Wah koq langsung nunyuk saya...; Welah-welah...
Tapi benar pak Awang dan rekan-rekan, beberapa titik stop site pada jalur di 
bawah ini sangat menarik menjadi pembelajaran geologi, a.l :
1. Grobogan - Api Mrapen - Kadilangu - Demak - Muara Sungai Serang (salah satu 
sungai pada sistem DAS Jratun Seluna : sungai Jragun, Tuntang, Serang, Lusi dan 
Juana) - Tj.Muria (benteng Portugis)
2. Formasi Kancilan di Perbukitan Patiayam (tempat situs Sangiran, referensi 
pak Zaim tentunya) - lintasan Patiayam - Pati - terus ke bukit Kars Prawoto di 
Kayen - Grobogan - Bledug Kuwu - Randublatung
3. Perbukitan Patiayam - Pati - Muara Sungai Juana - Pantai Kartini - Tj.Sluke 
di Rembang (dibawah Gunung Lasem).
Beberapa jalur tsb, telah menjadi langganan ekskursi geologi regional mhs 
teknik geologi ugm (wajib) pada jalur pantura - kendeng - randublatung - 
rembang zone. Bahkan tahun 2007, lintasan ekskursi geologi ugm mengambil 
pilihan pada Patiayam (ada situs vertebrata), kayen (sekitar bukit kars 
prawoto) - tj.sluke (lereng utara G.Lasem) - juana (dinamika sedimentasi). 

Khusus pada muara dan dataran banjir sungai serang dan sungai juana, kita bisa 
feedback (membayangkan, bagaimana sedimentasi yang membentuk dataran aluvial / 
fluvial dataran rendah demak - kudus - pati, sangat berpengaruh pada sistem 
pelayaran dan perdagangan pada masa lalu juga pada masa sekarang, sebagai 
kampung nelayan). 
Jalur-jalur tsb sangat baik untuk pembelajaran geologi, budaya masa lalu, 
geologi teknik, vulkanologi (jalur Muria - Lasem yang berada di luar sistem 
java volcanic arc).

Secara geologi teknik dan hidrogeologi, sedimen-sedimen yang dianggap bekas 
Selat Muria (meliputi demak - kudus - dan sebagian Pati - Juana), sering 
menimbulkan masalah. Kebanyakan lempung, maka jalan pantura Semarang - Demak - 
Kudus, sering mengalami tambal sulam karena pecah, amblas, rusak disana-sini, 
sehingga dalam 3 th ini harus dibongkar dan dilandasi dengan geotekstil dan 
sebagian dibonkar lalu di cor dengan beton sampai pada ketinggian 1-2 m. Bahkan 
masa kecil saya di selatan dataran rendah (selatannya Perbukitan Patiayam), 
sering menikmati banjir dari sungai di belakang rumah dan halaman rumah 
kebanjiran setiap 2 tahun. Dan setiap 3 th, sungai-sungai kecil yang mengalir 
di dataran rendah kudus, digali / dikeruk oleh PU. Air pada sumur-sumur dangkal 
juga sering keruh tiap ada hujan. 

Ke selatan dari kampung saya, adalah wilayah perbukitan kapur Kendeng bagian 
Barat. Pada jalur Kayen tsb memang ada makam Sunan Prawoto (putrane Sultan 
Trenggana, raja Demak yang terakhir) di atas bukit Kars yang ada di selatan 
Kayen. Masyarakat lokal, menyebutnya bukit Prawoto, karena dari situlah siar 
agama dan kepedulian sosial Sunan Prawoto mengendalikan semua tata kelola siar 
dan sosialnya; sehingga petilasan sejarah dan budaya, termasuk makam 
kerabat-kerabatnya dimakamkan pada wilayah perbukitan Kars, jadi disebut Bukit 
Prawoto. 
Dulu sebelum jadi geologist, pernah sampai di bukit Prawoto untuk mencari air 
bersih; sekarang setelah ngerti geologi, kami bawa rombongan mhs teknik geologi 
ugm untuk trip pada lintasan ini.

Sunan Prawoto dan keluarganya ini pada saat ontran-ontran kekuasaan Demak yang 
mulai merosot; turut diserang oleh Pangeran Sekar Seda in Lepen / Aryo 
Penangsang (adik dari Sultan Trenggana). Hal itu terjadi setelah kematian 
Sultan Trenggana tahun 1546 dan sejak terjadi krisis Demak saat itu, maka 
pelabuhan laut Demak menjadi kurang berarti dan peranan Demak sebagai pusat 
perdagangan maritim digantikan oleh Jepara dibawah pemerintahan Kalinyamat. 
Bahkan pada saat dibawah kekuasaan Mataram pun, pelabuhan Demak masih sangat 
penting dalam perekonomian maritim untuk menopang pertumbuhan ekonomi kerajaan 
Mataram. 

Kebetulan saja, saya sedang mempelajari buku : Menelusuri Jiwa Bahari Bangsa 
Indonesia dalam Proses Integrasi Bangsa : sejak jaman Prasejarah hingga Abad 
XVII. Buku ini diterbitkan oleh Pusat Riset Wilayah Laut dan Sumberdaya 
Non-hayati, BRKP-DKP kerjasama dengan Pusat Kajian Sejarah dan Budaya Maritim 
Asia Tenggara - Lemlit Undip, tahun 2006. Editor : Agus Supangat, Ira Dillenia, 
Nia Naelul Hasanah, 240 p. ISBN : 979-3768-07-X.

Nah.."pelayaran dagang dari Pelabuhan Laut Demak ke Rembang yang sering 
mengambil jalan pintas melalui tepian selatan antara Pegunungan Muria dan 
Jawa". Kalau memang demikian pernah ada selat atau semacam terusan yang 
melintasi Demak - Selatan Kudus (dataran banjir sungai Juana, sekarang) - 
mengikuti sungai Juana yang memang masih lebar sekarang ini - muara sungai 
juana dan rembang. Bahkan kemarin ditemukan situs kapal layar yang tertimbun 
endapan fluvial di kec.Punjulharjo, kecamatan Kota Rembang, Kab.Rembang. 
Sehingga kemunduruan pelabuhan maritim di Demak, sesungguhnya tidak saja karena 
perpindahan kekuasaan setelah meninggalknya Sultan Trenggana yang kemudian 
diikuti ontran-ontran adik dan putran trenggana (Prawoto vs Aryo Penangsang0, 
kemudian peranan politiknya pindah ke Mataram, tapi dinamika sedimentasi yang 
luar biasa pada semua sistem DAS baik yang berhulu di peg.Kendeng Barat maupun 
di G.Muria, sehingga pelabuhan maritim Demak tsb mengalami
 pedangkalan, muara sungai penuh sedimen, tertutup mulut sungai, dan flooding 
yang luar biasa di "selat Muria" menjadikan yang dianggap selat menjadi ciut 
dan sisanya sekarang nampak berupa rawa-rawa yang selalu berair sepanjang 
musim. Fluktuasi dan sebaran genangan rawa terjadi pada hampir semua sawah di 
kampung saya itu, dan pada kondisi ekstrem air rawa itu sampai depan rumah saya 
dan akhirnya dijaring dapat ikan bethik, ikan gabus. dan ikan air rawa tsb itu 
ternyata sangat uuueenak-enak.... 

Barangkali yang dianggap "sisa dari selat Muria" saat ini adalah berupa rawa 
besar di sebelah utara aliran Sungai Juana yang berada di desa saya (tenggara 
desa Sidomulyo atau bagian tenggara dari wil.kab.Kudus perbatasan dengan pati 
dan purwodadi). Orang-orang dahulu di kampung saya, sering mengalami bahkan 
masa SD saya; ada banjir besar di kampung yang selalu dikaitkan dengan "air 
rawanya naik". Pada awal musim kemarau pada tahun 1980-1985 (masih SD-SMP) saya 
sering membantu ortu untuk memanen padi di sawah dekat "rawa besar muntahan 
sungai juana" tsb, dan saya manfaatkan untuk bermain "gethek-an dari 3-4 pohon 
pisang / rakit" di rawa-rawa tsb. Rakit itulah menjadi sarana transportasi 
utama untuk mengangkut hasil panen padi dari tepian rawa ke tanggul besar 
(tanggul alam dari sungai Juana) kemudian dinaikkan colt ke kampung Sidomulyo 
(selatan bukit Patiayam itu). Sedimentasi dari "Air rawanya naik" ini yang 
menjadikan sedimen di kampung saya dan dataran
 rendah Demak - selatan-tenggara Kudus, dan sebagian Pati bagian tengah, banyak 
lempungnya, abu-abu agak kehitaman. Pada sumur dangkal, tiap hujan, cepat 
sekali sumur-sumur itu keruk. 

Kapan-kapan pak Awang kita trip ke sana. Atau jika trip dalam rangka PIT IAGI 
di Semarang nanti, maka pilihan jalur yang bisa dipertimbangkan adalah :
1. Hotel Gumaya Semarang - Demak - Kadilangu - Api Mrapen - Bledug Kuwu - 
Perbukitan Kars Kayen (Bukit Prawoto) - Dataran rendah Pati - Muara Sungai 
Juana - Perbukitan Patiayam (situs vertebrata) - Demak - Hotel Gumaya Semarang. 
Untuk ini, harus menginap di Pati atau Purwodadi (jadi 2 hari).
Kalau ternyata 2 hari, kurang ada peminatnya, nanti jika trip mhs geologi ugm, 
pak Awang bisa gabung dengan kami. 

Kang Iful, kalau memang diagendakan trip pada pit IAGI pada jalur tsb, beberapa 
stop site, yang saya rilis ini, saya ada data dan tidak lama lagi saya balik 
kampung bisa nambah data dan informasi. Masalahe, saya bukan panitia Trip di 
pit IAGI Semarang, tapi panitia Kursus. Njuk Kursus apa saja? Beberapa sudah 
ada agendanya.

salam, agus hend






________________________________
From: mohammad syaiful <[email protected]>
To: [email protected]
Sent: Friday, July 10, 2009 10:27:38 AM
Subject: Re: [iagi-net-l] Kerajaan Demak dan Geologi Selat Muria

terimakasih masukannya, pak nana. mereka, termasuk pak agus dari ugm,
adalah panitianya.

salam,
syaiful

2009/7/10 Nana Djumhana <[email protected]>:
> Sebagai masukkan saja, mungkin bisa kerjasama dengan teman-teman yang dari
> Undip (a.l. Bpk. Prakosa) dan dari UGM  terutama Sdr. Agus H yang kebetulan
> dekat dengan kampung halamannya.
>
> Salam,
> Nana
>
> ----- Original Message ----- From: "mohammad syaiful"
> <[email protected]>
> To: <[email protected]>
> Sent: Friday, July 10, 2009 9:49 AM
> Subject: Re: [iagi-net-l] Kerajaan Demak dan Geologi Selat Muria
>
>
> baik, pak awang. utk sementara, saya anggap sudah separuh-diiyakan,
> he...he.. jadi tinggal menunggu pak awang utk survei terlebih dahulu
> dan menentukan sekian stop. saya harapkan pak awang masih punya waktu
> utk jalan2 sebentara ke semarang sebelum oktober nanti.
>
> dalam rangka pit iagi, memang sudah ada beberapa ekskursi atau
> fieldtrip yg dirancang. ekskursi ke mud volcanoes, tampaknya juga jadi
> satu pilihan, siapa tahu banyak yg tertarik. nanti juga akan ada
> ekskursi ke wilayah geomorfologi daerah ambarawa, termasuk memetik
> bijih2 buah kopi, menjemurnya sendiri, menggerusnya sendiri,
> memasaknya sendiri, dan meminumnya boleh rame2.
>
> atau, bisa aja napak tilas kerajaan demak dkk tsb dipadukan dengan
> kunjungan ke bledug kuwu. silakan pak awang yg menyiasati saja,
> panitia akan membantu sebaik mungkin.
>
> salam,
> syaiful
>
> 2009/7/10 Awang Satyana <[email protected]>:
>>
>> Pak Syaiful,
>>
>> Terima kasih atas antusiasme-nya. Sebelum mengiyakan, saya harus cek-cek
>> dulu tempat2 yang disebutkan di buku-buku lama itu agar memang bisa
>> dijadikan stop sites untuk field trip. Sedimentasi selama 500 tahun terakhir
>> saya pikir telah banyak mengubah situs2 geologi yang semula ada.
>>
>> Yang tak kalah menarik dan tak terlalu jauh dari Semarang juga adalah
>> fieldtrip ke mud volcanoes aktif di bagian barat Kendeng Deep, yaitu area
>> Bledug Kuwu, Bledug Kesongo, dan beberapa mud volcanoes di sekitarnya.
>>
>> salam,
>> Awang
>>
>> --- On Fri, 7/10/09, mohammad syaiful <[email protected]> wrote:
>>
>>> From: mohammad syaiful <[email protected]>
>>> Subject: Re: [iagi-net-l] Kerajaan Demak dan Geologi Selat Muria
>>> To: [email protected]
>>> Cc: "Geo Unpad" <[email protected]>, "Forum HAGI"
>>> <[email protected]>, "Eksplorasi BPMIGAS"
>>> <[email protected]>
>>> Date: Friday, July 10, 2009, 6:36 AM
>>> pak awang,
>>>
>>> sangat menarik. apakah memungkinkan apabila cerita tsb
>>> dikemas menjadi
>>> sebuah perjalanan sehari berbentuk ekskursi? berangkat dari
>>> dan
>>> kembali ke semarang sbg tempat mangkalnya. maksud saya,
>>> bisa
>>> dibarengkan dengan acara pit iagi yg akan dilaksanakan
>>> 13-14 oktober
>>> 2009 nanti?
>>>
>>> salam,
>>> syaiful
>>>
>>
>>
>>
>>
>>
>>
>> --------------------------------------------------------------------------------
>> PP-IAGI 2008-2011:
>> ketua umum: LAMBOK HUTASOIT, [email protected]
>> sekjen: MOHAMMAD SYAIFUL, [email protected]
>> * 2 sekretariat (Jkt & Bdg), 5 departemen, banyak biro...
>>
>> --------------------------------------------------------------------------------
>> ayo meriahkan PIT ke-38 IAGI!!!
>> yg akan dilaksanakan di Hotel Gumaya, Semarang
>> 13-14 Oktober 2009
>>
>> -----------------------------------------------------------------------------
>> To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
>> To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
>> Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
>> Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
>> Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
>> No. Rek: 123 0085005314
>> Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
>> Bank BCA KCP. Manara Mulia
>> No. Rekening: 255-1088580
>> A/n: Shinta Damayanti
>> IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
>> IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
>> ---------------------------------------------------------------------
>> DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information
>> posted on its mailing lists, whether posted by IAGI or others. In no event
>> shall IAGI and its members be liable for any, including but not limited to
>> direct or indirect damages, or damages of any kind whatsoever, resulting
>> from loss of use, data or profits, arising out of or in connection with the
>> use of any information posted on IAGI mailing list.
>> ---------------------------------------------------------------------
>>
>>
>
>
>
> --
> Mohammad Syaiful - Explorationist, Consultant Geologist
> Mobile: 62-812-9372808
> Emails:
> [email protected] (business)
> [email protected]
>
> Technical Manager of
> Exploration Think Tank Indonesia (ETTI)
>
> --------------------------------------------------------------------------------
> PP-IAGI 2008-2011:
> ketua umum: LAMBOK HUTASOIT, [email protected]
> sekjen: MOHAMMAD SYAIFUL, [email protected]
> * 2 sekretariat (Jkt & Bdg), 5 departemen, banyak biro...
> --------------------------------------------------------------------------------
> ayo meriahkan PIT ke-38 IAGI!!!
> yg akan dilaksanakan di Hotel Gumaya, Semarang
> 13-14 Oktober 2009
> -----------------------------------------------------------------------------
> To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
> To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
> Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
> Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
> Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
> No. Rek: 123 0085005314
> Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
> Bank BCA KCP. Manara Mulia
> No. Rekening: 255-1088580
> A/n: Shinta Damayanti
> IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
> IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
> ---------------------------------------------------------------------
> DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information posted
> on its mailing lists, whether posted by IAGI or others. In no event shall
> IAGI and its members be liable for any, including but not limited to direct
> or indirect damages, or damages of any kind whatsoever, resulting from loss
> of use, data or profits, arising out of or in connection with the use of any
> information posted on IAGI mailing list.
> ---------------------------------------------------------------------
>
>
> --------------------------------------------------------------------------------
> PP-IAGI 2008-2011:
> ketua umum: LAMBOK HUTASOIT, [email protected]
> sekjen: MOHAMMAD SYAIFUL, [email protected]
> * 2 sekretariat (Jkt & Bdg), 5 departemen, banyak biro...
> --------------------------------------------------------------------------------
> ayo meriahkan PIT ke-38 IAGI!!!
> yg akan dilaksanakan di Hotel Gumaya, Semarang
> 13-14 Oktober 2009
> -----------------------------------------------------------------------------
> To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
> To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
> Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
> Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
> Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
> No. Rek: 123 0085005314
> Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
> Bank BCA KCP. Manara Mulia
> No. Rekening: 255-1088580
> A/n: Shinta Damayanti
> IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
> IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
> ---------------------------------------------------------------------
> DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information posted
> on its mailing lists, whether posted by IAGI or others. In no event shall
> IAGI and its members be liable for any, including but not limited to direct
> or indirect damages, or damages of any kind whatsoever, resulting from loss
> of use, data or profits, arising out of or in connection with the use of any
> information posted on IAGI mailing list.
> ---------------------------------------------------------------------
>
>



-- 
Mohammad Syaiful - Explorationist, Consultant Geologist
Mobile: 62-812-9372808
Emails:
[email protected] (business)
[email protected]

Technical Manager of
Exploration Think Tank Indonesia (ETTI)

--------------------------------------------------------------------------------
PP-IAGI 2008-2011:
ketua umum: LAMBOK HUTASOIT, [email protected]
sekjen: MOHAMMAD SYAIFUL, [email protected]
* 2 sekretariat (Jkt & Bdg), 5 departemen, banyak biro...
--------------------------------------------------------------------------------
ayo meriahkan PIT ke-38 IAGI!!!
yg akan dilaksanakan di Hotel Gumaya, Semarang
13-14 Oktober 2009
-----------------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
Bank BCA KCP. Manara Mulia
No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
---------------------------------------------------------------------
DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information posted on 
its mailing lists, whether posted by IAGI or others. In no event shall IAGI and 
its members be liable for any, including but not limited to direct or indirect 
damages, or damages of any kind whatsoever, resulting from loss of use, data or 
profits, arising out of or in connection with the use of any information posted 
on IAGI mailing list.
---------------------------------------------------------------------


      

Kirim email ke