Wah mestinya waktu setelah gempa Yogya itu... kita pura2 bocorkan suatu dokumen 
rahasia, atau ada penelpon gelap ke press yang menyatakan bahwa Indonesia 
mengadakan percobaan nuklir, dan dia punya dokumen rahasianya.

he... he.. he...






________________________________
From: Awang Satyana <[email protected]>
To: IAGI <[email protected]>; Geo Unpad <[email protected]>; Forum 
HAGI <[email protected]>; Eksplorasi BPMIGAS <[email protected]>
Sent: Tuesday, May 26, 2009 2:30:57 AM
Subject: [iagi-net-l] Ledakan Nuklir Korea Utara Timbulkan Gempa 25 Mei 2009


9 Oktober 2006, Korea Utara menguji bom nuklirnya dengan meledakkannya di 
sebuah terowongan gunung di pantai timur laut wilayahnya. Ledakan ini 
menimbulkan gempa berkekuatan 4,2 Mb (body wave magnitude). Uji coba ini 
langsung diprotes banyak negara, terutama tetangga terdekatnya Korea Selatan 
dan Jepang. Lihat ulasan saya tentang hal ini sekitar 2,5 tahun yang lalu 
(dilampirkan di bawah).

Rupanya Korea Utara tak mempedulikan protes-protes itu sebab yang namanya 
protes biasanya hanya ramai pada awal kejadian dan segera menghilang tertiup 
angin... Maka, Korea pun menguji kembali bom nuklirnya pada Senin kemarin, 25 
Mei 2009, pukul 09.54 waktu setempat (pukul 07.54 WIB). Kali ini, bom nuklir 
dikubur di kedalaman 300 meter dan diledakkan. 

Menurut militer Rusia, uji nuklir tersebut berkekuatan sekitar 20 kilo ton 
(satu kilo ton setara dengan 1000 ton bahan peledak TNT -tri nitro toluena, 
1000 ton TNT setara dengan kekuatan bom atom yang dijatuhkan Tentara Sekutu di 
Nagasaki, Jepang pada akhir Perang Dunia II Agustus 1945). Berarti, bom nuklir 
yang diuji Korea Utara kemarin kekuatannya sebesar 20 bom atom Nagasaki.

Tentu saja getaran terjadi dan menimbulkan gempa. Gelombangnya tertangkap 
stasiun2 gempa dan dilaporkan USGS (United States Geological Survey).
Berikut data detailnya : 

Earthquake Details
Magnitude 4.7 
Date-Time Monday, May 25, 2009 at 00:54:43 UTC
Monday, May 25, 2009 at 09:54:43 AM at epicenter 
Time of Earthquake in other Time Zones

Location 41.306°N, 129.029°E 
Depth 0 km (~0 mile) set by location program 
Region NORTH KOREA 
Distances 70 km (45 miles) NNW of Kimchaek, North Korea
95 km (60 miles) SW of Chongjin, North Korea
180 km (115 miles) SSW of Yanji, Jilin, China
375 km (235 miles) NE of PYONGYANG, North Korea

Location Uncertainty horizontal +/- 3.8 km (2.4 miles); depth fixed by location 
program 
Parameters NST= 75, Nph= 75, Dmin=371.4 km, Rmss=0.57 sec, Gp= 72°,
M-type=body wave magnitude (Mb), Version=A 
Source USGS NEIC (WDCS-D)

Masih menurut USGS, perbandingan seismogram antara gempa 9 Oktober 2006 dan 25 
Mei 2009 menunjukkan kesamaan, mengartikan bahwa kedua gempa yang disebabkan 
ledakan nuklir ini secara spatial berdekatan dan sejenis, tetapi gempa kemarin 
lebih besar (4.3 Mb vs. 4.7 Mb).

Apakah gempa karena ledakan nuklir ini telah memicu gempa sesungguhnya (karena 
gaya endogen), itu bisa dilihat di waveform-nya, melihat kemunculan P-wave 
pertama, P-wave kedua, dan S-wave pertama, sambil melihat kapan munculnya.

Dalam waktu bersamaan, Korea Utara juga menguji peluru kendalinya yang berdaya 
jelajah pendek (130 km). Sebagai informasi, Korea Utara memiliki rudal antar 
benua (bernama Taepodong-2 / Unha-2) yang punya daya jelajah sampai 6700 km 
dari titik lontarnya. Itu artinya bila rudal ini ditembakkan dari Pyongyang ia 
bisa mencapai Australia Utara, termasuk Indonesia.

Wilayah Indonesia, yang lautannya luas, dengan pulau-pulau terluar yang 
berpencar ke segala penjuru, mestinya dijaga dengan ketat sebelum diakui dan 
dirampas pihak asing. Bagaimana bisa begitu, bila untuk sarana persenjataan pun 
main kanibalisme, persis seperti yang suka dilakukan montir di jalanan. 
Manakala kanibalisme dilakukan kepada pesawat, siap-siaplah suatu hari nanti 
pesawat itu akan jatuh...! Banyak kasus telah terjadi, termasuk malapetaka 
Hercules kemarin ini. Tragedi sebuah negara bersumberdaya Bumi kaya, laut luas, 
tetapi minim pengamanan.

salam,
awang

LAMPIRAN

[iagi-net-l] Percobaan Nuklir Korea Utara 9 Oktober 2006 Menggetarkan Bumi
Awang Harun Satyana
Mon, 09 Oct 2006 20:09:29 -0700

Saat Yogyakarta digoncang gempa Mei 2006, ramai diributkan issue bahwa gempa 
tersebut akibat percobaan nuklir di bawah Samudra Hindia. Issu ini kita tahu 
tidaklah benar. Tetapi, kemarin pagi Korea Utara sukses menguji peledakan bom 
nuklirnya, dan ledakan ini jelas menimbulkan gempa, walau kekuatannya kecil 
(3,58 SR-skala Richter atau 4.2 Mb - body magnitude). 

USGS mencatat getaran ini. Mohon diperhatikan bahwa kedalaman pusat gempa 
adalah 0 km sebab percobaan bom nuklir ini dilakukan Korea Utara di sebuah 
terowongan horizontal di sebuah gunung berketinggian 360 meter dpl di kawasan 
Kilju, pantai timur laut Korea Utara.

Bagaimana dampak uji coba nuklir ? Di  permukaan ia akan : memusnahkan semua 
benda di muka tanah, mencemari dalam jangka panjang, awan radioaktif menjangkau 
kawasan luas. Di bawah tanah : energi ledakan akan diserap, merusak struktur 
tanah, kebocoran radiasi, pencemaran jangka panjang. Di bawah laut : ledakan 
gelombang merusak struktur dasar laut, pencemaran jangka panjang. Di atmosfer : 
gelombang elektromagnetik merusak sistem elektronik satelit dan ionosfer Bumi, 
cahaya silaunya merusak retina mata.

Tetapi pejabat berwenang mengatakan "uji coba nuklir telah berhasil dilakukan 
dalam keadaan aman. Uji coba ini adalah peristiwa bersejarah dan sangat 
menggembirakan rakyat dan tentara Korea (Utara) yang sudah lama menginginkan 
sistem pertahanan mandiri dan kuat"

Saat ini, sistem senjata nuklir di dunia dimiliki oleh : AS, Rusia, Inggris, 
Prancis, Cina, India, Pakistan, Israel (katanya), Korea Utara. Walaupun AS 
punya senjata nuklir, mereka mengecam Iran yang tengah mengembangkan tenaga 
nuklirnya untuk keperluan energi.

Percobaan nuklir Korea Utara dikecam seluruh dunia, tetapi secara geologi ia 
juga menggetarkan Bumi.


Earthquake Details


Magnitude 
<http://earthquake.usgs.gov/eqcenter/recenteqsww/glossary.php#magnitude> 
4.2 (Light) 
<http://earthquake.usgs.gov/eqcenter/recenteqsww/glossary.php#class> 

Date-Time <http://earthquake.usgs.gov/eqcenter/recenteqsww/glossary.php#date> 
*  Monday, October 9, 2006 at 01:35:27 (UTC)
= Coordinated Universal Time 
*  Monday, October 9, 2006 at 10:35:27 AM 
= local time at epicenter Time of Earthquake in other Time Zones 
<javascript:void()>  

Location 
<http://earthquake.usgs.gov/eqcenter/recenteqsww/glossary.php#location> 
41.294°N, 129.134°E

Depth <http://earthquake.usgs.gov/eqcenter/recenteqsww/glossary.php#depth> 
0 km (~0 mile) set by location program

Region <http://earthquake.usgs.gov/eqcenter/recenteqsww/glossary.php#region> 
NORTH KOREA

Distances 
<http://earthquake.usgs.gov/eqcenter/recenteqsww/glossary.php#distances> 
70 km (40 miles) N of Kimchaek, North Korea
90 km (55 miles) SW of Chongjin, North Korea
180 km (115 miles) S of Yanji, Jilin, China
385 km (240 miles) NE of PYONGYANG, North Korea

Location Uncertainty 
<http://earthquake.usgs.gov/eqcenter/recenteqsww/glossary.php#uncertainty> 
horizontal +/- 9.6 km (6.0 miles); depth fixed by location program

Parameters 
<http://earthquake.usgs.gov/eqcenter/recenteqsww/glossary.php#parameters> 
Nst= 17, Nph= 17, Dmin=371.4 km, Rmss=0.86 sec, Gp= 83°,
M-type=body magnitude (Mb), Version=7 

Source <http://earthquake.usgs.gov/eqcenter/recenteqsww/glossary.php#source> 
USGS NEIC (WDCS-D)

Event ID <http://earthquake.usgs.gov/eqcenter/recenteqsww/glossary.php#eventid> 
ustqab
*       This event has been reviewed by a seismologist. 
Salam,
awang





--------------------------------------------------------------------------------
PP-IAGI 2008-2011:
ketua umum: LAMBOK HUTASOIT, [email protected]
sekjen: MOHAMMAD SYAIFUL, [email protected]
* 2 sekretariat (Jkt & Bdg), 5 departemen, banyak biro...
--------------------------------------------------------------------------------
ayo meriahkan PIT ke-38 IAGI!!!
yg akan dilaksanakan di Hotel Gumaya, Semarang
13-14 Oktober 2009
-----------------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
Bank BCA KCP. Manara Mulia
No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
---------------------------------------------------------------------
DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information posted on 
its mailing lists, whether posted by IAGI or others. In no event shall IAGI and 
its members be liable for any, including but not limited to direct or indirect 
damages, or damages of any kind whatsoever, resulting from loss of use, data or 
profits, arising out of or in connection with the use of any information posted 
on IAGI mailing list.
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke