Sadzali, 1. Cekungan-cekungan di sekeliling tepi barat, selatan, timur Sundaland (Sumatra Utara, Sumatra Tengah, Sumatra Selatan, Sunda-Asri, Jawa Baratlaut, Jawa Timurlaut, Kutei) kaya akan hidrokarbon tentu karena berbagai sebab. Beberapa alasan di antaranya : (1) dimensi cekungan-cekungan ini besar (luas dan tebal sedimennya), (2) punya sumber sedimen yang luas (Sundaland sendiri), (3) punya sejarah termal yang baik untuk pematangan batuan induk –bahkan Sumatra Tengah termasuk cekungan terpanas di dunia – gradien geotermal diatas 4 degF/100 ft, (4) punya sejarah tektonostratigrafi yang unik pada semua fasenya (syn-rift, post-rift, syn-inversion) yang memiliki elemen dan petroleum system yang mendukukung kejadian hidrokarbon, (5) hampir semua cekungan ini telah dikerjakan sejak akhir abad ke-19 sehingga pengetahuan petroleum geologynya telah baik dipahami dan sekitar 80 % sumur eksplorasi di Indonesia berlokasi di cekungan-cekungan ini, maka penemuannya pun banyak –no well no discovery, many wells many discoveries.
2. Submarine ridges di selatan Jawa tak akan pernah muncul ke permukaan seperti non-volcanic outer arc ridges yang jadi pulau-pulau melange di barat Sumatra (Simeulue-Enggano). Ini tak berhubungan dengan kecepatan penunjaman kerak Samudera Hindia di bawah Sundaland, tetapi berhubungan dengan sedimentasi yang ada di wilayah forearc sebelum outer arc ridges itu terangkat. Wilayah forearc di Sumatra ditutupi oleh sedimentasi tebal asal Bengal Fan yang menjulur ke selatan dari sebelah timur India sampai ke barat Sumatra. Bengal Fan ini merupakan sistem kipas bawahlaut terbesar di dunia yang dipasok sedimennya dari Tinggian Himalaya di sebelah utaranya. Saat pengangkatan forearc terjadi oleh penunjaman pada Neogen di sebelah barat Sumatra, sebagian sedimen Bengal Fan di forearc Sumatra ini telah menyebkan sedimen yang sangat tebal kemudian terangkat sampai di atas muka laut, berimbrikasi dengan prisma akresi subduction, akhirnya menjadi pulau2 Simeulue-Enggano. Di selatan Jawa, Bengal Fan tak sampai, selain terlalu jauh, orientasinya telah berbelok tajam –menyulitkan fairway sedimen. Maka prisma akresi di selatan Jawa harus puas sebagai submarine ridges, bukan outer island arc. salam, awang --- On Thu, 5/14/09, ahmad sadzali <[email protected]> wrote: > From: ahmad sadzali <[email protected]> > Subject: paparan sunda > To: [email protected] > Date: Thursday, May 14, 2009, 3:00 PM > Maaf > pak saya mau bertanya: > > 1. Kenapa semua cekungan yang ada di ujung dari paparan > sunda semuanya ekonomis dan menghasilkan minyak yang luar > biasa besarnya? > 2. Kenapa di pulau jawa, prisma akresinya tidak muncul > seperti di sumatra? Tidak muncul atau belum pak? ini > hubungannya sama kecepatan pergerakan lempeng india-australi > atau bukan? > > Atas bantuanya terimakasih pak > Ahmad Sadzali > GeoUnpad06 > MGU003 > > > > > > -------------------------------------------------------------------------------- PP-IAGI 2008-2011: ketua umum: LAMBOK HUTASOIT, [email protected] sekjen: MOHAMMAD SYAIFUL, [email protected] * 2 sekretariat (Jkt & Bdg), 5 departemen, banyak biro... -------------------------------------------------------------------------------- tunggulah 'call for paper' utk PIT IAGI ke-38!!! akan dilaksanakan di Semarang 13-14 Oktober 2009 ----------------------------------------------------------------------------- To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id Visit IAGI Website: http://iagi.or.id Pembayaran iuran anggota ditujukan ke: Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta No. Rek: 123 0085005314 Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) Bank BCA KCP. Manara Mulia No. Rekening: 255-1088580 A/n: Shinta Damayanti IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi --------------------------------------------------------------------- DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information posted on its mailing lists, whether posted by IAGI or others. In no event shall IAGI and its members be liable for any, including but not limited to direct or indirect damages, or damages of any kind whatsoever, resulting from loss of use, data or profits, arising out of or in connection with the use of any information posted on IAGI mailing list. ---------------------------------------------------------------------

