RDP , Sakjane tdk sulit kalau mau menulis kan ini untuk
konsumsi awam jadi ckp dg bhs sederhana saja yang "membumi"(
dimuat di media umum / Kompas.com ), sampeyan wae bisa misalnya
judulnya "Teknologi Satelit untuk Pencarian Minyak' ditulis
juga mengenahi peran geologist di industri migas, biar netral
Penulisnya dicantumkan saja misalnya = RDP ( Pengamat Migas ),
kan netral tidk mengatasnamakan siapa siapa yg penting pesanya
nyampai.yang penting dapat memberikaan pengertian masyarakat luas / yg
awam migas. untuk  pelurusan persepsi yang spt ditulis praktisi
 itu  yaitu ;Amrik punya teknologi satelit untuk cari minyak yang tdk perlu
susah susah spt Wong Indonesia mencari minyak masih pakai
manual dtg langsung spt "gerilyawan'.geologist nya ... (
"Sedangkan, perusahaan di Indonesia, terang Hariady, masih
mencari migas secara manual dengan memanfaatkan tenaga
ahligeologi yang secara bergerilya mendatangi cekungan-cekungan
yang telah dipetakan dan kemudian meneliti lantas memastikan
ada tidaknya kandungan minyak yang dicari, katanya."}
ISM


 Dia menambahkan, kondisi tersebut tentunya membutuhkan
 waktu
lama yang bisa mencapai 10 tahun untuk sebuah proyek
eksplorasi dan pengeboran baru memproduksi bahan bakar
 tersebut.
>> >
> Ini yg mnurutku menyedihkan Mas Ismail.
> Kalau ada rekan yang salah kok malah dipake buat gojekan
> langsung
> "dithuthuki". Lah nanti juga kalau ada yang nulis hal sepele
> seringkali juga malah dikomentari, "ah gwe gitu aja juga
> tahu" :(
> pripun niku ?
>
> Btw, aku yakin banyak yang di mailist IAGI-net ini "mampu"
> untuk
> meluruskannya, tapi "enggan" melakukannya. Tapi lujtuna ...
> nanti kalau ada masyarakat yang keterusan salah persepsi
> kita sendiri juga yang kebakaran jenggot, sambil misuh-misuh
> dewe ....
>
> Koreksi sederhananya barangkali hanya menyatakan bahwa
>
> "Salah satu teknologi satelit moderen saat ini sudah ada
> yang digunakan dalam pencarian minyak bumi. Salah satu
> contohnya adalah dengan melihat rembesan minyak yang ada di
> permukaan air laut, atau dikenal dengan nama "slick".
> Teknologi ini sudah dikembangkan di Amerika Serikat
> (barangkali, cmiiw). Di Indonesia teknik ini juga sudah
> dipergunakan. Namun karena arus di Indonesia ini cukup deras
> karena dilewati oleh arlindo serta lalu lintas kapal
> tangker, maka penerapannya masih sulit dipakai sebagai
> satu-satunya metode dalam mencari minyak.
> (btw ini cuman misalnya aja looh, kali ada yang tahu kenapa
> teknik ini
> tidak (belum) menunjukkan hasil yg positip)
>
> dst
> dst
>
> Kalau hal sederhana bgini ngga perlu juga IAGI membuat press
> release, tetapi salah satu dari rekan disini bisa
> meluruskannya dengan menuliskan di mailist ini.
> Nanti kan tinggal di upload ke GeoBLOGi :)
>
> RDP
>
> 2008/12/24 <[email protected]>
>
>> Yang jelas Masyarakat luas Tahunya yg dibaca di Media tsb
>> kondisi permigasan kita apalagi disampaikan oleh Praktisi
>> perminyakan tsb tidak melihat salah siapa atau benar
>> siapa.selama tidak ada penjelasan atau tulisan lain di
>> Media
>> ISM
>>
>>
>> > ..kemungkinan ketiga kombinasi 1 dan 2..ke empat
>> > ilmu&pengalamannya enggak sama dgn kita..ketinggian..kali
>> > salam geologi
>> > sgm
>> > --
>> >
>> >
>> > --- On Wed, 24/12/08, [email protected]
>> > <[email protected]> wrote:
>> >
>> > From: [email protected]
>> > <[email protected]>
>> > Subject: Re: [iagi-net-l] Eksplorasi Migas Tersandung
>> > Gaptek
>> > (???) To: [email protected]
>> > Date: Wednesday, 24 December, 2008, 10:13 AM
>> >
>> > Mohon dimaklumi saja, mungkin yg bersangkutan memang
>> > tidak
>> > paham dg ekplorasi migas sesungguhnya. Kemungkinan kedua,
>> > wartawan salah kutip.
>> >
>> > Salam,
>> > Syaiful
>> >
>> >
>> > Mohammad Syaiful
>> > * handphone: +62-812-9372808
>> > * business: [email protected]
>> >
>> > -----Original Message-----
>> > From: "Amir Al Amin" <[email protected]>
>> >
>> > Date: Wed, 24 Dec 2008 09:37:36
>> > To: <[email protected]>
>> > Subject: [iagi-net-l] Eksplorasi Migas Tersandung Gaptek
>> > (???)
>> >
>> > Gemes lihat 'praktisi migas' ngomong ngasal , dikutip
>> > Kompas
>> > lagi. Mas Hariady iki sopo to?
>> >
>> > ----------------------------------
>> >
>> http://www.kompas.com/read/xml/2008/12/13/22524352/eksplorasi.migas.tersandung.gaptek>>
>>  >
>> > Eksplorasi Migas Tersandung Gaptek
>> >
>> >
>> > Sabtu, 13 Desember 2008 | 22:52 WIB
>> > *PALEMBANG, SABTU -* Masih minimnya eksplorasi minyak dan
>> > gas bumi (migas) di Indonesia karena teknologi yang
>> > dimiliki
>> > kontraktor atau perusahaan migas belum mampu secanggih
>> > perusahaan sejenis dari Amerika Serikat atau negara maju
>> > lain. Padahal, potensi bahan bakar tersebut sangat besar.
>> >
>> > Praktisi perminyakan dari UPN Veteran Yogyakarta, Hariady
>> > mengatakan hal itu, Sabtu (13/12) di Palembang, Sumatera
>> > Selatan. Menurutnya, terdapat 85 cekungan minyak di Tanah
>> > Air. Tapi, baru 15 cekungan yang telah diproduksi.
>> > Sementara, produksi migas pun masih sekitar 60 persen.
>> > Sisanya, sama sekali belum dieksplorasi, katanya.
>> >
>> > Menurut Hariady, 15 cekungan minyak yang telah diproduksi
>> > tersebut telah berlangsung seratus tahun lebih. Sampai
>> > kini
>> > masih sekitar 40 persen yang belum dieksplorasi.
>> > "Keterbatasan teknologi menjadi salah satu kendala
>> > eksplorasi sehingga produksi pun masih terbatas,"
>> > tambahnya.
>> >
>> > Ia mengatakan, sampai kini,  Indonesia belum menemukan
>> > teknologi yang sebanding dengan teknologi Amerika Serikat
>> > yang hanya menggunakan bantuan satelit sudah mampu
>> > mendeteksi keberadaan migas baik di darat maupun di
>> > perairan.
>> >
>> > Sedangkan, perusahaan di Indonesia, terang Hariady, masih
>> > mencari migas secara manual dengan memanfaatkan tenaga
>> > ahli
>> > geologi yang secara bergerilya mendatangi
>> > cekungan-cekungan
>> > yang telah dipetakan dan kemudian meneliti lantas
>> > memastikan
>> > ada tidaknya kandungan minyak yang dicari, katanya.
>> >
>> > Dia menambahkan, kondisi tersebut tentunya membutuhkan
>> > waktu
>> > lama yang bisa mencapai 10 tahun untuk sebuah proyek
>> > eksplorasi dan pengeboran baru memproduksi bahan bakar
>> > tersebut.
>> >
>> > Maka dari itulah, dengan kondisi tersebut  sudah
>> > sepatutnya
>> > bangsa ini menghemat energi karena bahan bakar tersebut
>> > sulit diproduksi karena teknologi belum mendukung,
>> > ujarnya.
>> > --
>> > ***********************************
>> > Amir Al Amin
>> > Operations/ Wellsite Geologist
>> > (62)811592902
>> > amir13120[at]yahoo.com
>> > amir.al.amin[at]gmail.com
>> > ************************************
>> >
>> >
>> >
>> >
>> >      Get your preferred Email name!
>> > Now you can @ymail.com and @rocketmail.com.
>> > http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/aa/
>>
>>
>>
>> ___________________________________________________________
>> indomail - Your everyday mail - http://indomail.indo.net.id
>>
>>
>>
>>
>> -------------------------------------------------------------------------------->>
>>  serah-terima pp-iagi: senin sore, 13 oktober 2008
>> ketua umum: LAMBOK HUTASOIT
>> sekjen: MOHAMMAD SYAIFUL
>> pasukan sedang disusun, hanya satu IAGI...
>>
>> -------------------------------------------------------------------------------->>
>>  ayo, segera pula siapkan utk PIT IAGI ke-38
>> dg tuan-rumah adalah PENGDA JATENG
>> * mungkin di semarang
>> * mungkin pula di solo
>> * mungkin juga join dg HAGI dll.
>>
>> ----------------------------------------------------------------------------->>
>>  To unsubscribe, send email to:
>> iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id To subscribe, send email
>> to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
>> Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
>> Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
>> Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
>> No. Rek: 123 0085005314
>> Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
>> Bank BCA KCP. Manara Mulia
>> No. Rekening: 255-1088580
>> A/n: Shinta Damayanti
>> IAGI-net Archive 1:
>> http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ IAGI-net
>> <http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/IAGI-net>Archive>> 2: 
>> http://groups.yahoo.com/group/iagi
>> --------------------------------------------------------------------->> 
>> DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to
>> information posted on its mailing lists, whether posted by
>> IAGI or others. In no event shall IAGI and its members be
>> liable for any, including but not limited to direct or
>> indirect damages, or damages of any kind whatsoever,
>> resulting from loss of use, data or profits, arising out of
>> or in connection with the use of any information posted on
>> IAGI mailing list.
>> --------------------------------------------------------------------->>
>>
>
>
> --
> Dongeng baru :
> -
> http://rovicky.wordpress.com/2008/12/23/prediksi-harga-minyak-perlu-tahu-walaupun-selalu-salah/>
>  -
> http://rovicky.wordpress.com/2008/12/23/hanya-dengan-pengetahuan-kita-dapat-merubah-palak-menjadi-pajak/>
>  -
> http://rovicky.wordpress.com/2008/12/21/kreatif-itu-bakat-atau-bisa-dipelajari-creative-mindset/


___________________________________________________________
indomail - Your everyday mail - http://indomail.indo.net.id



--------------------------------------------------------------------------------
serah-terima pp-iagi: senin sore, 13 oktober 2008
ketua umum: LAMBOK HUTASOIT
sekjen: MOHAMMAD SYAIFUL
pasukan sedang disusun, hanya satu IAGI...
--------------------------------------------------------------------------------
ayo, segera pula siapkan utk PIT IAGI ke-38
dg tuan-rumah adalah PENGDA JATENG
* mungkin di semarang
* mungkin pula di solo
* mungkin juga join dg HAGI dll.
-----------------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
Bank BCA KCP. Manara Mulia
No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
---------------------------------------------------------------------
DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information posted on 
its mailing lists, whether posted by IAGI or others. In no event shall IAGI and 
its members be liable for any, including but not limited to direct or indirect 
damages, or damages of any kind whatsoever, resulting from loss of use, data or 
profits, arising out of or in connection with the use of any information posted 
on IAGI mailing list.
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke