9 Oktober 2006, Korea Utara menguji bom nuklirnya dengan meledakkannya di sebuah terowongan gunung di pantai timur laut wilayahnya. Ledakan ini menimbulkan gempa berkekuatan 4,2 Mb (body wave magnitude). Uji coba ini langsung diprotes banyak negara, terutama tetangga terdekatnya Korea Selatan dan Jepang. Lihat ulasan saya tentang hal ini sekitar 2,5 tahun yang lalu (dilampirkan di bawah).
Rupanya Korea Utara tak mempedulikan protes-protes itu sebab yang namanya protes biasanya hanya ramai pada awal kejadian dan segera menghilang tertiup angin... Maka, Korea pun menguji kembali bom nuklirnya pada Senin kemarin, 25 Mei 2009, pukul 09.54 waktu setempat (pukul 07.54 WIB). Kali ini, bom nuklir dikubur di kedalaman 300 meter dan diledakkan. Menurut militer Rusia, uji nuklir tersebut berkekuatan sekitar 20 kilo ton (satu kilo ton setara dengan 1000 ton bahan peledak TNT -tri nitro toluena, 1000 ton TNT setara dengan kekuatan bom atom yang dijatuhkan Tentara Sekutu di Nagasaki, Jepang pada akhir Perang Dunia II Agustus 1945). Berarti, bom nuklir yang diuji Korea Utara kemarin kekuatannya sebesar 20 bom atom Nagasaki. Tentu saja getaran terjadi dan menimbulkan gempa. Gelombangnya tertangkap stasiun2 gempa dan dilaporkan USGS (United States Geological Survey). Berikut data detailnya : Earthquake Details Magnitude 4.7 Date-Time Monday, May 25, 2009 at 00:54:43 UTC Monday, May 25, 2009 at 09:54:43 AM at epicenter Time of Earthquake in other Time Zones Location 41.306°N, 129.029°E Depth 0 km (~0 mile) set by location program Region NORTH KOREA Distances 70 km (45 miles) NNW of Kimchaek, North Korea 95 km (60 miles) SW of Chongjin, North Korea 180 km (115 miles) SSW of Yanji, Jilin, China 375 km (235 miles) NE of PYONGYANG, North Korea Location Uncertainty horizontal +/- 3.8 km (2.4 miles); depth fixed by location program Parameters NST= 75, Nph= 75, Dmin=371.4 km, Rmss=0.57 sec, Gp= 72°, M-type=body wave magnitude (Mb), Version=A Source USGS NEIC (WDCS-D) Masih menurut USGS, perbandingan seismogram antara gempa 9 Oktober 2006 dan 25 Mei 2009 menunjukkan kesamaan, mengartikan bahwa kedua gempa yang disebabkan ledakan nuklir ini secara spatial berdekatan dan sejenis, tetapi gempa kemarin lebih besar (4.3 Mb vs. 4.7 Mb). Apakah gempa karena ledakan nuklir ini telah memicu gempa sesungguhnya (karena gaya endogen), itu bisa dilihat di waveform-nya, melihat kemunculan P-wave pertama, P-wave kedua, dan S-wave pertama, sambil melihat kapan munculnya. Dalam waktu bersamaan, Korea Utara juga menguji peluru kendalinya yang berdaya jelajah pendek (130 km). Sebagai informasi, Korea Utara memiliki rudal antar benua (bernama Taepodong-2 / Unha-2) yang punya daya jelajah sampai 6700 km dari titik lontarnya. Itu artinya bila rudal ini ditembakkan dari Pyongyang ia bisa mencapai Australia Utara, termasuk Indonesia. Wilayah Indonesia, yang lautannya luas, dengan pulau-pulau terluar yang berpencar ke segala penjuru, mestinya dijaga dengan ketat sebelum diakui dan dirampas pihak asing. Bagaimana bisa begitu, bila untuk sarana persenjataan pun main kanibalisme, persis seperti yang suka dilakukan montir di jalanan. Manakala kanibalisme dilakukan kepada pesawat, siap-siaplah suatu hari nanti pesawat itu akan jatuh...! Banyak kasus telah terjadi, termasuk malapetaka Hercules kemarin ini. Tragedi sebuah negara bersumberdaya Bumi kaya, laut luas, tetapi minim pengamanan. salam, awang LAMPIRAN [iagi-net-l] Percobaan Nuklir Korea Utara 9 Oktober 2006 Menggetarkan Bumi Awang Harun Satyana Mon, 09 Oct 2006 20:09:29 -0700 Saat Yogyakarta digoncang gempa Mei 2006, ramai diributkan issue bahwa gempa tersebut akibat percobaan nuklir di bawah Samudra Hindia. Issu ini kita tahu tidaklah benar. Tetapi, kemarin pagi Korea Utara sukses menguji peledakan bom nuklirnya, dan ledakan ini jelas menimbulkan gempa, walau kekuatannya kecil (3,58 SR-skala Richter atau 4.2 Mb - body magnitude). USGS mencatat getaran ini. Mohon diperhatikan bahwa kedalaman pusat gempa adalah 0 km sebab percobaan bom nuklir ini dilakukan Korea Utara di sebuah terowongan horizontal di sebuah gunung berketinggian 360 meter dpl di kawasan Kilju, pantai timur laut Korea Utara. Bagaimana dampak uji coba nuklir ? Di permukaan ia akan : memusnahkan semua benda di muka tanah, mencemari dalam jangka panjang, awan radioaktif menjangkau kawasan luas. Di bawah tanah : energi ledakan akan diserap, merusak struktur tanah, kebocoran radiasi, pencemaran jangka panjang. Di bawah laut : ledakan gelombang merusak struktur dasar laut, pencemaran jangka panjang. Di atmosfer : gelombang elektromagnetik merusak sistem elektronik satelit dan ionosfer Bumi, cahaya silaunya merusak retina mata. Tetapi pejabat berwenang mengatakan "uji coba nuklir telah berhasil dilakukan dalam keadaan aman. Uji coba ini adalah peristiwa bersejarah dan sangat menggembirakan rakyat dan tentara Korea (Utara) yang sudah lama menginginkan sistem pertahanan mandiri dan kuat" Saat ini, sistem senjata nuklir di dunia dimiliki oleh : AS, Rusia, Inggris, Prancis, Cina, India, Pakistan, Israel (katanya), Korea Utara. Walaupun AS punya senjata nuklir, mereka mengecam Iran yang tengah mengembangkan tenaga nuklirnya untuk keperluan energi. Percobaan nuklir Korea Utara dikecam seluruh dunia, tetapi secara geologi ia juga menggetarkan Bumi. Earthquake Details Magnitude <http://earthquake.usgs.gov/eqcenter/recenteqsww/glossary.php#magnitude> 4.2 (Light) <http://earthquake.usgs.gov/eqcenter/recenteqsww/glossary.php#class> Date-Time <http://earthquake.usgs.gov/eqcenter/recenteqsww/glossary.php#date> * Monday, October 9, 2006 at 01:35:27 (UTC) = Coordinated Universal Time * Monday, October 9, 2006 at 10:35:27 AM = local time at epicenter Time of Earthquake in other Time Zones <javascript:void()> Location <http://earthquake.usgs.gov/eqcenter/recenteqsww/glossary.php#location> 41.294°N, 129.134°E Depth <http://earthquake.usgs.gov/eqcenter/recenteqsww/glossary.php#depth> 0 km (~0 mile) set by location program Region <http://earthquake.usgs.gov/eqcenter/recenteqsww/glossary.php#region> NORTH KOREA Distances <http://earthquake.usgs.gov/eqcenter/recenteqsww/glossary.php#distances> 70 km (40 miles) N of Kimchaek, North Korea 90 km (55 miles) SW of Chongjin, North Korea 180 km (115 miles) S of Yanji, Jilin, China 385 km (240 miles) NE of PYONGYANG, North Korea Location Uncertainty <http://earthquake.usgs.gov/eqcenter/recenteqsww/glossary.php#uncertainty> horizontal +/- 9.6 km (6.0 miles); depth fixed by location program Parameters <http://earthquake.usgs.gov/eqcenter/recenteqsww/glossary.php#parameters> Nst= 17, Nph= 17, Dmin=371.4 km, Rmss=0.86 sec, Gp= 83°, M-type=body magnitude (Mb), Version=7 Source <http://earthquake.usgs.gov/eqcenter/recenteqsww/glossary.php#source> USGS NEIC (WDCS-D) Event ID <http://earthquake.usgs.gov/eqcenter/recenteqsww/glossary.php#eventid> ustqab * This event has been reviewed by a seismologist. Salam, awang -------------------------------------------------------------------------------- PP-IAGI 2008-2011: ketua umum: LAMBOK HUTASOIT, [email protected] sekjen: MOHAMMAD SYAIFUL, [email protected] * 2 sekretariat (Jkt & Bdg), 5 departemen, banyak biro... -------------------------------------------------------------------------------- ayo meriahkan PIT ke-38 IAGI!!! yg akan dilaksanakan di Hotel Gumaya, Semarang 13-14 Oktober 2009 ----------------------------------------------------------------------------- To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id Visit IAGI Website: http://iagi.or.id Pembayaran iuran anggota ditujukan ke: Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta No. Rek: 123 0085005314 Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) Bank BCA KCP. Manara Mulia No. Rekening: 255-1088580 A/n: Shinta Damayanti IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi --------------------------------------------------------------------- DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information posted on its mailing lists, whether posted by IAGI or others. In no event shall IAGI and its members be liable for any, including but not limited to direct or indirect damages, or damages of any kind whatsoever, resulting from loss of use, data or profits, arising out of or in connection with the use of any information posted on IAGI mailing list. ---------------------------------------------------------------------

