Yth . Cak Yatno , Setuju sekali, hanya untuk berburu ke sana tidak mudah karena perlu daya , tenaga, dan waktu yang panjang - - -tak iyeh. Walaupun demikian, puji Tuhan bahwa ada saja orang-orang yang dituntun oleh Yang Kuasa untuk datang ke Bandung membawa informasi dan contoh-contoh. Kemaren siang misalnya, mang Okim ketamuan Pak Sarno dan rombongan pensiunan Departemen Perindustrian . Pak Sarno yang penulis buku Permata dan Batupermata dan pensiunan DSDM Bandung cerita bahwa di sekitar Blangkejeren pernah ditemukan the real emerald yang terjebak dalam batuan marmer / gamping yang diintrusi oleh granit ( seperti yang ada di Vietnam dan Kamboja ) .
Sehubungan dengan potensi terpendam ini maka mang Okim ngusulin ke Depperin agar masyarakat Blangkejeren dapat segera diberikan bantuan mesin lengkap sehingga industri kerajinan batumulia bisa berkembang di sana. Kalau usulan ini diterima, insyaallah mang Okim yang tahun ini konon telah dicatat jadi anggota team evaluasi kelayakan pengembangan batumulia di 12 Kabupaten di Indonesia bisa jalan-jalan ke sana - - - - sambil menyelam minum emerald tak iyeh. Nah, itu dulu ya Cak Yatno. Nuhun atas encouragement dan masukan Anda. Semoga kalau mang Okim sempat ke Blangkejeren, bisa nemukan juga fasies burung spesial yang suaranya lebih merdu dari cucak rowo dll. Salam batumulia, Mang Okim ----- Original Message ----- From: Y S Yuwono To: [email protected] Cc: [EMAIL PROTECTED] Sent: Wednesday, July 16, 2008 2:45 PM Subject: Re: [iagi-net-l] TEMUAN BARU : FLUORITE dan AVENTURINE di ACEH Mas Miko Secara geografis maupun geologis di Aceh sangat memungkinkan ditemukan batu mulia lain yang lebih bergengsi selain nephrite jade, misalnya: Ruby dan Sapphire seperti di Siam dan Yangoon. Selamat berburu. salam, Yatno

