Kenapa gempa terjadi di suatu titik saja di zona gempa (subduction zone atau
zona patahan) di suatu waktu padahal ada banyak sekali titik di zona rawan
tersebut. Kalau masalahnya adalah akumulasi energy yang berbeda, kenapa
akumulasinya berbeda? Kenapa gempa disana 7.6 SR sedang di tempat lain 7.0 SR?
Kenapa efek gempa di satu tempat berbeda jauh dengan efeknya di tempat yang
lain? Kenapa gempa disana menimpa daerah yang penduduknya sedikit sedang gempa
disini menimpa daerah yang padat penduduknya? Kenapa disana gempanya berkaitan
dengan zona penunjaman sedang di tempat lain berkaitan dengan patahan besar?
Kenapa pada umumnya bencana besar siklusnya 100th, sedang Gn Krakatau saat 100
th dari semenjak letusan hebatnya yg terakhir, setelah "di tunggu2" koq tidak
juga mengulangi aktifitas dahsyatnya? Akibat gempa juga, kenapa desa itu
menjadi terkubur tanah longsor, termasuk penduduknya, rumah2nya, dan ..bangunan
tempat beribadahnya !!!
Itulah kita, makhluk Allah, yang sangat terbatas pengetahuannya, yang hanya
bisa "menduga", dan membuat teori berdasarkan kemampuannya yang amat terbatas
pula. Kita bisa berteori mengenai terdapatnya miinyak dan gas bumi di bawah
permukaan, kitapun bisa berteori mengenai upaya peningkatan produksi, kita juga
bisa berteori dan berhitung mengenai banyaknya reserve oil di suatu anticline,
tapi kitapun kerap kali menghadapi kenyataan dry hole pada sumur yang mempunyai
semua parameter bagi terdapatnya minyak bumi, dan kitapun juga sering menjumpai
total produksi melebihi total reserve yang kita hitung. Dan itulah Allah swt,
yang Maha Kuasa dan Maha Pengatur atas segalanya.
Memang gempa bukan "selalu" merupakan HUKUMAN, tapi bisa juga sebagai
PERINGATAN, atau UJIAN, dari Tuhan bagi umat manusia. Gempa adalah sunatullah,
yang salah satu sifatnya adalah bersifat universal. Betapa bagus dan mulianya
suatu bangunan didirikan (misal adalah sebagai tempat beribadah), namun jika
didirikan tanpa mengikuti hukum2 Allah (sunatullah), pada saatnya akan hancur
juga. Bangunan2 yang peruntukannya sungguh mulia seperti ini, jika misalnya
didirikan di atas bukit tanpa penangkal petir, niscaya akan hancur tersambar
petir.
Seyogyanya bencana2 alam ini menyadarkan kepada kita akan betapa kecilnya
manusia, dan betapa besarnya Tuhan. Seyogyanyalah juga membuat kita berpikir
apakah ini ujian dariNya, peringatan dariNya, atau..hukuman dariNya? Ya Allah
berilah kami kemampuan untuk mengambil hikmah dari semua peristiwa alam yang
tidak lain merupakan ciptaanMu? Dan ampunilah hambamu ini yang tidak pandai
membaca ayat2Mu yang tersirat dalam seluruh peristiwa alam. Kami membenarkan
firmanMu bahwa tidak ada musibah yang terjadi tanpa ijinMu, dan kamipun
membenarkan firmanMu bahwa Engkau tidak akan menurunkan musibah yang melewati
batas seorang manusia untuk menanggungnya.
Terimalah arwah para korban bencana gempa di tempat yang se baik2nya di sisiMu,
dan diampuni segala dosanya. Dan bagi keluarga yang tinggal, berilah kesabaran
dan keikhlasan untuk menerima keputusanMu ini.
-ido-
-----Original Message-----
From: Awang Satyana [mailto:[email protected]]
Sent: Tuesday, October 06, 2009 9:26 AM
To: [email protected]; Forum HAGI; Geo Unpad; Eksplorasi BPMIGAS
Subject: Re: [iagi-net-l] Doa dan gempa
Gempa bukan hukuman atau pelajaran dari Tuhan bagi umat manusia. Apakah Tuhan
menghukum orang-orang tak berdosa (bayi2 yang belum sadar berbuat atas
kehendaknya sendiri) oleh bencana ? Apakah Tuhan memberikan pelajaran bagi umat
manusia dengan bau mayat korban gempa dan wajah alam yang memar ? Tuhan juga
tidak menunjukkan kekuatanNya yang dahsyat dengan menelan banyak korban
-makhluk yang telah diciptakanNya sebab manusia pada umumnya tahu bahwa Tuhan
Mahakuasa dan Mahakuat. Tuhan tak memerlukan pengakuan atas kekuatanNya dengan
menelan korban2. Tuhan tidak sewenang-wenang.
Lalu bagaimana mengartikan bencana bila ia bukan hukuman atau pelajaran dari
Tuhan ? Bencana mengajar manusia bersolidaritas sosial dan menghargai Alam.
Gempa adalah proses geologi normal yang menjadi bencana ketika ia bersentuhan
dengan manusia. Ada area2 tertentu yang menjadi tempat proses geologi
berlangsung terus sampai sekarang. Dalam hal ini, proses2 geologi tersebut
sebenarnya menjadi sistem peringatan dini. Bila manusia tinggal bersatu di area
tersebut, hendaknya mereka tanggap dengan peringatan dini ini. Berumah tinggal
di daerah gempa misalnya bangunlah bangunan yang kokoh atau bangunan yang
sedemikian rupa dibangun sehingga akan ikut berayun dengan gelombang gempa
permukaan yang menjalar, misalnya dengan rangka dan dinding kayu dan beratap
sirap (seperti pucuk cemara ditiup angin yang tak patah karena berayun ke mana
angin meniup). Jangan berumah tinggal di bibir jurang atau di kaki bukit yang
berbahaya longsor kapan saja.
Mari kita berdoa agar para ahli gempa dapat menggunakan rentetan gempa ini
untuk bisa menjadikan mereka semakin cerdas dalam memitigasi gempa. Bukan suatu
hal yang mustahil bahwa kelak gempa bisa diprediksi dengan tepat sebelum
kejadian, manusia dikaruniai Tuhan kecerdasan. Dan mari kita berdoa agar Pemda
dan masyarakat yang tinggal di daerah bencana sadar bahwa mereka sedang
bersentuhan dengan proses2 geologi yang bisa menjadi bencana kapan saja,
kewaspadaan dan kesiapsiagaan harus menjadi bagian kesadaran penuh.
salam duka untuk para korban gempa,
Awang
--- On Sun, 10/4/09, Rovicky Dwi Putrohari <[email protected]> wrote:
> From: Rovicky Dwi Putrohari <[email protected]>
> Subject: [iagi-net-l] Doa dan gempa
> To: "muslimkl" <[email protected]>, "org mg"
> <[email protected]>, "Perwakilan Khusus Muhammadiyah
> M'sia" <[email protected]>, "[email protected]"
> <[email protected]>, "katy81" <[email protected]>, "IAGI"
> <[email protected]>, "[email protected]"
> <[email protected]>, [email protected],
> [email protected], "Forum Pembaca Kompas"
> <[email protected]>, "Forum HAGI" <[email protected]>
> Date: Sunday, October 4, 2009, 2:06 PM
> Doa mungkin tidak akan menghentikan
> terjadinya gempa. tetapi berdoalah
> supaya dimudahkan mengerti dan mengenali kegempaan
> dan menerima
> gejala serta akibat gempa sebagai bagian ciptaanNya.
>
> Rdp
>
> -Berdoa smoga diberi kemudahan menerima dan mengerti dunia
> ini apa adanya. -
>
> --
> Sent from my mobile device
>
> Jangan hanya menunggu laporan kerusakan gempa - http://bit.ly/2pvlGw
>
> --------------------------------------------------------------------------------
> PP-IAGI 2008-2011:
> ketua umum: LAMBOK HUTASOIT, [email protected]
> sekjen: MOHAMMAD SYAIFUL, [email protected]
> * 2 sekretariat (Jkt & Bdg), 5 departemen, banyak
> biro...
> --------------------------------------------------------------------------------
> ayo meriahkan PIT ke-38 IAGI!!!
> yg akan dilaksanakan di Hotel Gumaya, Semarang
> 13-14 Oktober 2009
> -----------------------------------------------------------------------------
> To unsubscribe, send email to:
> iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
> To subscribe, send email to:
> iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
> Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
> Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
> Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
> No. Rek: 123 0085005314
> Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
> Bank BCA KCP. Manara Mulia
> No. Rekening: 255-1088580
> A/n: Shinta Damayanti
> IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
> IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
> ---------------------------------------------------------------------
> DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to
> information posted on its mailing lists, whether posted by
> IAGI or others. In no event shall IAGI and its members be
> liable for any, including but not limited to direct or
> indirect damages, or damages of any kind whatsoever,
> resulting from loss of use, data or profits, arising out of
> or in connection with the use of any information posted on
> IAGI mailing list.
> ---------------------------------------------------------------------
>
>
--------------------------------------------------------------------------------
PP-IAGI 2008-2011:
ketua umum: LAMBOK HUTASOIT, [email protected]
sekjen: MOHAMMAD SYAIFUL, [email protected]
* 2 sekretariat (Jkt & Bdg), 5 departemen, banyak biro...
--------------------------------------------------------------------------------
ayo meriahkan PIT ke-38 IAGI!!!
yg akan dilaksanakan di Hotel Gumaya, Semarang
13-14 Oktober 2009
-----------------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
Bank BCA KCP. Manara Mulia
No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
---------------------------------------------------------------------
DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information posted on
its mailing lists, whether posted by IAGI or others. In no event shall IAGI and
its members be liable for any, including but not limited to direct or indirect
damages, or damages of any kind whatsoever, resulting from loss of use, data or
profits, arising out of or in connection with the use of any information posted
on IAGI mailing list.
---------------------------------------------------------------------
--------------------------------------------------------------------------------
PP-IAGI 2008-2011:
ketua umum: LAMBOK HUTASOIT, [email protected]
sekjen: MOHAMMAD SYAIFUL, [email protected]
* 2 sekretariat (Jkt & Bdg), 5 departemen, banyak biro...
--------------------------------------------------------------------------------
ayo meriahkan PIT ke-38 IAGI!!!
yg akan dilaksanakan di Hotel Gumaya, Semarang
13-14 Oktober 2009
-----------------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
Bank BCA KCP. Manara Mulia
No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
---------------------------------------------------------------------
DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information posted on
its mailing lists, whether posted by IAGI or others. In no event shall IAGI and
its members be liable for any, including but not limited to direct or indirect
damages, or damages of any kind whatsoever, resulting from loss of use, data or
profits, arising out of or in connection with the use of any information posted
on IAGI mailing list.
---------------------------------------------------------------------