Rekan-rekan Gem-Lovers yang budiman,

Mumpung masih bulan Syawal, mang Okim mohon maap lahir dan bathin atas 
kesalahan, keliru ucap, keliru tulis, dan segala macam dosa yang dengan sengaja 
ataupun tidak sengaja telah mang Okim lakukan, baik secara langsung ataupun 
lewat milis IAGI yang kita cintai ini.

Setelah sekian lama mang Okim tidak nongol di hadapan Gem-Lovers, mang Okim 
akan coba   lagi ngadongeng tentang batumulia yang semoga dapat nambah wawasan 
rekan-rekan Gem-Lovers. Kebetulan sekali beberapa hari yang lalu mang Okim 
menerima telpon dari seorang rekan di Kutacane, Aceh Tenggara, yang 
menceritakan tentang batumulia yang baru saja ditemukannya .  Menurut dia , 
batu tersebut memiliki kekerasan 9 skala Mohs. 

Mang Okim yang kemudian minta agar contohnya segera dikirim ke Bandung, 
menerima contoh tersebut hari ini dengan dilampiri pesan singkat sbb. :

Assalamualaikum W.W.,

Berdasarkan hasil analisa awal melalui uji-test kekerasan dengan hardness 
pencil yang Bapak Sujatmiko berikan kepada saya, batumulia yang saya paketkan 
ini menunjukkan kekerasan lebih kurang 9 skala Mohs. Untuk analisis 
selanjutnya, kami sangat mengharapkan kerja sama yang baik kepada Bapak 
Sujatmiko sebagai mitra bisnis kami.

Demikian saja informasi dari kami,
Wassalam, Anwar Sani ST

Perlu mang Okim tambahkan bahwa Pak Anwar Sani ST ini adalah tokoh yang telah 
menemukan batumulia jenis Aventurine dan juga Fluorit di Aceh ( beritanya telah 
mang Okim posting di milis IAGI beberapa waktu yang lalu ). Untuk temuannya 
kali ini, sangat besar kemungkinan bahwa yang diharapkannya adalah intan atau 
korundum.

Kekerasannya hanya 7 skala Mohs 

Secepatnya contoh batuan diatas nyampe di Bandung, secara quick look ( bukan 
quick count lho ) mang Okim sudah bisa menebak bahwa batuan tersebut tidak lain 
adalah Kuarsa Susu. Kekerasannyapun ternyata hanya 7 skala Mohs ( diuji dengan 
hardness pencil produksi Bandung ). Mang Okim  segera mengirim SMS berikut ke 
Pak Anwar Sani :

Mang Okim : Pak Anwar Sani,  contoh batu telah diterima, kekerasannya hanya 7 
skala Mohs. ( tidak tergores dengan hardness pencil nomer 8 ). Kesimpulannya 
Kuarsa. Salam, miko

Pak Anwar Sani : Baiklah Pak, kalo begitu kami usahakan cari batu yang lebih 
baik. Terima kasih atas kerjasamanya Pak. Hanya maaf ya Pak, sample batu yang 
kami kirimkan itu asalnya berbentuk bidang persegi empat / kubus  seberat 25 
kg. Yang kami ambil tepinya sedikit. Bagaimana menurut Bapak ?

Mang Okim : Penjelasan Pak Anwar lebih memperkuat lagi dugaan kami bahwa batu 
tersebut adalah Kuarsa.

Rekan-rekan Gem- Lovers,

Itulah sekedar dongeng singkat dari mang Okim. Adanya perbedaan hasil uji 
kekerasan kemungkinan besar diakibatkan oleh kekeliruan dalam cara pengujian ( 
hardness pencil tidak digoreskan ke permukaan batuan yang rata ). Karena Pak 
Anwar Sani tidak minta sertifikat, maka mang Okim tidak melanjutkan proses ke 
pemeriksaan gemologi yang lebih detail . Walaupun begitu, insyaallah 
kesimpulannya tidak meleset mengingat seringnya mang Okim menangani batuan 
serupa.

Semoga bermanfaat,
Wassalam, mang Okim

Keterangan gambar :
Inilah dia contoh batu yang dikirim oleh Pak Anwar Sani. Dikira batu jenis 
precious stone yang kekerasannya nyampe 9, batu tersebut ternyata hanyalah  
Kuarsa Susu atu Milky Quartz yang kekerasannya 7. Angka di penggaris 
menunjukkan ukuran dalam cm.

<<P1000324-KUARSA RESIZED.jpg>>

Kirim email ke