Seharusnya ilmu-ilmu ustad ini dikeluarkannya dari mulai sebelum gempa dan 
tsunami terjadi, mungkin bisa membantu, paling tidak ada yang dapat pahala 
lebih dini...amiin.

salam,us






Gantok Subiyantoro <[email protected]>
10/07/2009 06:41 AM
Please respond to iagi-net

 
        To:     [email protected]
        cc: 
        Subject:        Re: [iagi-net-l] Doa dan gempa


Gempa sebenarnya sudah ada sejak prekambrium, jauh sebelum manusia ada. 
Yang hidup saat itu hanya  binatang dan tumbuhan. Hewan dan tumbuhan saat 
itu tidak pernah protes karena bencana gempa. Namun belakangan tercipta 
hewan yang berakal, maka hewan yang berakal ini banyak mengeluh saat 
hidupnya tidak nyaman karena gangguan gempa. Hewan yang berakal ini tidak 
lain adalah manusia, yang seharusnya manusia itu sendirilah yang harus 
menyiasati keberadaan gempa. Manusia adalah mahluk berilmu, maka hendaknya 
dengan ilmu itu, terutama ilmu geologi, manusia seharusnya bisa memitigasi 
bencana gempa. Paling tidak jangan bertempat tinggal di jalur gempa. Kalau 
mau tinggal disekitar daerah tersebut konsekuensinya harus siap apapun 
yang terjadi dan harus punya ilmu untuk menyikapi gempa, misalnya sistem 
bangunan rumah yang elastis, lokasi tempat tinggal jangan dilereng-lereng, 
bertanam dengan tanaman yang akarnya kokoh, dsb. Namun manusia percaya 
bahwa keberadaan
 ilmunya sangat terbatas, contohnya dia tidak tahu kapan gempa akan 
terjadi. Manusiapun kemudian minta bantuan kepada yang mempunyai ilmu yang 
super  (hudalinnas), dia tahu ada ilmu diatas ilmunya, tidak lain dengan 
cara berdo'a, agar pikirannya mendapat petunjuk.
Allahumaghfirlahum warhamhum wa aafi'i wa fuanhum, Allahumagh laa tahrimna 
ajrohum, wa laa taftinna ba'dahum waghfirlana walahum.




________________________________
From: "[email protected]" <[email protected]>
To: Firman Fauzi <[email protected]>; "<[email protected]>" 
<[email protected]>; Taufik Alif Manan <[email protected]>; Taufik 
Alif Manan <[email protected]>
Sent: Tue, October 6, 2009 5:11:30 PM
Subject: Re: [iagi-net-l] Doa dan gempa

Sebagai orang yg berilmu, maka mempelajari alam dan kejadiannya maka 
menambah ilmunya.

Sebagai orang yg beragama, bila mengambil hikmah dari kejadian alam karena 
takdir Allah SWT maka insya Allah bertambah imannya.

Sebagai orang yg peduli dgn masyarakat atas musibah yg terjadi dan 
membantu mengatasi musibah sesuai kemampuannya maka akan bermanfaatlah 
bagi masyarakat.

Semuanya tergantung niat dan ikhtiar kita. Semoga Indonesia diberkati 
Allah SWT dan rakyatnya sejahtera. Amien.

Wassalam

TAM

Sent from my BlackBerry® wireless device via Vodafone-Celcom Mobile.

-----Original Message-----
From: Firman Fauzi <[email protected]>
Date: Tue, 6 Oct 2009 09:46:11 
To: <[email protected]><[email protected]>
Subject: Re: [iagi-net-l] Doa dan gempa
Saya setuju dengan ulasan tersebut. Bahkan saya juga pernah membaca ulasan 
yang ditulis oleh seorang Pendeta mengenai hukuman yg diderakan ke rakyat 
Aceh sewaktu tsunami terjadi. Pendeta tersebut menyitir bhw kelakuan warga 
yg tertimpa tsunami sudah melewati batas kemanusiaan, dsb. 

Tokoh2 agama yg seperti ini memang harus diberikan pencerahan yg berarti 
utk tdk serta merta menghubungkan bencana alam dgn hukuman yg ditimpakan 
Allah Azza wa Jalla. Sudah saatnya pendeta dan ulama seperti itu diberi 
pengertian yg baik tentang hukum2 Allah yg "pasti" terjadi di area tepi 
benua spt Indonesia ini.

Semoga Allah Azza wa Jalla menerima dgn baik jiwa2 yg telah lepas dari 
raganya, di padang dan pariaman. Amiin ya Allah ya Rabb.

Firman Fauzi 


On Oct 6, 2009, at 12:19 PM, Awang Satyana <[email protected]> wrote:

Berikut ulasan dari rekan saya (Pak Jonih Rahmat) tentang subyek di atas. 
Sebuah ulasan yang baik dan sebuah pelurusan yang mestinya disadari dalam 
hal menyikapi sebuah bencana. 

salam,
Awang

Ketika terjadi Gempa & tsunami Aceh, disusul gempa Yogya, kemudian Gempa & 
Tsunami Pangandaran, saya mendengar banyak Mubaligh berbicara di mimbar2 
bahwa bencana2 tsb adalah azab Tuhan. Di Gd Patra Jasa, malahan, khotib 
jumat menyebut sejumlah dosa yg biasa dilakukan orang2 di daerah bencana. 
Pantaslah daerah itu kemudian dihancurkan Tuhan! Hebat bener itu ustaz 
(?). dari mana dia tahu bahwa itu adalah siksaan Tuhan kepada manusia. 

Gempa pun kembali terjadi di Tasikmalaya, Sumatra barat, Jambi, dan 
daerah2 lain di Indonesia (juga di Negara lain). Kawan2 yg (sepertinya) 
mengerti agama, kembali mengirim e-mail dan sms2 tentang keterkaitan jam 
terjadinya gempa dengan ayat2 kitab suci, bahwa benar gempa tsb adalah 
azab Tuhan thd perilaku manusia (di daerah bencana?).

Dulu,  saya merspons khutbah para ustaz itu dg berkirim email ke banyak 
pihak, menyampaikan bahwa orang yg sedang terkena musibah, jangan dituding 
macem2! Bantulah mereka. Jika tidak bisa membantu, yang do'akan saja. 
Jangan menambah masalah dengan menyebutnya sbg orang2 yg sedang di azab 
Tuhan! Dengan berbekal file gempa dan tsunami dari pak Awang, dan atas 
izinnya, saya melakukan cramah2 tentang gempa di banyak masjid, Sekolah 
Tinggi Agama Islam, Pesantren. Termasuk di antaranya di sebuah Yayasan 
dakwah Islam, dihadapan sekitar 70 ustaz, yg setiah hari Jumat menjadi 
mereka khotib di masjid2 di jabodetabek. 

Saya sampaikan kpd ustaz2 itu bahwa mungkin saja bencana yg terjadi adalah 
 azab Tuhan, tapi Tuhan akan mengadili seseorang atau suatu kaum dg ada 
sebab2 sebelumnya. Kullu syai 'in sababa. Tidak ujug2.  Dan, kalau karena 
azab, boleh jadi, Jakarta adalah kota pertama yg mendapat prioritas 
menerima azab. Karena, di kota Jakarta dan sekitarnya, tinggal orang2 yg 
tidak saja banyak melanggar perintah Tuhan (dlm ukuran kebanyakan orang), 
tetapi juga, mereka yg makan hutan2 Kalimantan, jalan2 aspal, jembatan2, 
dan makan makanan2 tak wajar lainnya. Perlu juga diketahui, demiki an saya 
lanjutkan ke para ustaz, ada faktor lain yg menyebabkn itu gempa, namanya 
geologi. Siapa pun yg tinggal di sepanjang pantai barat Sumatra, pantai 
Selatan Jawa, dst, daerrah itu akan tepa potensi untuk gempa, karena 
memang di dekat zona subduksi. Lain halnya orang yg tinggal  di 
Kalimantan, kendatipun mereka tak pernah salat, tak pernah ke gereja, 
misalnya, tidak akan terkena
gempa (besar). 

Di antara hadirin ada yg pernah bertanya, " Pak, Bisa nggak gempa itu 
dicegah?"
"Tidak bisa," jawab saya.
"Bisa!" seseorang berteriak dg keras di masjid. Kaget juga saya.
" Dengan do'a!" katanya dg lantang.

"Begini," saya melanjutkan. "Di mana sakelar listrik untuk 
menghidup-matikan lampu masjid ini?"
"Matikanlah lampu masjid ini. Lalu, semua hadirin berdo'a atau  kalau 
perlu, masjid ini diisi atau dipenuhi kiai, terus semua berdo'a agar lampu 
hidup kembali. Pasti tak akan hidup. Karena hal itu menyalahi sunatullah."

Tak lama kemudian, seorang yg tak pernah salat. Kerjaanya mabuk2an, 
mencuri, dll. Ia leawt masjid, dan memijit sakelar listrik. Hidup tidak 
listriknya? Menyala tidak lampunya?. Menyala, karena itulah ketentuannya. 
Ia melakukan sesuai dg aturan atau sunatullah. Demikian juga  gempa!

Salam,
Jonih Rahmat


--- On Tue, 10/6/09, Turidho (TURIDHO) <[email protected]> wrote:

From: Turidho (TURIDHO) <[email protected]>
Subject: RE: [iagi-net-l] Doa dan gempa
To: [email protected], "Forum HAGI" <[email protected]>, "Geo Unpad" 
<[email protected]>, "Eksplorasi BPMIGAS" 
<[email protected]>
Date: Tuesday, October 6, 2009, 11:07 AM
Kenapa gempa terjadi di suatu titik
saja di zona gempa (subduction zone atau zona patahan) di
suatu waktu padahal ada banyak sekali titik di zona rawan
tersebut. Kalau masalahnya adalah akumulasi energy yang
berbeda, kenapa akumulasinya berbeda? Kenapa gempa disana
7.6 SR sedang di tempat lain 7.0 SR? Kenapa efek gempa di
satu tempat berbeda jauh dengan efeknya di tempat yang lain?
Kenapa gempa disana menimpa daerah yang penduduknya sedikit
sedang gempa disini menimpa daerah yang padat penduduknya?
Kenapa disana gempanya berkaitan dengan zona penunjaman
sedang di tempat lain berkaitan dengan patahan besar? Kenapa
pada umumnya bencana besar siklusnya 100th, sedang Gn
Krakatau saat 100 th dari semenjak letusan hebatnya yg
terakhir, setelah "di tunggu2" koq tidak juga mengulangi
aktifitas dahsyatnya? Akibat gempa juga, kenapa desa itu
menjadi terkubur tanah longsor, termasuk penduduknya,
rumah2nya, dan ..bangunan tempat beribadahnya !!!
Itulah kita, makhluk Allah, yang sangat terbatas
pengetahuannya, yang hanya bisa "menduga", dan membuat teori
berdasarkan kemampuannya yang amat terbatas pula. Kita bisa
berteori mengenai terdapatnya miinyak dan gas bumi di bawah
permukaan, kitapun bisa berteori mengenai upaya peningkatan
produksi, kita juga bisa berteori dan berhitung mengenai
banyaknya reserve oil di suatu anticline, tapi kitapun kerap
kali menghadapi kenyataan dry hole pada sumur yang mempunyai
semua parameter bagi terdapatnya minyak bumi, dan kitapun
juga sering menjumpai total produksi melebihi total reserve
yang kita hitung. Dan itulah Allah swt, yang Maha Kuasa dan
Maha Pengatur atas segalanya. 
Memang gempa bukan "selalu" merupakan HUKUMAN, tapi bisa
juga sebagai PERINGATAN, atau UJIAN, dari Tuhan bagi umat
manusia. Gempa adalah sunatullah, yang salah satu sifatnya
adalah bersifat universal. Betapa bagus dan mulianya suatu
bangunan didirikan (misal adalah sebagai tempat beribadah),
namun jika didirikan tanpa mengikuti hukum2 Allah 
(sunatullah), pada saatnya akan hancur juga. Bangunan2 yang
peruntukannya sungguh mulia seperti ini, jika misalnya
didirikan di atas bukit tanpa penangkal petir, niscaya akan
hancur tersambar petir.
Seyogyanya bencana2 alam ini menyadarkan kepada kita akan
betapa kecilnya manusia, dan betapa besarnya Tuhan.
Seyogyanyalah juga membuat kita berpikir apakah ini ujian
dariNya, peringatan dariNya, atau..hukuman dariNya? Ya Allah
berilah kami kemampuan untuk mengambil hikmah dari semua
peristiwa alam yang tidak lain merupakan ciptaanMu? Dan
ampunilah hambamu ini yang tidak pandai membaca ayat2Mu yang
tersirat dalam seluruh peristiwa alam. Kami membenarkan
firmanMu bahwa tidak ada musibah yang terjadi tanpa ijinMu,
dan kamipun membenarkan firmanMu bahwa Engkau tidak akan
menurunkan musibah yang melewati batas seorang manusia untuk
menanggungnya.
Terimalah arwah para korban bencana gempa di tempat yang se
baik2nya di sisiMu, dan diampuni segala dosanya. Dan bagi
keluarga yang tinggal, berilah kesabaran dan keikhlasan
untuk menerima keputusanMu ini.
-ido-

 

-----Original Message-----
From: Awang Satyana [mailto:[email protected]]

Sent: Tuesday, October 06, 2009 9:26 AM
To: [email protected];
Forum HAGI; Geo Unpad; Eksplorasi BPMIGAS
Subject: Re: [iagi-net-l] Doa dan gempa

Gempa bukan hukuman atau pelajaran dari Tuhan bagi umat
manusia. Apakah Tuhan menghukum orang-orang tak berdosa
(bayi2 yang belum sadar berbuat atas kehendaknya sendiri)
oleh bencana ? Apakah Tuhan memberikan pelajaran bagi umat
manusia dengan bau mayat korban gempa dan wajah alam yang
memar ? Tuhan juga tidak menunjukkan kekuatanNya yang
dahsyat dengan menelan banyak korban -makhluk yang telah
diciptakanNya sebab manusia pada umumnya tahu bahwa Tuhan
Mahakuasa dan Mahakuat. Tuhan tak memerlukan pengakuan atas
kekuatanNya dengan menelan korban2. Tuhan tidak
sewenang-wenang.

Lalu bagaimana mengartikan bencana bila ia bukan hukuman
atau pelajaran dari Tuhan ? Bencana mengajar manusia
bersolidaritas sosial dan menghargai Alam. 

Gempa adalah proses geologi normal yang menjadi bencana
ketika ia bersentuhan dengan manusia. Ada area2 tertentu
yang menjadi tempat proses geologi berlangsung terus sampai
sekarang. Dalam hal ini, proses2 geologi tersebut sebenarnya
menjadi sistem peringatan dini. Bila manusia tinggal bersatu
di area tersebut, hendaknya mereka tanggap dengan peringatan
dini ini. Berumah tinggal di daerah gempa misalnya bangunlah
bangunan yang kokoh atau bangunan yang sedemikian rupa
dibangun sehingga akan ikut berayun dengan gelombang gempa
permukaan yang menjalar, misalnya dengan rangka dan dinding
kayu dan beratap sirap (seperti pucuk cemara ditiup angin
yang tak patah karena berayun ke mana angin meniup). Jangan
berumah tinggal di bibir jurang atau di kaki bukit yang
berbahaya longsor kapan saja.

Mari kita berdoa agar para ahli gempa dapat menggunakan
rentetan gempa ini untuk bisa menjadikan mereka semakin
cerdas dalam memitigasi gempa. Bukan suatu hal yang mustahil
bahwa kelak gempa bisa diprediksi dengan tepat sebelum
kejadian, manusia dikaruniai Tuhan kecerdasan. Dan mari kita
berdoa agar Pemda dan masyarakat yang tinggal di daerah
bencana sadar bahwa mereka sedang bersentuhan dengan proses2
geologi yang bisa menjadi bencana kapan saja, kewaspadaan
dan kesiapsiagaan harus menjadi bagian kesadaran penuh.

salam duka untuk para korban gempa,
Awang

--- On Sun, 10/4/09, Rovicky Dwi Putrohari <[email protected]>
wrote:

From: Rovicky Dwi Putrohari <[email protected]>
Subject: [iagi-net-l] Doa dan gempa
To: "muslimkl" <[email protected]>,
"org mg" <[email protected]>,
"Perwakilan Khusus Muhammadiyah M'sia" <[email protected]>,
"[email protected]"
<[email protected]>,
"katy81" <[email protected]>,
"IAGI" <[email protected]>,
"[email protected]"
<[email protected]>,
[email protected],
[email protected],
"Forum Pembaca Kompas" <[email protected]>,
"Forum HAGI" <[email protected]>
Date: Sunday, October 4, 2009, 2:06 PM
Doa mungkin tidak akan menghentikan
terjadinya gempa. tetapi berdoalah
supaya dimudahkan mengerti dan mengenali  kegempaan
dan menerima
gejala serta akibat gempa sebagai bagian ciptaanNya.

Rdp

-Berdoa smoga diberi kemudahan menerima dan mengerti
dunia
ini apa adanya. -

-- 
Sent from my mobile device

Jangan hanya menunggu laporan kerusakan gempa - http://bit.ly/2pvlGw


--------------------------------------------------------------------------------
PP-IAGI 2008-2011:
ketua umum: LAMBOK HUTASOIT, [email protected]
sekjen: MOHAMMAD SYAIFUL, [email protected]
* 2 sekretariat (Jkt & Bdg), 5 departemen, banyak
biro...

--------------------------------------------------------------------------------
ayo meriahkan PIT ke-38 IAGI!!!
yg akan dilaksanakan di Hotel Gumaya, Semarang
13-14 Oktober 2009

-----------------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to:
iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to:
iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
Bank BCA KCP. Manara Mulia
No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi

---------------------------------------------------------------------
DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard
to
information posted on its mailing lists, whether
posted by
IAGI or others. In no event shall IAGI and its members
be
liable for any, including but not limited to direct
or
indirect damages, or damages of any kind whatsoever,
resulting from loss of use, data or profits, arising
out of
or in connection with the use of any information
posted on
IAGI mailing list.

---------------------------------------------------------------------




 

--------------------------------------------------------------------------------
PP-IAGI 2008-2011:
ketua umum: LAMBOK HUTASOIT, [email protected]
sekjen: MOHAMMAD SYAIFUL, [email protected]
* 2 sekretariat (Jkt & Bdg), 5 departemen, banyak
biro...
--------------------------------------------------------------------------------
ayo meriahkan PIT ke-38 IAGI!!!
yg akan dilaksanakan di Hotel Gumaya, Semarang
13-14 Oktober 2009
-----------------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to:
iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to:
iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
Bank BCA KCP. Manara Mulia
No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
---------------------------------------------------------------------
DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to
information posted on its mailing lists, whether posted by
IAGI or others. In no event shall IAGI and its members be
liable for any, including but not limited to direct or
indirect damages, or damages of any kind whatsoever,
resulting from loss of use, data or profits, arising out of
or in connection with the use of any information posted on
IAGI mailing list.
---------------------------------------------------------------------


--------------------------------------------------------------------------------
PP-IAGI 2008-2011:
ketua umum: LAMBOK HUTASOIT, [email protected]
sekjen: MOHAMMAD SYAIFUL, [email protected]
* 2 sekretariat (Jkt & Bdg), 5 departemen, banyak
biro...
--------------------------------------------------------------------------------
ayo meriahkan PIT ke-38 IAGI!!!
yg akan dilaksanakan di Hotel Gumaya, Semarang
13-14 Oktober 2009
-----------------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to:
iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to:
iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
Bank BCA KCP. Manara Mulia
No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
---------------------------------------------------------------------
DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to
information posted on its mailing lists, whether posted by
IAGI or others. In no event shall IAGI and its members be
liable for any, including but not limited to direct or
indirect damages, or damages of any kind whatsoever,
resulting from loss of use, data or profits, arising out of
or in connection with the use of any information posted on
IAGI mailing list.
---------------------------------------------------------------------







--------------------------------------------------------------------------------
PP-IAGI 2008-2011:
ketua umum: LAMBOK HUTASOIT, [email protected]
sekjen: MOHAMMAD SYAIFUL, [email protected]
* 2 sekretariat (Jkt & Bdg), 5 departemen, banyak biro...
--------------------------------------------------------------------------------
ayo meriahkan PIT ke-38 IAGI!!!
yg akan dilaksanakan di Hotel Gumaya, Semarang
13-14 Oktober 2009
-----------------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
Bank BCA KCP. Manara Mulia
No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
---------------------------------------------------------------------
DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information 
posted on its mailing lists, whether posted by IAGI or others. In no event 
shall IAGI and its members be liable for any, including but not limited to 
direct or indirect damages, or damages of any kind whatsoever, resulting 
from loss of use, data or profits, arising out of or in connection with 
the use of any information posted on IAGI mailing list.
---------------------------------------------------------------------



Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com 

--------------------------------------------------------------------------------
PP-IAGI 2008-2011:
ketua umum: LAMBOK HUTASOIT, [email protected]
sekjen: MOHAMMAD SYAIFUL, [email protected]
* 2 sekretariat (Jkt & Bdg), 5 departemen, banyak biro...
--------------------------------------------------------------------------------
ayo meriahkan PIT ke-38 IAGI!!!
yg akan dilaksanakan di Hotel Gumaya, Semarang
13-14 Oktober 2009
-----------------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id 
Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
Bank BCA KCP. Manara Mulia
No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ 
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi 
---------------------------------------------------------------------
DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information 
posted on its mailing lists, whether posted by IAGI or others. In no event 
shall IAGI and its members be liable for any, including but not limited to 
direct or indirect damages, or damages of any kind whatsoever, resulting 
from loss of use, data or profits, arising out of or in connection with 
the use of any information posted on IAGI mailing list.
---------------------------------------------------------------------


 

Kirim email ke