Kalau batuan digoreskan ke kaca - dan batuan tersebut batu alami tidak menjadi masalah; tetapi bila batuan tersebut sintetis - malah akan repot dari si empunya batuan tersebut yang meringis ketakutan batuanya menjadi cacat.
Bagaimana kalau pakai cara sederhana untuk membedakan hal tersebut. 1. keringkan/lmengelap batuan tersebut hingga kering atau tidak berminyak (bekas tangan) 2. teteskan air ( satu tetes) dipermukaan batu tersebut 3. bila tetes air tersebut mudah meluber kebawah, berarti batuan tersebut 'hampir' dipastikan sintetis 4. bila tetes air tersebut relatif tetap (tertahan) diatas batuan tersebut, berarti batuan tersebut alami. Begitu juga membedakan diamond 'berlian' dengan american diamond 'sintetis'. Cukup memakai cara reflection cahaya dengan dasar warna yang berbeda. Syukur-syukur mempunyai alat diamond detector, sungguh sangat simple. Salam, SR On 7/24/08, noor syarifuddin <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Pak Miko, > > Seandainya kita di pasar batu akik (misal: Kebun Sayur di Balikpapan), > petunjuk praktis apa yang bisa dipakai untuk membedakan batuan yang betul > dengan hasil "jenangan"...? Apa teknik menggores ke kaca masih valid ? > > > > > > salam, > > >

