ke arah Jawa oleh pemekaran Paleo-Tethys (?), dan akhirnya berbentur dengan Sundaland sebelum Tersier, dan pada kala Oligo-Miosen terlibat dalam subduksi yang menghasilkan OAF (Old Andesite Formation). Boleh-boleh saja berpendapat begitu, tetapi sebelum batuan dan kerak kontinen Pra-Kambrium ditemukan dan ditera di selatan Jawa, saya sulit percaya dengan penafsiran tersebut. Beberapa butir mineral zirkon detrital yang tercampur dalam material volkanik Oligo-Miosen tak serta merta membuktikan bahwa ada mikro-kontinen pra-Kambrium di selatan Jawa, apalagi kita bisa menentukan outline mikro-kontinen ini. Lalu, di Kepala Burung Papua, Pieters et al.(1983) pernah menera umur batuan paling tua di Indonesia yaitu berasal dari kerakal granodiorit pada interkalasi metakonglomerat di dalam Formasi Kemum (Silur-Devon) yang menghasilkan umur 1250 Ma (Mesoproterozoikum) menggunaan peneraan K-Ar. Kerakal ini tentu berasal dari suatu batuan induk yang tua juga, tetapi tidak pernah ditemukan di Kepala Burung. Seorang teman pernah mengatakan bahwa di Sundaland ada batuan berumur Arkeum. Setahu saya, tak ada batuan bahkan mineral berumur Arkeum di Sundaland. Sundaland adalah Mesozoic continental core of SE Asia. Pentarikhan granit SW Kalimantan (Hamilton, 1979), Malay Peninsula (Liew and Page, 1985), Malay Tin Belt (Cobbing et al., 1986) dan Sumatra (Imtihanah, 2000) tak menghasilkan material berumur Arkeum atau menunjukkan adanya kerak batuandasar berumur Arkeum di wilayah ini. Bukti2 geokimia juga menunjukkan hadirnya basement yang berumur tak lebih tua dari Proterozoikum, seperti di Malay peninsula (contoh Liew & Page, 1985). Informasi terbaru tentang umur basement di wilayah Sundaland berasal dari studi sediment provenance analyses sedimen Paleogen di Kalimantan bagian utara yang menggunakan metode U-Pb SHRIMP dating of zircons (van Hattum, 2005). Dari penelitian ini ditunjukkan bahwa sedimen Paleogen di wilayah ini diinterpretasikan berasal dari erosi Schwaner Granites of SW Kalimantan dan dari Malay Tin Belt (van Hattum, 2005) dan tak mengandung Archean zircons. Artinya adalah bahwa tak ada kerak berumur Archean di bawah Pegunungan Schwaner, Kalimantan atau Malay peninsula. Hanya di dua tempat di Indonesia kita mempunyai sampel berumur pra-Kambrium : mineral zirkon di selatan Jawa berumur 2500-3000 Ma dan granodiorit di Kepala Burung berumur 1250 Ma. Memang, geologi pra-Kambrium berarti kelangkaan dan kesulitan salam, awang -----Original Message----- From: Minarwan (Min) [mailto:[EMAIL PROTECTED] Sent: Sunday, March 23, 2008 5:50 C++ To: [email protected] Subject: [iagi-net-l] Pertanyaan tentang mikrokontinen Jawa Timur Secara tidak terduga, ada pertanyaan tentang keberadaan dan bukti-bukti mikrokontinen Jawa Timur dimunculkan di Forum GeoTUTOR baru-baru ini. Berhubung saya sendiri belum membaca dan dengan demikian tidak bisa berkomentar mengenai mikrokontinen ini, saya mohon bantuan bapak-bapak di milis untuk memberikan komentar yang nanti akan saya pasang di forum (tentu dengan memberikan kredit kepada narasumber). Terima kasih atas respon yang diberikan. Salam Minarwan -- Minarwan -When one teaches, two learn- GeoTUTOR: http://www.geotutor.tk Blog: http://desaguadero.blogspot.com -------------------------------------------------------------------------------- PIT IAGI KE-37 (BANDUNG) * acara utama: 27-28 Agustus 2008 * penerimaan abstrak: kemarin2 s/d 30 April 2008 * pengumuman penerimaan abstrak: 15 Mei 2008 * batas akhir penerimaan makalah lengkap: 15 Juli 2008 * abstrak / makalah dikirimkan ke: www.grdc.esdm.go.id/aplod username: iagi2008 password: masukdanaplod -------------------------------------------------------------------------------- PEMILU KETUA UMUM IAGI 2008-2011: * pendaftaran calon ketua: 13 Pebruari - 6 Juni 2008 * penghitungan suara: waktu PIT IAGI Ke-37 di Bandung AYO, CALONKAN DIRI ANDA SEKARANG JUGA!!! ----------------------------------------------------------------------------- To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id Visit IAGI Website: http://iagi.or.id Pembayaran iuran anggota ditujukan ke: Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta No. Rek: 123 0085005314 Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) Bank BCA KCP. Manara Mulia No. Rekening: 255-1088580 A/n: Shinta Damayanti IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi --------------------------------------------------------------------- DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information posted on its mailing lists, whether posted by IAGI or others. In no event shall IAGI and its members be liable for any, including but not limited to direct or indirect damages, or damages of any kind whatsoever, resulting from loss of use, data or profits, arising out of or in connection with the use of any information posted on IAGI mailing list. --------------------------------------------------------------------- This email was Anti Virus checked by Administrator. http://www.bpmigas.com -------------------------------------------------------------------------------- PIT IAGI KE-37 (BANDUNG) * acara utama: 27-28 Agustus 2008 * penerimaan abstrak: kemarin2 s/d 30 April 2008 * pengumuman penerimaan abstrak: 15 Mei 2008 * batas akhir penerimaan makalah lengkap: 15 Juli 2008 * abstrak / makalah dikirimkan ke: www.grdc.esdm.go.id/aplod username: iagi2008 password: masukdanaplod -------------------------------------------------------------------------------- PEMILU KETUA UMUM IAGI 2008-2011: * pendaftaran calon ketua: 13 Pebruari - 6 Juni 2008 * penghitungan suara: waktu PIT IAGI Ke-37 di Bandung AYO, CALONKAN DIRI ANDA SEKARANG JUGA!!! ----------------------------------------------------------------------------- To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id Visit IAGI Website: http://iagi.or.id Pembayaran iuran anggota ditujukan ke: Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta No. Rek: 123 0085005314 Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) Bank BCA KCP. Manara Mulia No. Rekening: 255-1088580 A/n: Shinta Damayanti IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi --------------------------------------------------------------------- DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information posted on its mailing lists, whether posted by IAGI or others. In no event shall IAGI and its members be liable for any, including but not limited to direct or indirect damages, or damages of any kind whatsoever, resulting from loss of use, data or profits, arising out of or in connection with the use of any information posted on IAGI mailing list. --------------------------------------------------------------------- --------------------------------- Looking for last minute shopping deals? Find them fast with Yahoo! Search.

