Iya ya Pak Prof, atur nuhun koreksinya...insyaa Allah lebih tepat menggunakan kata "berulang" (recurrence; kumat, kambuh, lagi-lagi timbul - lihat Kamus Inggris Indonesia oleh John M. Echols dan Hassan Shadily), ketimbang memakai kata "daur ulang".
-----Original Message----- From: R.P.Koesoemadinata [mailto:[email protected]] Sent: Monday, October 26, 2009 11:54 AM To: [email protected] Subject: Re: [iagi-net-l] Gempa Sumba 6.1 SR (25 Oktober 2009) Daur Ulang? Apakah istilah ini benar terjemahan dari Cycles? Istilah "daur ulang" sekarang ini diartikan "recycling", misalnya plastik di recycled (didaur ulang) untuk dijadikan bahan plastik baru. Kalau untuk "cycle" saya kira istilahnya adalah "daur" saja tanpa "ulang" RPK ----- Original Message ----- From: "Kuntadi, Nugrahanto" <[email protected]> To: <[email protected]> Sent: Monday, October 26, 2009 8:32 AM Subject: RE: [iagi-net-l] Gempa Sumba 6.1 SR (25 Oktober 2009) Setuju dengan Pak Mino/Pak Awang...waspada, Paragraf terakhir email Anda terlampir, maupun Paragraf-1 dan ke-2 dari = email Anda pada topik diskusi "Mungkinkah Gempa Secara Teratur" sebelumnya menjadi sangat mendesak dirumuskan oleh Komisi Struktur Geologi IAGI kepada pemerintah. Karena saya melihat ulasan2 para narasumber di media cetak akhir akhir ini masih berkutat membicarakan ranah geografis bangsa kita yang berada pada zona gempa dan volkanik/ring of fire, bahwa gempa itu sulit diperkirakan walaupun teknologi ke arah itu masih terus dikembangkan, malahan ada campur komentar dari ahli ahli astronomi tentang mungkin tidaknya berubahnya arah kiblat di bberapa tempat di Indonesia pasca gempa. Seperti kita tahu, insyaa Allah masyarakat kita sudah paham dengan isi-isi berita bahwa negara kita terletak di daerah rawan bencana, tetapi tulisan2 yang mengarah kepada menumbuhkan kepedulian akan pentingnya memahami bencana kepada pribadi-pribadi pejabat dan masyarakat ini terasa masih kurang yah. Saya pribadi merasa merinding membaca ulasan Pak Mino dan Pak Awang berulangkali tentang "belum ada aktifitas >200tahun atau daur ulang = gempa besar" dan "Istilahnya sudah matang / maturity" lalu "sudah 4 kali gempa ~7 SR"...ini menurut pendapat saya yang harus lebih disosialisasikan kepada instansi terkait di pemerintahan maupun swasta, sekolahan, dll, bahwa pola dan rentang waktu gempa untuk daerah2 tertentu "STATISTICALLY" sudah sangat berbahaya, terutama pada daerah2 seperti di Sumatra, terutama segmen Bengkulu ke arah Sunda merupakan daerah rawan yg perlu diperhatikan. Apakah lantas dengan gempa2 besar yg telah terjadi dlm bbrapa waktu = belakangan ini bangsa Indonesia sudah merasa cukup berpengalaman di dalam menangani akibat pasca gempa yang memang relatif semakin baik (ya = gak sih...?), lalu ya yang masyarakat awam harap pasrah saja lah, nanti juga dibantu kok......tuing ....??? Yang parahnya lagi nanti bisa bisa = setiap stasiun TV pun jadi bosan meliput gempa di lapangan karena saking seringnya - gak spekatkuler lagi kata mereka mungkin....;-( Insyaa Allah masayarakat iaginet semua sepakat berkata "tidak", melainkan harus merumuskan langkah-langkah kongkrit bagi daerah2 utama rawan gempa besar ke dalam rencana jangka panjang sbb: - memberikan pelatihan reguler oleh IAGI (free / biaya rendah) kepada para staf Basarnas maupun lembaga amil zakat besar dan yayasan kemanusiaan lainnya, ulama2 lintas agama yg terjun ke lapangan tentang teori dasar kegempaan, karena mereka2 inilah mujahid sebenarnya di medan bencana pada garda terdepan. Sehingga diharapkan bisa memberikan pertolongan P3K, bimbingan kerohanian, selain itu bisa membagi ilmu = dasar gempa kepada para korban shg yang terngiang di ingatan korban tidak hanya hebohnya suasana posko bantuan serta dapur umum makanan = ketika jam makan tiba. - pelatihan tenaga sukarela lokal oleh Departemen terkait (Depkes, PU, Militer, dll) utk P3K, evakuasi, mensosialisasikan latihan gempa/tsunami yang berkesinambungan, membangun prasarana yg rusak. Karena menurut pengamatan saya sekarang ini semua berreaksi setelah gempa terjadi, setelah semua menjadi bubur, dan kenyataannya sumberdaya lokal di tempatkejadian tidak terampil dengan keahlian dasar P3K, evakuasi dll. Contoh: ketika banjir bandang Situgintung terjadi, bahwa evakuasi korban = harus menunggu anggota BASARNAS yg pun datangnya cukup lama karena tertahan macet jalanan, dan ketika sampai di lokasi harus bekerja sendirian karena semua warga di sekitar hanya bisa menonton karena tidak memiliki keahlian utk bisa membantu mereka. - membenahi tataguna lahan, dimana law enforcement harus jelas dan tegas - ini yang kelihatannya masih sangat jauh realisasinya. - penertiban persyaratan konstruksi bangunan - idem, bahwa law enforcement harus jelas dan tegas. Jika tidak, ya mari kita membiasakan diri mendengarkan berita-berita klasik yang selalu mengetengahkan kepiluan, keterlambatan bantuan, tidak terjangkaunya satu daerah bencana, penyesalan, yang kemudian hilang ditelan waktu menunggu bencana yang berikutnya dengan berita-berita yang itu-itu lagi. Ironisnya, sementara itu di bidang lain - kreatifitas di bidang hiburan justru berkembang teramat pesat dari mulai manggung di tengah kolam renang, di taman-taman rekreasi, di jalanan dengan kostum warna warni serta kemasan yang serba wah. -----Original Message----- From: Awang Satyana [mailto:[email protected]] Sent: Sunday, October 25, 2009 1:16 PM To: IAGI; Forum HAGI; Geo Unpad; Eksplorasi BPMIGAS Subject: [iagi-net-l] Gempa Sumba 6.1 SR (25 Oktober 2009) Sumba dan sekitarnya "kena giliran disapa gempa" pada hari Minggu subuh tadi (04.54 WITA). Setelah Jumat malam gempa mengguncang Manokwari, Sabtu hampir tengah malam gempa mengguncang Laut Banda dan Maluku, kini giliran Sumba. Dengan gempa bermagnitude 6,1 SR sedalam hanya 19 km menurut BMKG (atau 5.5 Mw, kedalaman hanya 3,5 km menurut USGS) tentu akan menyebabkan guncangan yang cukup untuk Pulau Sumba meskipun episentrum gempa ini terletak di dasar laut sebelah baratlaut Sumba. Kalau saja pematahan batuan di dalam gempa ini berupa dip-slip dan punya jurus yang sejajar dengan arah Pulau Sumba, maka besar kemungkinan Sumba telah dilanda tsunami. "Untunglah" gempa Sumba tadi subuh berupa sesar mendatar berjurus 34 NE dan kemiringan 66 deg, sehingga kemungkinannya sebagai tsunami-genic EQ kecil, lagipula jurus pematahannya tegak lurus terhadap arah sumbu panjang Sumba. Pematahan batuan pada gempa ini terjadi di overriding micro-plate Sumba atau kerak akresi di depannya. Sumba terkenal sebagai suatu mikro-kontinen yang menempati posisinya sekarang pada Paleogen, setelah lepas oleh sesar besar dari induknya di SE Sundaland melalui Sumba Fracture (kebanyakan literatur berargumen demikian), atau dari induknya di Australia dan Timor (beberapa peneliti mengatakannya demikian). Yang jelas, posisi Sumba sebagai mikro-kontinen di wilayah forearc adalah suatu hal yang sangat unik dan sangat berpengaruh kepada kinematika konvergensi lempeng di wilayah ini. Hati-hati, gempa-gempa berkekuatan signifikan sedang banyak terjadi di wilayah Indonesia dalam dua bulan terakhir ini. Setiap hari memang tercatat gempa-gempa di Indonesia, tetapi empat gempa berkekuatan 7+ SR terjadi di dalam waktu tak sampai dua bulan lumayan mengkhawatirkan. salam, Awang ------------------------------------------------------------------------ -------- PP-IAGI 2008-2011: ketua umum: LAMBOK HUTASOIT, [email protected] sekjen: MOHAMMAD SYAIFUL, [email protected] * 2 sekretariat (Jkt & Bdg), 5 departemen, banyak biro... ------------------------------------------------------------------------ -------- ayo meriahkan PIT ke-38 IAGI!!! yg akan dilaksanakan di Hotel Gumaya, Semarang 13-14 Oktober 2009 ------------------------------------------------------------------------ ----- To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id Visit IAGI Website: http://iagi.or.id Pembayaran iuran anggota ditujukan ke: Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta No. Rek: 123 0085005314 Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) Bank BCA KCP. Manara Mulia No. Rekening: 255-1088580 A/n: Shinta Damayanti IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi --------------------------------------------------------------------- DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information posted on its mailing lists, whether posted by IAGI or others. In no event shall IAGI and its members be liable for any, including but not limited to direct or indirect damages, or damages of any kind whatsoever, resulting from loss of use, data or profits, arising out of or in connection with the use of any information posted on IAGI mailing list. --------------------------------------------------------------------- ------------------------------------------------------------------------ -------- PP-IAGI 2008-2011: ketua umum: LAMBOK HUTASOIT, [email protected] sekjen: MOHAMMAD SYAIFUL, [email protected] * 2 sekretariat (Jkt & Bdg), 5 departemen, banyak biro... ------------------------------------------------------------------------ -------- ayo meriahkan PIT ke-38 IAGI!!! yg akan dilaksanakan di Hotel Gumaya, Semarang 13-14 Oktober 2009 ------------------------------------------------------------------------ ----- To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id Visit IAGI Website: http://iagi.or.id Pembayaran iuran anggota ditujukan ke: Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta No. Rek: 123 0085005314 Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) Bank BCA KCP. Manara Mulia No. Rekening: 255-1088580 A/n: Shinta Damayanti IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi --------------------------------------------------------------------- DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information posted on its mailing lists, whether posted by IAGI or others. In no event shall IAGI and its members be liable for any, including but not limited to direct or indirect damages, or damages of any kind whatsoever, resulting from loss of use, data or profits, arising out of or in connection with the use of any information posted on IAGI mailing list. --------------------------------------------------------------------- __________ NOD32 4534 (20091022) Information __________ This message was checked by NOD32 antivirus system. http://www.eset.com ------------------------------------------------------------------------ -------- PP-IAGI 2008-2011: ketua umum: LAMBOK HUTASOIT, [email protected] sekjen: MOHAMMAD SYAIFUL, [email protected] * 2 sekretariat (Jkt & Bdg), 5 departemen, banyak biro... ------------------------------------------------------------------------ -------- ayo meriahkan PIT ke-38 IAGI!!! yg akan dilaksanakan di Hotel Gumaya, Semarang 13-14 Oktober 2009 ------------------------------------------------------------------------ ----- To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id Visit IAGI Website: http://iagi.or.id Pembayaran iuran anggota ditujukan ke: Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta No. Rek: 123 0085005314 Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) Bank BCA KCP. Manara Mulia No. Rekening: 255-1088580 A/n: Shinta Damayanti IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi --------------------------------------------------------------------- DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information posted on its mailing lists, whether posted by IAGI or others. In no event shall IAGI and its members be liable for any, including but not limited to direct or indirect damages, or damages of any kind whatsoever, resulting from loss of use, data or profits, arising out of or in connection with the use of any information posted on IAGI mailing list. --------------------------------------------------------------------- -------------------------------------------------------------------------------- PP-IAGI 2008-2011: ketua umum: LAMBOK HUTASOIT, [email protected] sekjen: MOHAMMAD SYAIFUL, [email protected] * 2 sekretariat (Jkt & Bdg), 5 departemen, banyak biro... -------------------------------------------------------------------------------- ayo meriahkan PIT ke-38 IAGI!!! yg akan dilaksanakan di Hotel Gumaya, Semarang 13-14 Oktober 2009 ----------------------------------------------------------------------------- To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id Visit IAGI Website: http://iagi.or.id Pembayaran iuran anggota ditujukan ke: Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta No. Rek: 123 0085005314 Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) Bank BCA KCP. Manara Mulia No. Rekening: 255-1088580 A/n: Shinta Damayanti IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi --------------------------------------------------------------------- DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information posted on its mailing lists, whether posted by IAGI or others. In no event shall IAGI and its members be liable for any, including but not limited to direct or indirect damages, or damages of any kind whatsoever, resulting from loss of use, data or profits, arising out of or in connection with the use of any information posted on IAGI mailing list. ---------------------------------------------------------------------

