Banyak hal yang bisa dilakukan person-person geologist yang secara profesi 
dibawah payung IAGI. Saya kira sah-sah juga kalau sebagai makhluk sosial si 
geologist berinteraksi dengan masyarakat untuk lebih menunjukkan komitment 
pengetahuan atau kompetensi geologist bagi masyarakat sosial atau masyarakat 
industri. 
 
Secara sengaja, pada tanggal 24-25 Juni dan 30 Juni 2008, ketika ada 
Sosialisasi Pengurangan Resiko Bencana Geologi di 5 kecamatan (Pulung, Ngrayun, 
Slahung, Pudak, Sawoo) di lereng Gunung Wilis dan Pegunungan Selatan, Ponorogo, 
kawan-kawan Pemda selaku fasilitator menujuk saya untuk turun ke lapangan dan 
sepakat kita memperkenalkan diri sebagai IAGI. Dan terjadilah diskusi di 
kampung-kampung lereng pegunungan yang rawan longsor kita bercerita geologi dan 
bencana dengan bahasa mereka, ditemani pisang rebus, telo godog digoreng, 
kacang rebus, ademnya minta ampun. Kawan pemda Ponorogo juga gak masalah (walau 
tahu saya orang ngu-ge-em), tapi saya juga memasang logo IAGI sebagai payung 
profesi untuk tetap komitment dengan grass root yang rentan terhadap resiko 
geologi. 
 
Demikian juga nanti tanggal 2 Juli 2008, ketika masyarakat pelaku penggalian 
golongan C dikumpulkan oleh pemerintah kab.Gunungkidul untuk mensosialisasikan 
regulasi penambangan galian C yang ramah lingkungan dan tata kelola lingkungan 
tambang non-logam, ketika saya dikontak pemda, langsung saja saya minta pemda 
Gunungkidul kontak IAGI (PP-IAGI) dibawa ke forum usaha kecil penggalian gol.C. 
Lah..,kalau kawan-kawan IAGI Jkt (tentu susah datang ke Gunungkidul pada hari 
itu), ntar saya bisa memberikan materi sosialisasi IAGI ke forum UKM galian C. 
 
2 conto kegiatan tersebut, tidak bisa kita lihat dari sisi "profit", mungkin 
malah tombok bagi organisasi IAGI atau si pemateri yang ditunjuk. Tapi ini 
adalah conto kecil bentuk-bentuk komitment untuk menggerakan "nama IAGI" di 
tengah-tengah masyarakat atau pemda yang jauh dari pusat kekuasaan.. Bagi saya 
(kalau ditunjuk..., yaa...sebagian sudah saya jalankan) Alhamdulillah..., 
infaq-infaq yang diperoleh dari kegiatan joint study dengan oil kumpeni bisa 
kita alihkan ke kegiatan sosial sambil mensosialisasikan geologi / IAGI kepada 
mereka-mereka yang kadang sedikit 'terabaikan" oleh dinamika perekonomian di 
pusat kekuasaan.  
Saya kira hal seperti ini bisa dilipatkan-gandakan ke komunitas lainnya oleh 
person-person geologist (baik nunggu instruksi PP-IAGI atau secara mandiri 
sebagai profesional geologist) di penjuru bumi Nusantara sampai di sudut-sudut 
kecil wilayah Indonesia. Pekerjaan PP-IAGI tinggal mendorong person-person 
tersebut untuk diperbanyak aktiviti-nya. 
 
Nuwun, Agus Hendratno (kta.2343)  
 
 
 


hu, 6/26/08, Ismail Zaini <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

From: Ismail Zaini <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: Re: [iagi-net-l] pertanyaan/jawaban pak ismail (Re: [iagi-net-l] 
Pertanyaan / jawaban untuk RDP & nDaru)
To: [email protected]
Date: Thursday, June 26, 2008, 12:23 PM

Makasih Bang Iful , berani maju sbg Capres IAGI saja aku sdh  sangat salut , 
bayangin dari ribuan anggota hanya 3 yang mau maju , hanya 0.1 % 
............lha kalau 0 % terus gimana.....apa hrs dioutsourchingkan..
Kalau tidak salah aku pernah denger ada ahli gula itu punya singakatan juga 
IAGI ( Ikatan Ahli Gula Indonesia ) mungkin bisa di cek , apa perlu 
didaftarkan ke Depkumham nama iagi ini.

salam

ISM
----- Original Message ----- 
From: "mohammad syaiful" <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[email protected]>
Sent: Wednesday, June 25, 2008 5:57 PM
Subject: [iagi-net-l] pertanyaan/jawaban pak ismail (Re: [iagi-net-l] 
Pertanyaan / jawaban untuk RDP & nDaru)


> Pertanyaan pak Ismail memang sederhana dan mendasar. Coba saya tanggapi 
> ya.
>
> Katanya, setiap insan ini 'kan punya dua sisi: sbg indivisu sekaligus
> sbg makhluk sosial. Sbg individu, ya 3 keperluan pokoknya: pangan,
> pakaian, dan papan (tempat tinggal).
>
> Nah, sbg insan sosial, ternyata manusia butuh berkelompok, dan istilah
> kerennya adalah berorganisasi. Kenapa? Agar eksistensinya diakui oleh
> individu lain, agar saling-menolong (atau malahan memusuhi?), dan
> terutama adalah utk memenuhi kebutuhan pokoknya tadi (P3). Silakan ini
> utk diaplikasikan dalam 'berorganisasi di lingkungan ahli
geologi'.
>
> Iuran anggota? Mungkin bendahara atau sekretariat nanti dapat
> memberikan penjelasan yg lebih gamblang. Setahu saya, formulir terbaru
> mewajibkan setiap anggota utk membayar iuran Rp 130.000,-. Mari
> berhitung, misalkan anggota IAGI yg aktif saja sebanyak 2000 orang dan
> mau membayar iuran, maka setiap tahun, IAGI akan punya dana dari pos
> ini sebesar Rp 260 juta.
>
> Tapi ingat lho, kalo nggak salah, Rp 75 ribu adalah utk jatah MGI
> (Majalah Geologi Indonesia). Jadi sebanyak Rp 150 juta harus
> disetorkan utk penerbitan MGI, minimal 3x setahun (cmiiw). Jadi
> sisanya adalah Rp 110 juta.
>
> Kita coba deh utk terbitkan lagi 'Berita IAGI', misalkan saja dg
harga
> yg cukup murah, yaitu total Rp 15 juta saja (termasuk pencetakan dan
> pengiriman ke setiap alamat anggota). Kalau bisa setiap 3 bulan
> terbit, artinya ada 4 kali penerbitan dalam setahun, dananya Rp 60
> juta. Lumayan masih Rp 50 juta.
>
> Sekarang, coba kita bikin 'tour lecturing' (lihat imil saya
lainnya di
> milis ini) dan dg asumsi dana dibiayai oleh IAGI. Utk setiap 'tour
> lecturing' bisa di-rata2kan total Rp 3 juta (paling tidak utk:
> transportasi Jkt - daerah Rp 1,5 juta, akomodasi Rp 500 ribu; konsumsi
> acara Rp 1 juta; belum lainnya). Yaaa, hanya cukup utk bikin 'tour
> lecturing' sebanyak kurang dari 17 kali saja. Duite wis entek, mas...
>
> Makanya diperlukan pemasukan dana dari pos-pos lainnya dan bantuan yg
> tidak harus berupa uang. Belum lagi kalo banyak program lainnya. Wah,
> memang ternyata kita perlu juga amunisi yg bagus utk berperang.
>
> Anggota-anggota IAGI seharusnyalah dapat berperan sbg ujung-ujung
> tombak utk memasyarakatkan ilmu geologi, baik melalui lingkugan RT,
> RW, kelurahan, masjid, kelompok sepedanya, dsb.
>
> Kalo perlu, nanti disambung lagi. Tabik.
>
> salam,
> syaiful
>
>
> On 6/26/08, Ismail Zaini <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>>
>>  Pertanyaan saya simpel saja , anggota iagi ini sudah ribuan ( saya
saja 
>> sdh
>> tercatat sbg anggota yang ke 800 sekian / No. Anggota 800 sekian ). yg
>> terdiri dari berbagai bidang , kalau semua anggota membayar iuran dg 
>> rutin
>> maka akan terkumpul dana yg relatif besar untuk menunjang kegiatan
>> kegiatannya  .
>>  Pertanyaanya Bagaimana memberdayakan potensi anggota yang sekian 
ribu 
>> ini
>> ? ( Program apa yang akan dilakukan shg  bagi si geolog akan merasa
beda
>> apabila ikut anggota iagi daripada tdk , bagi pengurus  akan punya
modal
>> dasar yang cukup besar.)
>>  Kalau ditarik lagi pertanyaan dasarnya , buat apa kita berorganisasi.
>>
>>  ISM
>>
>>
>
>
> -- 
> Mohammad Syaiful - Explorationist, Consultant Geologist
> Mobile: 62-812-9372808
> Emails:
> [EMAIL PROTECTED] (business)
> [EMAIL PROTECTED]
>
> Technical Manager of
> Exploration Think Tank Indonesia (ETTI)
>
>
--------------------------------------------------------------------------------
> PIT IAGI KE-37 (BANDUNG)
> * acara utama: 27-28 Agustus 2008
> * penerimaan abstrak: kemarin2 s/d 30 April 2008
> * pengumuman penerimaan abstrak: 15 Mei 2008
> * batas akhir penerimaan makalah lengkap: 15 Juli 2008
> * abstrak / makalah dikirimkan ke:
> www.grdc.esdm.go.id/aplod
> username: iagi2008
> password: masukdanaplod
>
>
--------------------------------------------------------------------------------
> PEMILU KETUA UMUM IAGI 2008-2011:
> * pendaftaran calon ketua: 13 Pebruari - 6 Juni 2008
> * penghitungan suara: waktu PIT IAGI Ke-37 di Bandung
> AYO, CALONKAN DIRI ANDA SEKARANG JUGA!!!
>
>
-----------------------------------------------------------------------------
> To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
> To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
> Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
> Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
> Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
> No. Rek: 123 0085005314
> Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
> Bank BCA KCP. Manara Mulia
> No. Rekening: 255-1088580
> A/n: Shinta Damayanti
> IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
> IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
> ---------------------------------------------------------------------
> DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information 
> posted on its mailing lists, whether posted by IAGI or others. In no event

> shall IAGI and its members be liable for any, including but not limited to

> direct or indirect damages, or damages of any kind whatsoever, resulting 
> from loss of use, data or profits, arising out of or in connection with 
> the use of any information posted on IAGI mailing list.
> ---------------------------------------------------------------------
>
> 


--------------------------------------------------------------------------------
PIT IAGI KE-37 (BANDUNG)
* acara utama: 27-28 Agustus 2008
* penerimaan abstrak: kemarin2 s/d 30 April 2008
* pengumuman penerimaan abstrak: 15 Mei 2008
* batas akhir penerimaan makalah lengkap: 15 Juli 2008
* abstrak / makalah dikirimkan ke:
www.grdc.esdm.go.id/aplod
username: iagi2008
password: masukdanaplod

--------------------------------------------------------------------------------
PEMILU KETUA UMUM IAGI 2008-2011:
* pendaftaran calon ketua: 13 Pebruari - 6 Juni 2008
* penghitungan suara: waktu PIT IAGI Ke-37 di Bandung
AYO, CALONKAN DIRI ANDA SEKARANG JUGA!!!

-----------------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
Bank BCA KCP. Manara Mulia
No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
---------------------------------------------------------------------
DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information posted on
its mailing lists, whether posted by IAGI or others. In no event shall IAGI and
its members be liable for any, including but not limited to direct or indirect
damages, or damages of any kind whatsoever, resulting from loss of use, data or
profits, arising out of or in connection with the use of any information posted
on IAGI mailing list.
---------------------------------------------------------------------


      

Kirim email ke