Yth Pak Yatno,

Heemmm, mang Okim jadinya ngiler juga melihat angka 1 milyar Rp untuk sebuah
Anthorium. Nanti kalau Tuhan nuntun orang  ke Pak Yatno dan ngasi rejeki
besar, jangan lupa cerita ke kami ya, biar kami yang sering megap-megap
mikirin overhead bulanan ini termotivasi untuk diversifikasi produk - - -
ta' iya . Bukankah miara Anthorium tak perlu banyak ke luar rumah kan ?
Entar aahh, mang Okim mau bujukin neng Ai supaya mulai nyari bibit
Anthorium- - - untuk mendukung hobbi batumulia !

Oh ya, bicara-bicara semilyar rupiah, kemaren mang Okim dideketin oleh
seorang rekan yang Presiden dari sebuah Rotary Club di Bandung ( pengacara
beken ! ). Dia menunjukkan beberapa sertifikat batumulia yang diterbitkan
oleh Appraiser batumulia kelas dunia yang sangat terkenal yaitu Gubelin.

Ceritanya, rekan mang Okim tersebut diminta tolong oleh kenalannya yang
tinggal di Bandung untuk menawarkan batumulia koleksinya ke seorang Sultan
terkenal di Brunei ( rekan mang Okim  punya jalur khusus ke Baginda
Sultan ). Karena takut ketipu, mang Okim  diminta tolong untuk memeriksa
keabsahan sertifikat dan batumulianya. Seluruhnya ternyata OK.

Rekan-rekan Gem Lovers mau tahu harganya ? Sebutir merah delima, pigeon
blood yang beratnya hanya 5 karat ( 1 gram ), harganya US$ 1 juta. Ada juga
yang lebih besar,  harganya US$ 10 juta. Mendengar harga-harga tersebut,
mang Okim jadinya mikir, jangan-jangan uang neng Artalita US$ 660.000  yang
diberikannya ke jaksa Urip memang untuk transaksi  batu permata ya ?
Wallahualam deh.

Tuh Pak Yatno, bisnis batumulia ternyata tak kalah huebatnya dengan
bisnis-bisnis lainnya, hanya hokki kita belum nyampe ta' iya. Semoga saja
dengan Anthoriumnya, Pak Yatno bisa cepat take off dan mang Okim bisa nyusul
kemudian . Amiiin.

Salam batumulia dan salam Anthorium,
Mang Okim


----- Original Message -----
From: "Y S Yuwono" <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[email protected]>
Sent: Monday, July 28, 2008 11:55 AM
Subject: [iagi-net-l] Anthorium


> Mang Okim and Rekans
> Kalo ada yang hoby tanaman hias boleh kita sharing pengalaman merawat atau
> tukar menukar koleksi. Tanaman hias tidak kalah rumit dengan gemstone,
hoby
> yang menantang dan cukup tinggi apresiasinya. Karena jauh hubungannya
dengan
> geologi sebaiknya pakai japri aja. Note: rekord harga tertinggi anthorium:
1
> Milyar Rp., Agglonema: Rp.660 jt.
> Salam
> Yatno
>


--------------------------------------------------------------------------------
PIT IAGI KE-37 (BANDUNG)
* acara utama: 27-28 Agustus 2008
* penerimaan abstrak: kemarin2 s/d 30 April 2008
* pengumuman penerimaan abstrak: 15 Mei 2008
* batas akhir penerimaan makalah lengkap: 15 Juli 2008
* abstrak / makalah dikirimkan ke:
www.grdc.esdm.go.id/aplod
username: iagi2008
password: masukdanaplod

--------------------------------------------------------------------------------
PEMILU KETUA UMUM IAGI 2008-2011:
* pendaftaran calon ketua: 13 Pebruari - 6 Juni 2008
* penghitungan suara: waktu PIT IAGI Ke-37 di Bandung
AYO, CALONKAN DIRI ANDA SEKARANG JUGA!!!

-----------------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
Bank BCA KCP. Manara Mulia
No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
---------------------------------------------------------------------
DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information posted on 
its mailing lists, whether posted by IAGI or others. In no event shall IAGI and 
its members be liable for any, including but not limited to direct or indirect 
damages, or damages of any kind whatsoever, resulting from loss of use, data or 
profits, arising out of or in connection with the use of any information posted 
on IAGI mailing list.
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke