Rekan-rekan Gem-Lovers yang budiman, Menyusul posting mang Okim ke milis IAGI tentang " Medical Geology " yang di cc kan ke milis Fellowship D3400 dan Solaris, berikut ini mang Okim forward pertanyaan dari tokoh Solaris , Bapak Bunyamin Dharma, kepada Mas Yo di Atlanta. Perlu kiranya diinformasikan bahwa selain Gem-Lover, Bapak Bunyamin Dharma adalah penulis dari beberapa buku tentang Moluska. Kabarnya beliau sedang mempersiapkan buku tentang fosil Moluska Indonesia yang turunannya masih hidup di era kita sekarang ini.
Salam batu mulia, Mang Okim Sujatmiko e-mail : [email protected] or [email protected] www.gemafia.co.id ----- Original Message ----- From: Bunjamin Dharma To: [email protected] ; Yo Sumartojo Cc: Feni Kertikasyari ; Sadono Irana ; Kuncoro ; [email protected] ; SOLARIS ; Fellowship D3400 Sent: Saturday, March 07, 2009 9:25 PM Subject: Re: [solaris_shell_id] MEDICAL GEOLOGY : TOPIC GATHERING IAGI BULAN MEI 2009 ????? Yth. Bapak Yo, Terkait dengan informasi dari Pak Miko, saya dan rekan-rekan lainnya ingin sekali mengetahui efek dari batuan termasuk cangkang siput dan kerang terhadap penyakit pada tubuh manusia. Sekitar seminggu lalu saya membesuk seorang member Solaris yaitu ibu Yana, yang diopname di RS. Informasi terakhir beliau sudah keluar tetapi saya belum bisa menghubunginya lagi. Dari pembicaraan di RS ternyata ibu Yana memperkirakan penyakitnya terkait dengan efek batuan, beliau banyak menggeluti amonit dari Timor, ada juga fosil kayu, dan batuan lainnya. Dari buku "Cunningham's Encyclopedia of Crystal, Gem & Metal Magic" karya Scott Cunningham, 1988 disebutkan bahwa: tektite, fosil kayu, MOP (mother of pearl), mutiara, adalah termasuk elemen "akasha". Saya duga cangkang siput kerang lainnya, amonit, moldavite, LDG, meteorit juga termasuk dalam elemen akasha. Sejauh mana efek elemen akasha pada kesehatan manusia? Kita semua akan berterima kasih sekali bila Pak Yo berkenan menjelaskan pertanyaan saya, termasuk seberapa bahayanya efek radio aktif bila kita menyimpan batuan meteorit. Salam hormat, Bunjamin Dharma

