Tsunami ini karena dislokasi patahan atau karena longsoran ya ? Tsunami dulu tahun 1988 di utara Papua Nugini ada yang menduga akibat longsoran.
RDP On Wed, Jan 7, 2009 at 8:50 AM, Ma'rufin Sudibyo <[email protected]> wrote: > Tsunami di Manokwari Terdeteksi > Rabu, 7 Januari 2009 | 03:00 WIB > > Jakarta, Kompas - Dua gempa tektonik berkekuatan di atas M 7 atau 7 skala > Richter di utara Kepala Burung Papua, Minggu (4/1), berdasar rekaman Stasiun > Pasang Surut Badan Koordinasi Survei dan Pemetaan Nasional diketahui telah > menimbulkan tsunami setinggi 80 sentimeter di Manokwari, 35 cm di Biak, dan > 20 cm di Jayapura. > > Parluhutan Manurung, Kepala Bidang Medan Gaya Berat dan Pasang Surut > Bakosurtanal, Selasa (6/1), menjelaskan, gempa pertama (7,9 SR) pada pukul > 19:43:51 UTC/GMT (04:43:51 WIT) menimbulkan tsunami dengan kecepatan sekitar > 500 kilometer per jam. Manokwari berjarak 140 km dari pusat gempa terkena > terjangan gelombang pasang 17 menit setelah gempa. > > Gempa kedua (7,6 SR) pada 7:33:40 WIT pusat gempanya lebih dekat ke > Manokwari, 77 km. "Gelombang kedua datang 15 menit berikutnya disusul > gelombang ketiga sekitar interval waktu yang sama. Ini bukan gelombang > tertinggi sepanjang periode gempa susulan," ujarnya. Setelah gempa kedua, > datang gelombang yang lebih besar setinggi 0,80 meter pada pukul 8:32 WIT—60 > menit setelah gempa kedua terjadi. > > Stasiun Pasang Surut Jayapura, ibu kota Provinsi Papua, lebih dari 800 km > dari pusat gempa, mencatat tsunami 0,20 m. Tsunami ini pertama mencapai > pantai Jayapura 95 menit setelah gempa pertama dengan kecepatan 500 km per > jam. > > Di Pulau Biak, sekitar 300 km dari pusat gempa, tsunami tiba 42 menit > setelah gempa pertama dengan tinggi 0,35 m. Kecepatannya sekitar 430 km per > jam. > > Tsunami, menurut pakar tsunami dari ITB, Hamzah Latief, juga dilaporkan > PARI (Port and Airport Research Institute) Jepang. Tinggi tsunami sekitar 15 > cm dari tinggi alat pemantau pasang surut (tide gauge ) di Pulau Chichizima, > pulau paling selatan di Jepang yang berjarak ribuan km dari utara Papua. > > *Tsunami di Papua* > > Menurut Parluhutan, tinggi gelombang dan kecepatan penjalaran tsunami > tergantung jarak dari pusat gempa dan kedalaman laut. Laut berkedalaman > 4.500 m kecepatan tsunaminya bisa mencapai 700 km per jam, tetapi tinggi > gelombangnya rendah seperti riak air. Namun ketika mencapai perairan > dangkal, kecepatannya akan berkurang drastis dan bisa sangat membahayakan > karena gelombang berubah seperti tembok air yang siap tumpah ke pantai. > > "Fenomena ini ibarat mobil kencang yang direm mendadak menjelang gerbang > tol," kata Parluhutan. > > Saat ini pemantauan tsunami di kawasan timur laut Indonesia dilakukan di > stasiun pengamatan pasang surut di tiga pelabuhan, yaitu Manokwari, Biak, > dan Jayapura. > > "Data belum real time karena masih menggunakan komunikasi data GSM," ungkap > Parluhutan. >

