Rekan-rekan yang budiman, Dalam rangka HUT Emas ITB dan memenuhi undangan Pak Kuntoro Mangkusubroto, Direktur Badan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Aceh - Nias yang disampaikan lewat pesan sms , maka kemaren pagi, Jum'at 6 Maret 2009 , mang Okim datang ke Aula Timur ITB untuk mendengarkan Public Lecture beliau berjudul : Jumpstarting Indonesia's Reform : A Case Study from Building Back Aceh - Nias Better. Sebelum public lecture dimulai, para undangan dipersilahkan meninjau pameran poster tentang " Aceh-Nias Risen from Tsunami , 4 - year Humanitarian Journey of a United World ". Usai menyaksikan pameran poster, mang Okim masuk ke Aula Timur yang masih kosong dan mencari tempat di deretan agak ke depan. Kebetulan sekali mang Okim melihat tokoh dunia hukum Indonesia dan mantan Hakim Agung yaitu Bapak Benjamin Mangkoedilaga yang duduk sendirian dengan HP di tangan beliau. Bagaikan anggota panitia, mang Okim menyapa beliau dan mengawani beliau mengobrol sampai tamu-tamu undangan lainnya mulai berdatangan.
Pak Kuntoro memulai public lecturenya pada pukul 9.15 dan berakhir pada pukul
10.45 . Selama itu , lebih dari 500 undangan yang hadir di Aula Timur seolah
terhipnotis oleh kehebatan Pak Kuntoro dalam menyampaikan orasinya. Bagaikan
seorang deklamator , dengan suaranya yang jernih dan berlagu , Pak Kuntoro
menyampaikan orasinya . Topik demi topik tentang hal-hal yang berkaitan dengan
situasi dan kondisi di Aceh dan Nias serta strategi beliau dalam me- manage
BRR disampaikannya tanpa teks . Public lecture yang merupakan juga Public
Accountibility Report BRR tersebut diawali dengan flash back dialog beliau
dengan Pak SBY ketika pertama kali beliau diminta untuk menjadi komandan BRR .
Beliau menyampaikan keyakinannya bahwa keberhasilan dan model management BRR
dalam mereformasi Aceh dan Nias selama 4 tahun insyaallah dapat dijadikan
Model Reformasi Pemerintahan di seluruh Indonesia dan dunia ( telah diadobsi di
China, Myanmar, dan Afganistan ).
Keberhasilan yang monumental
Hal mengesankan yang disampaikan oleh Pak Kuntoro antara lain tentang Asset
Management System dan terobosan beliau to overcome bureaucratic hurdles (
mengatasi hambatan birokrasi ) seperti antara lain tidak perlu visa masuk dan
izin kerja bagi orang asing , angkatan bersenjata asing dan peralatannya yang
boleh masuk untuk tujuan kemanusiaan, barang masuk yang bebas pajak import ,
dll. Berkat terobosan-terobosan ini maka 8000 sukarelawan asing dapat melakukan
tugas kemanusiaannya dengan tenang dan 600 NGO termasuk Komunitas Yahudi Dunia
dan banyak NGO non-Muslim lainnya diterima oleh masyarakat Aceh dan Nias untuk
merehabilitasi dan merekonstruksi wilayah mereka. Keberhasilan BRR ini
dibuktikan oleh tersalurkannya dana sebesar 7.1 milyar USD dari 7,2 milyar USD
yang dipercayakan oleh negara dan dunia kepada BRR untuk selama 4 tahun
merehabilitasi dan merekonstruksi Aceh dan Nias yang porak poranda secara fisik
dan mental.
Ketika Pak Kuntoro mengakhiri orasinya, seluruh hadirin di Aula Timur serentak
berdiri untuk memberikan standing ovation kepada beliau . Selama beberapa menit
, tepuk tangan bergemuruh di Aula Timur , dan di podium, Pak Kuntoro yang
tampak sangat terharu menyampaikan kata-kata : Thank you, it is the first time
I get a standing ovation.
Setibanya di rumah dan usai sholat Jum'at, mang Okim menulis pesan sms berikut
ke Pak Kuntoro :
Yth Pak Kuntoro, dari sekian banyak menghadiri seminar / kuliah umum, baru
tadi pagi saya benar-benar menyaksikan kuliah umum yang begitu mempesona dan
inspirative. Selama hampir 11/2 jam seluruh hadirin dibuat terpukau. Tidak
heran kalau Bapak menerima standing ovation. Selamat Pak Kuntoro, Wass., miko
Semoga jejak langkah Pak Kuntoro yang begitu mengesankan dan penuh dengan
kejujuran dan ketulusan dalam mengabdi dan memperjuangkan kepentingan bangsa
dan negaranya diridhoi Allah SWT dan semoga akan diikuti oleh para pemimpin
kita lainnya. Amiin.
Wassalam,
Mang Okim
PUBLIC LECTURE PAK KUNTORO YANG MENDAPATKAN STANDING OVATION
Sujatmiko
e-mail : [email protected] or [email protected]
www.gemafia.co.id
<<P1030241-KUNTORO-500-4.jpg>>

