Pak Agus,

Dari beberapa kasus yang pernah dipublikasi, tectonic setting kejadian 
molibdenum (Mo) tak mesti langsung terkait ke keberadaan mikrokontinen. Kita 
harus melihat dulu tipe "molybdenum-granite"-nya.

Molibdenum yang terjadi sebagai porphyry copper-molybdenum deposits dalam 
calk-alkaline plutonic rocks dari suatu jalur orogen semacam Old Andesite 
berhubungan dengan proses subduksi antar kerak oseanik dan kontinen. Saya pikir 
dalam proses ini tak memerlukan suatu mikro-kontinen. Kejadian proses ini bisa 
dilihat di Walser dan Einarsson (2005 -The geological context of molybdenum 
occurrences-Springer Verlag) yang menghadirkan contoh molybdenum province 
Middle Proterozoic di Swedia utara yang  terjadi di tepi Karelian continent dan 
dibatasi ke selatannya oleh suatu segmen domain oseanik (bandingkan dengan tepi 
lempeng Eurasia dan kerak oseanik India).

Kalau Mo-granite-nya adalah dari tipe mineralisasi yang berhubungan dengan 
granit aplit, kupola granit, pegmatit, dan volkanik asam yang terubah kuat, 
bolehlah kita mulai mencurigai keberadaan kerak granitik atau acid magmatic 
rcks dengan sifat yang lebih alkalin. Tetapi, tipe ini pun tak mesti buru2 
menyimpulkan bahwa ada mikrokontinen, itu semua bisa sebagai berhubungan dengan 
perkembangan rift system volcanism.

Atau kasus Mo-mineralisation di west Nelson, New Zealand (Tulloch dan Rabone, 
1993, New Zealand Journal of Geology and Geophysics). Di situ ada jalur 
mineralisasi molibdenum sepanjang 130 km. Karakteristik unsur jarang pada 
sampel Mo-granit yang relatif tak terubah menunjukkan bahwa tectonic 
setting-nya adalah arc setting, sebagai hasil partial melting plagioclase-free 
oceanic slab berkomposisi basaltik. Secara kimiawi pun ia calk alkaline karena 
Na-nya tinggi. Ini jelas berhubungan dengan suatu subduksi, bukan benturan 
mikrokontinen. Dan mineralisasi molibdenum di sini memang berasosiasi dengan 
pluton granodiorit yang terjadi akibat subduksi jangka panjang (Perem-Kapur 
tengah) di segmen New Zealand pada tepi Gondwana.

Nah, indikasi boleh saja, baik dari sebaran zirkon berumur Proterozoic seperti 
yang dilaporkan Helen Smyth et al. (IPA 2003, 2005) atau dari mineralisasi 
molibdenum seperti yang diceritakan Pak Bambang Priadi/Pak Agus; tetapi untuk 
sampai ke keberadaan mikrokontinen, bahkan bisa membuat outline-nya, kita masih 
jauh sebab banyak kemungkinan yang lain.

Saya tahu ada beberapa teman yang mengusulkan keberadaan mikrokontinen di 
selatan Jawa, saya pun mencurigainya di beberapa tempat sebagai continental 
sliver entah dari Sundaland maupun yang kabur dari Gondwanaland, misalnya di 
bawah Kulon Progo-Nanggulan, dan dari sektor Bayat-Pacitan. Tetapi, kita masih 
kurang bukti yang kuat untuk hal itu. Dan, usulan bahwa ada mikrokontinen yang 
begitu besar sampai melandasi seluruh Jawa Tengah dan Jawa Timur (Budiyani et 
al., 2003, Proceedings IPA) sehingga mengubah polarisasi jalur volkanik dan 
subduksi dari Late Cretaceous ke Oligo-Miosen, masih sangat bisa diperdebatkan.

Sebuah contoh argumen saja. Kalau mikrokontinen besar itu ada, tak akan ada 
calk-alkaline volcanism di Jawa seperti sekarang, semuanya akan high alkaline, 
potassic, atau ultra-potassic seperti Muria dan Bawean.

Salam,
awang

-----Original Message-----
From: Hendratno Agus [mailto:[EMAIL PROTECTED]
Sent: Monday, March 24, 2008 10:07 C++
To: [email protected]
Subject: RE: [iagi-net-l] Pertanyaan tentang mikrokontinen Jawa Timur

Beberapa hari yang lalu 12-13 Maret 2008, sekumpulan geologist dari ITB, UGM, 
UPN, Geotek LIPI, PSG, STTNAS, Pusat Sumberdaya Geologi Bdg, dikumpulkan oleh 
PT Antam Tbk., di Pacitan untuk membahas mineralisasi dan strategi eksplorasi 
logam di Pegunungan Selatan Jawa Timur. Kebetulan saya hadir, dan ada sedikit 
cerita yang relevan dengan diskusi milist ini.
  Pertemuan tersebut untuk mencari relevansi kajian-kajian magmatik-petrologi 
dengan model alterasi (epitermal dan porphyry di Jatim), serta target untuk 
temuan endapan logam yang berarti.
  Dari diskusi tersebut, ada hal yang menarik yang disampaikan mas Bambang 
Priadi (ITB) dari berbagai data unsur yang dikoleksi dan diteliti di sejumlah 
wilayah pegunungan selatan jatim, menunjukkan kehadiran Mo (molibdenum) yang 
cukup berarti dalam batuan old-andesite formation.
  Nah..buka-buka buku, menurut Evans (1987) dan Wilson (1989), kehadiran Mo 
dalam produk alterasi mengindikasikan adanya kontribusi kerak granitik / 
kontinental dalam proses alterasi yang berlangsung. Asosiasi mineralisasinya 
menunjukkan sekumpulan Zn-Cu-Co-Mo-Pb yang signifikan. Kehadiran alterasi 
mesotermal-hipotermal tersebut dalam produk alterasi di Pacitan - Ponorogo 
mengindikasikan keberadaan kerak kontinental granitik di daerah tersebut (hasil 
penelitian mas Bambang Priadi).

  Ini menjadi menarik, jika demikian maka kehadiran "mikro-kontinen" akan 
memberikan kontribusi terhadap berbagai alternatif perubahan zona subduksi di 
Pulau Jawa bagian Timur. Lalu bagaimana hubungannya dengan produk vulkanisme 
pada mikro-kontinen tersebut, juga mineralisasi dengan terlibatnya volkanisme 
pada old-andesite. Kalau saja di cikotok dan pongkor (jawa bagian barat) sudah 
ditemukan jebakan emas yang ekonomis dan berkaitan dengan vulkanisme, lalu di 
jatim sampai hari ini masih "indikasi-indikasi" ada epitermal namun juga ada 
porphyry; kemudian di NTB ada Batuhijau (porhyry). Nah, teori-teori 
mikro-kontinen di jatim selatan, bisa jadi menjadi tantangan sekaligus peluang 
untuk menemukan jebakan emas yang ekonomis.............

  Salam
  Agus Hendratno


<[EMAIL PROTECTED]> wrote:
  Pak Min,

Tulisan di bawah barangkali bisa berhubungan dengan pertanyaan tersebut. Secara 
ringkas, masih jauh dari cukup bukti bahwa ada mikrokontinen di bawah Jawa 
Timur.

Salam,
awang

Date: Sun, 16 Mar 2008 18:49:13 -0700 (PDT)
From: "Awang Satyana"
Add to Address Book Add Mobile Alert
Subject: Stratigrafi Pra-Kambrium : Stratigrafi Geokronometri dan Adakah di 
Indonesia ?
To: "Geo Unpad" , "Forum HAGI" , "IAGI"

Sebuah renungan singkat menjelang dini hari Minggu kemarin. Semoga berguna.

Di Indonesia, kita terutama hanya banyak bermain di hampir 1,5 % saja episode 
Bumi bernama zaman Paleogen dan Neogen. Atau, manusia hanya "banyak" tahu di 
hampir 12 % saja episode Bumi bernama kurun Fanerozoikum, sementara 88 % 
episode Bumi yaitu sejak penciptannya sampai Kambrium, pengetahuan kita sedikit 
sekali. Ini adalah cerita tentang yang sedikit sekali itu, pra-Kambrium, yang 
serbalangka dan serbarumit.

"Studying the Earth becomes increasingly difficult and uncertain the further 
one goes back in geological time" (Robb et al., 2004)

---------------deleted----
Bagaimana di Indonesia ? Adakah batuan atau mineral berumur Kurun Arkeum atau 
Kurun Proterozoikum ? Ada, tetapi sangat langka.

Peneraan absolut umur tertua di Indonesia berasal dari mineral2 zirkon di dalam 
batuan volkanik Old Andesite Oligo-Miosen di sebelah selatan Jawa Timur dan 
Jawa Tengah yang menunjukkan umur 2500-3000 Ma (Mesoarkeum-Neoarkeum) (Smyth et 
al., 2003, 2005) menggunakan teknik radiometri U-Pb. Ditafsirkan bahwa di bawah 
Pegunungan Selatan itu terdapat basement Arkeum yang kemudian terlibat dalam 
partial melting saat subduksi Oligo-Miosen terjadi dan menghasilkan jalur 
volkanik Old-Andesite. Sebagian material volkanik itu mengandung zirkon Arkeum.

Sebaran umur zirkon ini mirip peneraan umur zirkon dari Perth, yang diduga 
berasal dari Yilgarn Craton berumur 2500-4200 Ma. Maka, ditafsirkan kemudian 
bahwa mungkin craton ini pecah lalu sebagian massanya sebagai continental 
sliver hanyut ke arah Jawa oleh pemekaran Paleo-Tethys (?), dan akhirnya 
berbentur dengan Sundaland sebelum Tersier, dan pada kala Oligo-Miosen terlibat 
dalam subduksi yang menghasilkan OAF (Old Andesite Formation).

Boleh-boleh saja berpendapat begitu, tetapi sebelum batuan dan kerak kontinen 
Pra-Kambrium ditemukan dan ditera di selatan Jawa, saya sulit percaya dengan 
penafsiran tersebut. Beberapa butir mineral zirkon detrital yang tercampur 
dalam material volkanik Oligo-Miosen tak serta merta membuktikan bahwa ada 
mikro-kontinen pra-Kambrium di selatan Jawa, apalagi kita bisa menentukan 
outline mikro-kontinen ini.

Lalu, di Kepala Burung Papua, Pieters et al.(1983) pernah menera umur batuan 
paling tua di Indonesia yaitu berasal dari kerakal granodiorit pada interkalasi 
metakonglomerat di dalam Formasi Kemum (Silur-Devon) yang menghasilkan umur 
1250 Ma (Mesoproterozoikum) menggunaan peneraan K-Ar. Kerakal ini tentu berasal 
dari suatu batuan induk yang tua juga, tetapi tidak pernah ditemukan di Kepala 
Burung.

Seorang teman pernah mengatakan bahwa di Sundaland ada batuan berumur Arkeum. 
Setahu saya, tak ada batuan bahkan mineral berumur Arkeum di Sundaland. 
Sundaland adalah Mesozoic continental core of SE Asia. Pentarikhan granit SW 
Kalimantan (Hamilton, 1979), Malay Peninsula (Liew and Page, 1985), Malay Tin 
Belt (Cobbing et al., 1986) dan Sumatra (Imtihanah, 2000) tak menghasilkan 
material berumur Arkeum atau menunjukkan adanya kerak batuandasar berumur 
Arkeum di wilayah ini. Bukti2 geokimia juga menunjukkan hadirnya basement yang 
berumur tak lebih tua dari Proterozoikum, seperti di Malay peninsula (contoh 
Liew & Page, 1985).

Informasi terbaru tentang umur basement di wilayah Sundaland berasal dari studi 
sediment provenance analyses sedimen Paleogen di Kalimantan bagian utara yang 
menggunakan metode U-Pb SHRIMP dating of zircons (van Hattum, 2005). Dari 
penelitian ini ditunjukkan bahwa sedimen Paleogen di wilayah ini 
diinterpretasikan berasal dari erosi Schwaner Granites of SW Kalimantan dan 
dari Malay Tin Belt (van Hattum, 2005) dan tak mengandung Archean zircons. 
Artinya adalah bahwa tak ada kerak berumur Archean di bawah Pegunungan 
Schwaner, Kalimantan atau Malay peninsula.

Hanya di dua tempat di Indonesia kita mempunyai sampel berumur pra-Kambrium : 
mineral zirkon di selatan Jawa berumur 2500-3000 Ma dan granodiorit di Kepala 
Burung berumur 1250 Ma. Memang, geologi pra-Kambrium berarti kelangkaan dan 
kesulitan

salam,
awang


-----Original Message-----
From: Minarwan (Min) [mailto:[EMAIL PROTECTED]
Sent: Sunday, March 23, 2008 5:50 C++
To: [email protected]
Subject: [iagi-net-l] Pertanyaan tentang mikrokontinen Jawa Timur

Secara tidak terduga, ada pertanyaan tentang keberadaan dan
bukti-bukti mikrokontinen Jawa Timur dimunculkan di Forum GeoTUTOR
baru-baru ini.

Berhubung saya sendiri belum membaca dan dengan demikian tidak bisa
berkomentar mengenai mikrokontinen ini, saya mohon bantuan bapak-bapak
di milis untuk memberikan komentar yang nanti akan saya pasang di
forum (tentu dengan memberikan kredit kepada narasumber).

Terima kasih atas respon yang diberikan.

Salam
Minarwan

--
Minarwan
-When one teaches, two learn-
GeoTUTOR: http://www.geotutor.tk
Blog: http://desaguadero.blogspot.com

--------------------------------------------------------------------------------
PIT IAGI KE-37 (BANDUNG)
* acara utama: 27-28 Agustus 2008
* penerimaan abstrak: kemarin2 s/d 30 April 2008
* pengumuman penerimaan abstrak: 15 Mei 2008
* batas akhir penerimaan makalah lengkap: 15 Juli 2008
* abstrak / makalah dikirimkan ke:
www.grdc.esdm.go.id/aplod
username: iagi2008
password: masukdanaplod

--------------------------------------------------------------------------------
PEMILU KETUA UMUM IAGI 2008-2011:
* pendaftaran calon ketua: 13 Pebruari - 6 Juni 2008
* penghitungan suara: waktu PIT IAGI Ke-37 di Bandung
AYO, CALONKAN DIRI ANDA SEKARANG JUGA!!!

-----------------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
Bank BCA KCP. Manara Mulia
No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
---------------------------------------------------------------------
DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information posted on 
its mailing lists, whether posted by IAGI or others. In no event shall IAGI and 
its members be liable for any, including but not limited to direct or indirect 
damages, or damages of any kind whatsoever, resulting from loss of use, data or 
profits, arising out of or in connection with the use of any information posted 
on IAGI mailing list.
---------------------------------------------------------------------


This email was Anti Virus checked by Administrator.
http://www.bpmigas.com


--------------------------------------------------------------------------------
PIT IAGI KE-37 (BANDUNG)
* acara utama: 27-28 Agustus 2008
* penerimaan abstrak: kemarin2 s/d 30 April 2008
* pengumuman penerimaan abstrak: 15 Mei 2008
* batas akhir penerimaan makalah lengkap: 15 Juli 2008
* abstrak / makalah dikirimkan ke:
www.grdc.esdm.go.id/aplod
username: iagi2008
password: masukdanaplod

--------------------------------------------------------------------------------
PEMILU KETUA UMUM IAGI 2008-2011:
* pendaftaran calon ketua: 13 Pebruari - 6 Juni 2008
* penghitungan suara: waktu PIT IAGI Ke-37 di Bandung
AYO, CALONKAN DIRI ANDA SEKARANG JUGA!!!

-----------------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
Bank BCA KCP. Manara Mulia
No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
---------------------------------------------------------------------
DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information posted on 
its mailing lists, whether posted by IAGI or others. In no event shall IAGI and 
its members be liable for any, including but not limited to direct or indirect 
damages, or damages of any kind whatsoever, resulting from loss of use, data or 
profits, arising out of or in connection with the use of any information posted 
on IAGI mailing list.
---------------------------------------------------------------------




---------------------------------
Looking for last minute shopping deals?  Find them fast with Yahoo! Search.
This email was Anti Virus checked by Administrator.
http://www.bpmigas.com


--------------------------------------------------------------------------------
PIT IAGI KE-37 (BANDUNG)
* acara utama: 27-28 Agustus 2008
* penerimaan abstrak: kemarin2 s/d 30 April 2008
* pengumuman penerimaan abstrak: 15 Mei 2008
* batas akhir penerimaan makalah lengkap: 15 Juli 2008
* abstrak / makalah dikirimkan ke:
www.grdc.esdm.go.id/aplod
username: iagi2008
password: masukdanaplod

--------------------------------------------------------------------------------
PEMILU KETUA UMUM IAGI 2008-2011:
* pendaftaran calon ketua: 13 Pebruari - 6 Juni 2008
* penghitungan suara: waktu PIT IAGI Ke-37 di Bandung
AYO, CALONKAN DIRI ANDA SEKARANG JUGA!!!

-----------------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
Bank BCA KCP. Manara Mulia
No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
---------------------------------------------------------------------
DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information posted on 
its mailing lists, whether posted by IAGI or others. In no event shall IAGI and 
its members be liable for any, including but not limited to direct or indirect 
damages, or damages of any kind whatsoever, resulting from loss of use, data or 
profits, arising out of or in connection with the use of any information posted 
on IAGI mailing list.
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke