Mengapa Indonesia bukan pengekspor dan menguasai pasaran minyak kelapa ?
Mungkin karena dikonsumsi sendiri. Di Indonesia masayarakatnya gemar
goreng-gorengan.
Apakah pohon kelapa disini juga kelapa sawit ? Kalao orang jawa
biasanya ngga ngenali kelapa sawit tetapi lebih tau kelapa biasa (yg
kalau dijemur menjadi kopra sebagai bahan minyak goreng) cmiiw

RDP


2008/9/2 hanif nugraha <[EMAIL PROTECTED]>:
> punten pak awang,bantu menyebarkan artikel ini boleh? d blog
> tulisannya bagus bgt sih
> hatur nuhun
>
> --- On Mon, 1/9/08, Awang Satyana <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> From: Awang Satyana <[EMAIL PROTECTED]>
> Subject: [Forum-HAGI] OOT : Tragis Rayuan Pulau Kelapa
> To: "Geo Unpad" <[EMAIL PROTECTED]>
> Cc: "Eksplorasi BPMIGAS" <[EMAIL PROTECTED]>, "IAGI"
> <[email protected]>, "Forum HAGI" <[EMAIL PROTECTED]>
> Date: Monday, 1 September, 2008, 10:38 PM
>
> Minggu lalu sebuah harian ibu kota (Bisnis Jakarta, 26 Agustus 2008) membuat
> saya termenung.
>
>
>
> Dengan panjang garis pantai lebih dari dua kali keliling Bumi , Indonesia
> memiliki areal kelapa terluas di dunia, yaitu sekitar 3,9 juta hektare.
> Produksi tahunannya 3,3 juta ton setara kopra.
>
>
>
> Meskipun demikian, Indonesia bukan produsen kelapa terbesar di dunia
> sehingga Indonesia bukan pula penguasa pasar kelapa dunia. Adalah Filipina
> produsen kelapa terbesar di dunia yang menguasai 40,5 %  pangsa pasar kelapa
> dunia, sementara Indonesia hanya menguasai 19,2 %. Lalu, Indonesia baru
> mampu menghasilkan 22 jenis produk turunan kelapa, sementarta Filipina sudah
> mampu menghasilkan 100 jenis produk turunan kelapa.
>
>
>
> Dengan garis pantai terpanjang di dunia, lahan kelapa terluas di dunia,
> mengapa Indonesia hanya mampu memasok tak sampai seperlima konsumsi dunia,
> sementara Filipina yang garis pantai dan lahannya lebih pendek dan lebih
> sempit, mampu mengungguli Indonesia ? Jelas produktivitas kelapa kita
> rendah, tak sampai 1 ton per hektare per tahun. Apa penyebabnya ? Banyak
> kebun kelapa yang pohon-pohonnya telah tua dan sakit, tetapi tak diremajakan
> atau dirawat. Nah, terlena lagi lalu kita terkesiap saat sebuah negara kecil
> mengungguli kita. Sudah terlambat jelas, tetapi kalau tetap tak peduli ya
> sungguh keterlaluan.
>
>
>
> Indonesia punya 18.110 pulau (data 2003, sebelumnya 17.508, sebelumnya lagi
> 13.667 pulau); Filipina punya 7107 pulau. Semakin banyak pulaunya tentu
> semakin panjang garis pantainya. Karena kelapa banyak tumbuh di
> pantai-pantai pulau tropis, maka semakin banyak pulaunya semakin banyak
> pohon kelapanya. Sayang, Indonesia kalah oleh Filipina soal produktivitas
> kelapa.
>
>
>
> Padahal kelapa dalam kehidupan orang Indonesia punya akar yang sangat
> panjang dalam sejarah. Bahkan sesungguhnya Merah Putih kita diturunkan dari
> tradisi sejarah purba nenek moyang Indonesia yang gemar menyantap kelapa dan
> gula merah. Sang Saka Merah Putih adalah Gula Merah dan Kelapa Putih.
> Misalnya, pada zaman Kerajaan Mataram, warna merah putih dikenal sebagai
> Gula Kelapa (Gula=merah, Kelapa=putih). Salah satu bentuknya masih tersimpan
> sebagai pusaka dalam Keraton Surakarta, yaitu bendera Kyai Ageng Tarub,
> putra Raden Wijaya, yang dasarnya berwarna putih dengan tulisan Arab Jawa
> dan atasnya bergaris merah. Dalam babad tanah Jawa yang bernama Babad
> Mentawis disebutkan bahwa ketika Sultan Ageng berperang melawan negri Pati.
> Tentaranya bernaung di bawah bendera Merah Putih "Gula Kelapa". Sultan Ageng
> memerintah tahun 1613-1645.
>
>
>
> Bacalah buku Mohammad Yamin (1958 : 6000 Tahun Sang Saka Merah Putih), di
> dalamnya kita akan tahu betapa kelapa telah mengurat dan mengakar di
> kehidupan orang Indonesia sejak masa purba.
>
>
>
> Ismail Marzuki, mungkin akan menangis melihat kenayataan bahwa Indonesia
> bukan pulau kelapa yang jaya (lagi). Sang komponis besar kita itu
> menganggit  sebuah lagu yang selalu dinyanyikan sampai sekarang – tetapi
> tinggal kenangan. Inilah sebuah tragis Rayuan Pulau Kelapa.
>
>
>
>
>
> "Tanah airku Indonesia
>
> Negeri elok amat kucinta
>
> Tanah tumpah darahku yang mulia
>
> yang kupuja sepanjang masa
>
>
>
> Tanah airku aman dan makmur
>
> Pulau kelapa yang amat subur
>
> Pulau melati pujaan bangsa
>
> Sejak dulu kala
>
>
>
> Melambai-lambai
>
> Nyiur di pantai
>
> Berbisik-bisik
>
> Raja Kelana
>
>
>
> Memuja pulau
>
> Nan indah permai
>
> Tanah airku, Indonesia"
>
>
>
> Kelapa, Cocos nucifera, Linn memang belum diketahui asal-muasalnya; tetapi
> nama Cocos berasal dari bahasa Arab :  "gauzoz Indi", artinya "biji dari
> Indonesia". Sejak dulu kala Indonesia adalah Pulau Kelapa. Mari kita jayakan
> lagi !
>
>
>
>
>
> Salam,
>
> awang
>
> _______________________________________________
> Pertemuan Ilmiah Tahunan HAGI ke-33
>
> "Geohazard : A Challenge for Geophysics"
>
> 3 - 5 November 2008
> Hyatt Regency Hotel, Bandung, Jawa Barat
> _______________________________________________
> The Indonesian Assosiation Of Geophysicists mailing list.
> [EMAIL PROTECTED]
> www.hagi.or.id
>
> ________________________________
> Get your new Email address!
> Grab the Email name you've always wanted before someone else does!
> _______________________________________________
> Pertemuan Ilmiah Tahunan HAGI ke-33
>
> "Geohazard : A Challenge for Geophysics"
>
> 3 - 5 November 2008
> Hyatt Regency Hotel, Bandung, Jawa Barat
> _______________________________________________
> The Indonesian Assosiation Of Geophysicists mailing list.
> [EMAIL PROTECTED]
> www.hagi.or.id
>



-- 
http://tempe.wordpress.com/
Telling the truth is important
Telling the positive is better !!!

--------------------------------------------------------------------------------
PIT IAGI KE-37 (BANDUNG)
* acara utama: 27-28 Agustus 2008
* penerimaan abstrak: kemarin2 s/d 30 April 2008
* pengumuman penerimaan abstrak: 15 Mei 2008
* batas akhir penerimaan makalah lengkap: 15 Juli 2008
* abstrak / makalah dikirimkan ke:
www.grdc.esdm.go.id/aplod
username: iagi2008
password: masukdanaplod

--------------------------------------------------------------------------------
PEMILU KETUA UMUM IAGI 2008-2011:
* pendaftaran calon ketua: 13 Pebruari - 6 Juni 2008
* penghitungan suara: waktu PIT IAGI Ke-37 di Bandung
AYO, CALONKAN DIRI ANDA SEKARANG JUGA!!!

-----------------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
Bank BCA KCP. Manara Mulia
No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
---------------------------------------------------------------------
DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information posted on 
its mailing lists, whether posted by IAGI or others. In no event shall IAGI and 
its members be liable for any, including but not limited to direct or indirect 
damages, or damages of any kind whatsoever, resulting from loss of use, data or 
profits, arising out of or in connection with the use of any information posted 
on IAGI mailing list.
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke