Mohon ijin pak Ketum, untuk urun rembug.
Saya kira apa yg dikatakan senior kita, Abah Mantri, betul sekali. Malahan
jangan sampai direnungkan saja kudu aya action nana. Tahun emas merupakan
tahun yg punya nilai strategis untuk menimbang,mengukur,mengevaluasi diri ,
manfaat apa yg sdh kita perbuat dan manfaat apa yang semestinya kita perbuat
kedepan untuk kemaslahatan bangsa.

Memasuki tahun emas IAGI ini bagaimana kalau kita membuat acara yang
monumental untuk mengenang IAGI sejak asal mula berdiri dan memikirkan
langkah2 startegis kedepan demi kejayaan IAGI diantaranya:
1. Publikasi yang komprehensif dan integral tentang tahun emas IAGI.
2. Membuat Blue Print dan Road Map IAGI untuk 25 tahun mendatang
3. Mengadakan acara selama "setahun penuh" yang bersifat mendidik masyarakat
agar lebih mencintai bumi untuk kelangsungan hidup manusia dan mahluk hidup
lainnya melalui sosialisasi kebumian untuk kalayak ramai semisal "Public
Hearing" tentang kebumian dari sisi kebencanaan, lingkungan dan manfaat.
Cenah mah Geologi berhubungan dengan 3 G (Geo Hazard, Geo Environment dan
Geo-Resources).
4. Apresiasi terhadap para ahli geologi yg telah berjasa untuk kepentingan
bangsa dan negara tercinta dengan pemberian tanda kehormatan (bisa diajukan
melalui pemerintah).
5. International Symposium on Geology of Indonesian Archipelagoes.

Dan tentunya masih banyak lagi yang bisa dilakukan selain kelima hal
tersebut. Sudah barang tentu hal tsb tidak dapat lepas dari yang namanya
biaya. Dengan pepatah berat sama dijinjing, ringan sama dipikul, Insyaallah
semua akan tercapai. Punten pak Ketum kalau tdk berkenan.

Wass
Hadiyanto

----- Original Message ----- 
From: "yanto R.Sumantri" <[email protected]>
To: <[email protected]>
Sent: Tuesday, April 28, 2009 12:08 PM
Subject: [iagi-net-l] 49 thn menuju 50 tahun so what ?


>
>
> Rekan anggota IAGI yang tercinta
>
> Mungkin karena kita terbiasa
> dengan skala geologi yang besaran - nya berkisar diatas ratusan dan jutaan
> tahun , ultah IAGI menjadi tidak menjadi penting untuk diperingati
> .Lewat begitu saja , apakah memag demikian ????
>
> Tapi tahun ini
> 49 tahun sudah IAGI berdiri , sepertinya hanya Mas Maryanto yang
> sangat antusias menyambutnya (karena kebetulan 49 adalah 7 kwardat),
>
> TETAPI 50 (lima puluh) tahun atau setengah abad saya kira adalah
> suatu tonggak yang penting untuk kita merenung , melihat atau
> menengok kebelakang dan menerawang kedepan .
> Menoleh kebelakang
> sambil bertanya : Apakah kontribusi IAGI sebagai organisasi maupun anggota
> sebagai pribadi dalam menggunakan ilmu geologi telah sesuai dengan
> tuntutan rakyat INDONESIA ???? Bukankah dalam AD/ART IAGI al.disebutkan
> bahwa kita harus memanfaatkan ilmu geologi bagi kemakmuran rakyat?),
>
> Bukankah sekarang malahan sangat santer bahwa kekayaan SDA kita
> hanya dinikmati oleh fihak asing sehingga muncul kritikan yang begitu
> hebat atascara pengelolaan SDA yang dilaksanakan saat ini.
> Belum lagi tudingan bahwa pengelolaan SDA hanya - lah mengakibatkan
> kerusakan lingkungan , dan tidak memberikan kesejahteraan bagi rakyat
> dimana SDA berada.
>
> Menolleh kebelakang , kita menerawang
> kedepan , pertanyan-nya : Apa yang akan kita lakukan agar apa yang
> akan kita tinggalakan bagi anak cucu kita masih dapat dinikmati
> dengan wajar sebagaimana kita menimati SDA maupun kondisi alam saat
> ini.
> Dan bkannya alam yang rusak kering kerontang , tanpa SDA yang
> akan dapat mereka manfaatkan ???
>
> Apakah bukan waktunya kita
> memikirkan devisifikasi dan intensifikasi pemanfaatna SDA dan juga lahan
> secara serius dan berkesinambungan ????
> Mungkin pertanyaan b esar
> lainnya : Apakah kita harus punya (LAGI ) Rencana Pembangunan Jangka
> Panjang ????? dan bukan-nya Rencana Pembangunan yang disesuaikan
> dengan masa jabatan kabinet ????
> Apakah peran ilmu geologi dan
> masyarakat ahli geologi masih akan besar saat ini dan dimasa yang
> akan datang.
>
> Rasanya banyak ??????????????????? yang harus
> dijawab dan didiskusikan ya .
>
> Menurut si Abah renungan
> renungan ini harus dilakkan pada saat kita memperingati umur IAGI yang ke
> lima puluh . Rasanya PP - IAGI seyogyanya sudah mempunyai encana
> yang pasti merupakan rencana besar (bukab dari segi biayanya SAJA) akan
> tetapi menghimpun pemikiran pemikiran dari seluruh generasi IAGI untuk
> menghadapi tantangan tantangan yang si Abah sebutkan diatas.
>
> Sok atuh Bang Lambok .............................kumaha ??????
>
>
> Si Abah.
> -
> ____________________________
> Nganyer-ikeun hate batur hirupnan mo bisa campur, yngangeunaahkeun
> hate jalma hirupna pada ngupama , Elmu tungtut dunya siar Ibadah
> kudu lakonan.
>


--------------------------------------------------------------------------------
PP-IAGI 2008-2011:
ketua umum: LAMBOK HUTASOIT, [email protected]
sekjen: MOHAMMAD SYAIFUL, [email protected]
* 2 sekretariat (Jkt & Bdg), 5 departemen, banyak biro...
--------------------------------------------------------------------------------
tunggulah 'call for paper' utk PIT IAGI ke-38!!!
akan dilaksanakan di Semarang
13-14 Oktober 2009
-----------------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
Bank BCA KCP. Manara Mulia
No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
---------------------------------------------------------------------
DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information posted on 
its mailing lists, whether posted by IAGI or others. In no event shall IAGI and 
its members be liable for any, including but not limited to direct or indirect 
damages, or damages of any kind whatsoever, resulting from loss of use, data or 
profits, arising out of or in connection with the use of any information posted 
on IAGI mailing list.
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke