Yang kurang dari tip ini adalah menggunakan 'life jacket' kalau menyebrang 
sungai atau naik rakit. Mungkin akan terlihat aneh oleh orang lokal, tapi demi 
keselamatan...

HD

-----Original Message-----
From: Paulus Tangke Allo [mailto:[email protected]]
Sent: Thursday, August 20, 2009 2:11 AM
To: [email protected]
Subject: [iagi-net-l] Fwd: Keselamatan di Pantai & Mengenang Alm Yogi
GL-2007


---------- Forwarded message ----------
From: Andri SS Mubandi <[email protected]>

Bapak-bapak, Ibu-Ibu, dan sahabat sekalian yth,

Berita SMS nan mengejutkan pada akhir minggu yang lalu 16 Agustus
2009, bahwa telah hilang seorang mahasiswa geologi ITB angkatan 2007
bernama Yogi ditelan gelombang laut kidul di Pangandaran. Konon Yogi
ketika itu sedang berlibur dengan teman-teman SMA nya di Pangandaran.
Pada saat berenang Yogi kemungkinan terseret arus gelombang segara
kidul. Berita terkini, jenazah Yogi baru ditemukan jam 5 pagi tadi
(19.08.2009). Inaillahi Waina Illahi Rojiun. Jenazahnya langsung
dievakuasi ke Bandara Cengkareng dan diterbangkan ke Riau. Semoga amal
ibadah Almarhum Yogi diterima oleh Allah SWT, dan kedua orang tua dan
keluarga besar almarhum ditabahkan pada cobaan yang teramat berat ini.

Tragedi yang terjadi pada Yogi bukan pertama kalinya terjadi yang
menimpa generasi muda eksplorer, calon geologist atau pecinta
petualang disekitar pantai dan dan laut. Pada awal tahun 1980an,
ekspedisi penyusuran pantai selatan Jawa Barat telah menelan korban
mahasiswa geologi ITB angkatan 1977. Menurut cerita teman yang
mendampingi, almarhum (GL 1977) sedang menyebrang menggunakan rakit
diasuatu muara sungai. Di rakit itu sendiri ada "tukang rakit" yang
selalu menelusuri "tali yang membentang" pada kedua sisi sungai. Namun
malang, ketika berada ditengah sungai, terjadi banjir bandang dan sang
rakit pun hanyut ke arah hilir bersama teman GL-1977 tersebut.
Jenazahnya baru ditemukan beberapa hari kemudian di pantai selatan
sekitar muara sungai tersebut. Pada akhir tahun 1990-an, 4 mahasiwa
TPB Senirupa ITB juga hilang ditelan gelombang laut kidul. Sedangkan
sebelumnya, sekitar awal 1990an, seorang mahasiswa geologi hanyut
dibawa arus deras Citarum ketika sedang melatih arum jeram. Tragedi
tragedi tersebut sangat tidak kita inginkan dan jangan sampai terjadi
lagi. Bagi yang lihai "berenang" pun kondisi alam seperti di pantai,
sungai dan danau perlu kita "waspadai", tentunya demi keselamatan kita
juga. Selama 8 tahun penelitian dan mengajar geologi laut, mau tidak
mau harus menggeluti "laut" nyata walaupun kemampuan renang saya
"pas-pas"an. Dalam ekspedisi laut sering kali kita "tergiur" untuk
nyempung menikmati hijau biru gelombang laut, apalagi yang berpasir
putih seperti di Pantai Kuta, Senggigi Lombok, Maluk dan Taliwang di
Sumbawa dan dibanyak pesisir selatan Kepulauan Sunda Kecil. Bagi
geologist, tentunya bukan hanya pasir putih dan dangkalan hijau
terumbu yang menarik, namun juga gawir dan bebatuan disekitar pantai!
Namun jangan dilupakan "bahaya hempasan gelombang", rip current yang
bisa setiap saat menerpa kita jika lengah. Saya tidak punya tip
"khusus", selain waspadalah dan belajar berenang hingga mahir. Namun
saya hanya ingin menyisipkan sedikit sharing dari website tentang
Beach and Water Safety". Semoga dengan "tip" unduhan ini, kita bisa
memahami tentang "keselamatan" bermain dan bekerja di pantai.

Wassallam wr wb
Andri Subandrio
GL-ITB


--------------------------------------------------------------------------------
PP-IAGI 2008-2011:
ketua umum: LAMBOK HUTASOIT, [email protected]
sekjen: MOHAMMAD SYAIFUL, [email protected]
* 2 sekretariat (Jkt & Bdg), 5 departemen, banyak biro...
--------------------------------------------------------------------------------
ayo meriahkan PIT ke-38 IAGI!!!
yg akan dilaksanakan di Hotel Gumaya, Semarang
13-14 Oktober 2009
-----------------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
Bank BCA KCP. Manara Mulia
No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
---------------------------------------------------------------------
DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information posted on 
its mailing lists, whether posted by IAGI or others. In no event shall IAGI and 
its members be liable for any, including but not limited to direct or indirect 
damages, or damages of any kind whatsoever, resulting from loss of use, data or 
profits, arising out of or in connection with the use of any information posted 
on IAGI mailing list.
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke