Wah Mas Kuntadi yang kena...yang salah istilah saya deh rasanya, maksudnya
mau re-occurence malahan jadi daur ulang..he...he

Saya setuju sekali, biarkan scientist akan bekerja banting tulang
argumentasi ilmiah, cari inovasi dll. Yang jelas gempa tersebut akan
datang dan akan selalu ada selama plate tektonik ini aktif. Insya Allah
saja jangan besar, kalau besar ya semoga dalam sekali; sehingga kemapuan
energy rupturenya sudah kecil hany goyang vertikal saja yang masih terasa.
 Sehingga sudah seharusnya kita melangkah ke arah kepentingan publik ..
saya jadi ingat Ibu Dwi Korita yang rajin berkampanye mengenai gerakan
tanah yang lebih bersifat informasi publik yang mendidik. Saya kira IAGI
juga sudah start untuk hal yang sama dan kita harus teruskan lebih jauh
lagi dengan bantuan mahasiswa2 dalam kegiatan kuliah kerjanya serta teman
yang dekat dengan para birokrat pengambil keputusan.

Hanya memang harus hati2 karena issue gempa ini malahan dijadikan ajang
politik atau kampanye lagi. Untuk itu IAGI sebaiknya melakukan sendiri
bebas dari pengaruh lembaga2 lain, murni sumbangan dari IAGI sendiri
sehingga tidak perlu dipolitisasi. Zaman sekarang banyak untungnya jadi
ahli politik buktinya aja para selebriti rajin sekali... sebentar lagi
bisa jadi para geologist ...he..he..

Rekan2, kita perlu sebuah inovasi dan terobosan baru untuk bisa
menyumbangkan hal yang berguna dalam masalah gempa ini tanpa harus tumpang
tindih dengan yang lain tapi sebagai sumbangan untuk bangsa kita ini.
Seperti yang dipaparkan sama Mas Kuntadi.

Salam,

Ben Sapiie





Iya ya Pak Prof, atur nuhun koreksinya...insyaa Allah lebih tepat
menggunakan kata "berulang" (recurrence; kumat, kambuh, lagi-lagi timbul
- lihat Kamus Inggris Indonesia oleh John M. Echols dan Hassan Shadily),
ketimbang memakai kata "daur ulang".

-----Original Message-----
From: R.P.Koesoemadinata [mailto:[email protected]]
Sent: Monday, October 26, 2009 11:54 AM
To: [email protected]
Subject: Re: [iagi-net-l] Gempa Sumba 6.1 SR (25 Oktober 2009)

Daur Ulang?
Apakah istilah ini benar terjemahan dari Cycles?
Istilah "daur ulang" sekarang ini diartikan "recycling", misalnya
plastik di recycled (didaur ulang) untuk dijadikan bahan plastik baru.
Kalau untuk "cycle" saya kira istilahnya adalah "daur" saja tanpa
"ulang"
RPK
----- Original Message -----
From: "Kuntadi, Nugrahanto" <[email protected]>
To: <[email protected]>
Sent: Monday, October 26, 2009 8:32 AM
Subject: RE: [iagi-net-l] Gempa Sumba 6.1 SR (25 Oktober 2009)


Setuju dengan Pak Mino/Pak Awang...waspada,

Paragraf terakhir email Anda terlampir, maupun Paragraf-1 dan ke-2 dari
= email Anda pada topik diskusi "Mungkinkah Gempa Secara Teratur"
sebelumnya menjadi sangat mendesak dirumuskan oleh Komisi Struktur
Geologi IAGI kepada pemerintah.  Karena saya melihat ulasan2 para
narasumber di media cetak akhir akhir ini masih berkutat membicarakan
ranah geografis bangsa kita yang berada pada zona gempa dan
volkanik/ring of fire, bahwa gempa itu sulit diperkirakan walaupun
teknologi ke arah itu masih terus dikembangkan, malahan ada campur
komentar dari ahli ahli astronomi tentang mungkin tidaknya berubahnya
arah kiblat di bberapa tempat di Indonesia pasca gempa.  Seperti kita
tahu, insyaa Allah masyarakat kita sudah paham dengan isi-isi berita
bahwa negara kita terletak di daerah rawan bencana, tetapi tulisan2 yang
mengarah kepada menumbuhkan kepedulian akan pentingnya memahami bencana
kepada pribadi-pribadi pejabat dan masyarakat ini terasa masih kurang
yah.

Saya pribadi merasa merinding membaca ulasan Pak Mino dan Pak Awang
berulangkali tentang "belum ada aktifitas >200tahun atau daur ulang =
gempa besar" dan "Istilahnya sudah matang / maturity" lalu "sudah 4 kali
gempa ~7 SR"...ini menurut pendapat saya yang harus lebih
disosialisasikan kepada instansi terkait di pemerintahan maupun swasta,
sekolahan, dll, bahwa pola dan rentang waktu gempa untuk daerah2
tertentu "STATISTICALLY" sudah sangat berbahaya, terutama pada daerah2
seperti di Sumatra, terutama segmen Bengkulu ke arah Sunda merupakan
daerah rawan yg perlu diperhatikan.

Apakah lantas dengan gempa2 besar yg telah terjadi dlm bbrapa waktu =
belakangan ini bangsa Indonesia sudah merasa cukup berpengalaman di
dalam menangani akibat pasca gempa yang memang relatif semakin baik (ya
= gak sih...?), lalu ya yang masyarakat awam harap pasrah saja lah,
nanti juga dibantu kok......tuing ....??? Yang parahnya lagi nanti bisa
bisa = setiap stasiun TV pun jadi bosan meliput gempa di lapangan karena
saking seringnya - gak spekatkuler lagi kata mereka mungkin....;-(

Insyaa Allah masayarakat iaginet semua sepakat berkata "tidak",
melainkan harus merumuskan langkah-langkah kongkrit bagi daerah2 utama
rawan gempa besar ke dalam rencana jangka panjang sbb:

- memberikan pelatihan reguler oleh IAGI (free / biaya rendah) kepada
para staf Basarnas maupun lembaga amil zakat besar dan yayasan
kemanusiaan lainnya, ulama2 lintas agama yg terjun ke lapangan tentang
teori dasar kegempaan, karena mereka2 inilah mujahid sebenarnya di medan
bencana pada garda terdepan.  Sehingga diharapkan bisa memberikan
pertolongan P3K, bimbingan kerohanian, selain itu bisa membagi ilmu =
dasar gempa kepada para korban shg yang terngiang di ingatan korban
tidak hanya hebohnya suasana posko bantuan serta dapur umum makanan =
ketika jam makan tiba.

- pelatihan tenaga sukarela lokal oleh Departemen terkait (Depkes, PU,
Militer, dll) utk P3K, evakuasi, mensosialisasikan latihan gempa/tsunami
yang berkesinambungan, membangun prasarana yg rusak. Karena menurut
pengamatan saya sekarang ini semua berreaksi setelah gempa terjadi,
setelah semua menjadi bubur, dan kenyataannya sumberdaya lokal di
tempatkejadian tidak terampil dengan keahlian dasar P3K, evakuasi dll.
Contoh: ketika banjir bandang Situgintung terjadi, bahwa evakuasi korban
= harus menunggu anggota BASARNAS yg pun datangnya cukup lama karena
tertahan macet jalanan, dan ketika sampai di lokasi harus bekerja
sendirian karena semua warga di sekitar hanya bisa menonton karena tidak
memiliki keahlian utk bisa membantu mereka.

- membenahi tataguna lahan, dimana law enforcement harus jelas dan tegas
- ini yang kelihatannya masih sangat jauh realisasinya.

- penertiban persyaratan konstruksi bangunan - idem, bahwa law
enforcement harus jelas dan tegas.

Jika tidak, ya mari kita membiasakan diri mendengarkan berita-berita
klasik yang selalu mengetengahkan kepiluan, keterlambatan bantuan, tidak
terjangkaunya satu daerah bencana, penyesalan, yang kemudian hilang
ditelan waktu menunggu bencana yang berikutnya dengan berita-berita yang
itu-itu lagi. Ironisnya, sementara itu di bidang lain - kreatifitas di
bidang hiburan justru berkembang teramat pesat dari mulai manggung di
tengah kolam renang, di taman-taman rekreasi, di jalanan dengan kostum
warna warni serta kemasan yang serba wah.

-----Original Message-----
From: Awang Satyana [mailto:[email protected]]
Sent: Sunday, October 25, 2009 1:16 PM
To: IAGI; Forum HAGI; Geo Unpad; Eksplorasi BPMIGAS
Subject: [iagi-net-l] Gempa Sumba 6.1 SR (25 Oktober 2009)

Sumba dan sekitarnya "kena giliran disapa gempa" pada hari Minggu subuh
tadi (04.54 WITA). Setelah Jumat malam gempa mengguncang Manokwari,
Sabtu hampir tengah malam gempa mengguncang Laut Banda dan Maluku, kini
giliran Sumba.

Dengan gempa bermagnitude 6,1 SR sedalam hanya 19 km menurut BMKG (atau
5.5 Mw, kedalaman hanya 3,5 km menurut USGS) tentu akan menyebabkan
guncangan yang cukup untuk Pulau Sumba meskipun episentrum gempa ini
terletak di dasar laut sebelah baratlaut Sumba. Kalau saja pematahan
batuan di dalam gempa ini berupa dip-slip dan punya jurus yang sejajar
dengan arah Pulau Sumba, maka besar kemungkinan Sumba telah dilanda
tsunami.

"Untunglah" gempa Sumba tadi subuh berupa sesar mendatar berjurus 34 NE
dan kemiringan 66 deg, sehingga kemungkinannya sebagai tsunami-genic EQ
kecil, lagipula jurus pematahannya tegak lurus terhadap arah sumbu
panjang Sumba.

Pematahan batuan pada gempa ini terjadi di overriding micro-plate Sumba
atau kerak akresi di depannya. Sumba terkenal sebagai suatu
mikro-kontinen yang menempati posisinya sekarang pada Paleogen, setelah
lepas oleh sesar besar dari induknya di SE Sundaland melalui Sumba
Fracture (kebanyakan literatur berargumen demikian), atau dari induknya
di Australia dan Timor (beberapa peneliti mengatakannya demikian). Yang
jelas, posisi Sumba sebagai mikro-kontinen di wilayah forearc adalah
suatu hal yang sangat unik dan sangat berpengaruh kepada kinematika
konvergensi lempeng di wilayah ini.

Hati-hati, gempa-gempa berkekuatan signifikan sedang banyak terjadi di
wilayah Indonesia dalam dua bulan terakhir ini. Setiap hari memang
tercatat gempa-gempa di Indonesia, tetapi empat gempa berkekuatan 7+ SR
terjadi di dalam waktu tak sampai dua bulan lumayan mengkhawatirkan.

salam,
Awang




------------------------------------------------------------------------
--------
PP-IAGI 2008-2011:
ketua umum: LAMBOK HUTASOIT, [email protected]
sekjen: MOHAMMAD SYAIFUL, [email protected]
* 2 sekretariat (Jkt & Bdg), 5 departemen, banyak biro...
------------------------------------------------------------------------
--------
ayo meriahkan PIT ke-38 IAGI!!!
yg akan dilaksanakan di Hotel Gumaya, Semarang
13-14 Oktober 2009
------------------------------------------------------------------------
-----
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id Visit IAGI
Website: http://iagi.or.id Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) Bank BCA KCP. Manara
Mulia No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
---------------------------------------------------------------------
DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information
posted on its mailing lists, whether posted by IAGI or others. In no
event shall IAGI and its members be liable for any, including but not
limited to direct or indirect damages, or damages of any kind
whatsoever, resulting from loss of use, data or profits, arising out of
or in connection with the use of any information posted on IAGI mailing
list.
---------------------------------------------------------------------


------------------------------------------------------------------------
--------
PP-IAGI 2008-2011:
ketua umum: LAMBOK HUTASOIT, [email protected]
sekjen: MOHAMMAD SYAIFUL, [email protected]
* 2 sekretariat (Jkt & Bdg), 5 departemen, banyak biro...
------------------------------------------------------------------------
--------
ayo meriahkan PIT ke-38 IAGI!!!
yg akan dilaksanakan di Hotel Gumaya, Semarang
13-14 Oktober 2009
------------------------------------------------------------------------
-----
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id Visit IAGI
Website: http://iagi.or.id Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) Bank BCA KCP. Manara
Mulia No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
---------------------------------------------------------------------
DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information
posted on its mailing lists, whether posted by IAGI or others. In no
event shall IAGI and its members be liable for any, including but not
limited to direct or indirect damages, or damages of any kind
whatsoever, resulting from loss of use, data or profits, arising out of
or in connection with the use of any information posted on IAGI mailing
list.
---------------------------------------------------------------------




__________ NOD32 4534 (20091022) Information __________

This message was checked by NOD32 antivirus system.
http://www.eset.com



------------------------------------------------------------------------
--------
PP-IAGI 2008-2011:
ketua umum: LAMBOK HUTASOIT, [email protected]
sekjen: MOHAMMAD SYAIFUL, [email protected]
* 2 sekretariat (Jkt & Bdg), 5 departemen, banyak biro...
------------------------------------------------------------------------
--------
ayo meriahkan PIT ke-38 IAGI!!!
yg akan dilaksanakan di Hotel Gumaya, Semarang
13-14 Oktober 2009
------------------------------------------------------------------------
-----
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id Visit IAGI
Website: http://iagi.or.id Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) Bank BCA KCP. Manara
Mulia No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
---------------------------------------------------------------------
DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information
posted on its mailing lists, whether posted by IAGI or others. In no
event shall IAGI and its members be liable for any, including but not
limited to direct or indirect damages, or damages of any kind
whatsoever, resulting from loss of use, data or profits, arising out of
or in connection with the use of any information posted on IAGI mailing
list.
---------------------------------------------------------------------


--------------------------------------------------------------------------------
PP-IAGI 2008-2011:
ketua umum: LAMBOK HUTASOIT, [email protected]
sekjen: MOHAMMAD SYAIFUL, [email protected]
* 2 sekretariat (Jkt & Bdg), 5 departemen, banyak biro...
--------------------------------------------------------------------------------
ayo meriahkan PIT ke-38 IAGI!!!
yg akan dilaksanakan di Hotel Gumaya, Semarang
13-14 Oktober 2009
-----------------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
Bank BCA KCP. Manara Mulia
No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
---------------------------------------------------------------------
DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information
posted on its mailing lists, whether posted by IAGI or others. In no event
shall IAGI and its members be liable for any, including but not limited to
direct or indirect damages, or damages of any kind whatsoever, resulting
from loss of use, data or profits, arising out of or in connection with
the use of any information posted on IAGI mailing list.
---------------------------------------------------------------------




--------------------------------------------------------------------------------
PP-IAGI 2008-2011:
ketua umum: LAMBOK HUTASOIT, [email protected]
sekjen: MOHAMMAD SYAIFUL, [email protected]
* 2 sekretariat (Jkt & Bdg), 5 departemen, banyak biro...
--------------------------------------------------------------------------------
ayo meriahkan PIT ke-38 IAGI!!!
yg akan dilaksanakan di Hotel Gumaya, Semarang
13-14 Oktober 2009
-----------------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
Visit IAGI Website: http://iagi.or.id
Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
No. Rek: 123 0085005314
Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
Bank BCA KCP. Manara Mulia
No. Rekening: 255-1088580
A/n: Shinta Damayanti
IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
---------------------------------------------------------------------
DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information posted on 
its mailing lists, whether posted by IAGI or others. In no event shall IAGI and 
its members be liable for any, including but not limited to direct or indirect 
damages, or damages of any kind whatsoever, resulting from loss of use, data or 
profits, arising out of or in connection with the use of any information posted 
on IAGI mailing list.
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke