Ikut-ikutan unjuk rembug gagasan Mas Miko dan Istilah-istilah bahasa Indonesia. Mas Miko, Salam Batumulia! Selalu saya ikuti tulisan Mas Miko dalam “email” IAGI tentang batumulia. Ini hanyalah mengulangi pendapat mas Miko yang tahu lebih mantap dan banyak tentang batumulia daripada saya sendiri (walau pendidikan formal saya di A.S. dan Australia adalah mineralogi). Saya kira pendapat Mas Miko tentang penggunaan istilah rejang untuk artefak dan jasper untuk batumulia sudah tepat dan tidak perlu dipersoalkan lagi. Nanti jangan-jangan masih ada saja yang menyebutkan: “heliotrope” (“bloodstone”), “onyx”, “carnelian”, “chrysoprasse” dsb. hanyalah sebagai kuarsa! Atau “blue sapphire” dan “ruby” hanya dinamakan korundum atau intan hanyalah karbon atau zat arang (kata anda ta’ iya!). Pamor batumulia saya kira bergantung pada sang pemilik dan penggemar yang terpesona! Siapa yang tidak terpesona oleh potongan “cabochon” mata harimau (“tiger’s eye” yang hanya terdiri dari penggatian mineral asbestos (krokidolit) oleh silika (kuarsa!) dan yang percaya mengatakan bahwa mata macan ini mempunyai kekuatan gaib dapat menyembuhkan beberapa macam penyakit!. Mas Miko, saya kira pamor jasper tidak kuatir direbut oleh rijang! Dalam buku “Sejarah Nasional Indonesia (Jilid I) oleh Poesponegoro dan Notosusanto (2008) disebutkan juga penenemuan artefak di tempat-tempat lain di Indonesia (Sulawesi) dan yang juga sudah anda katakan dalam beberapa email anda (apa harus diindonesiakan jadi imel?) yang lalu. Merekapun menggunakan juga kata rijang. Yang saya tidak mengerti yalah kata “alat serpih”, karena saya kira kata “serpih” (istilahnya Mas Moeljono Poerbohadiwidjojo) sama dengan “shale” dalam bahasa Inggerisnya. Dalam rembugan tentang bahasa Indonesia oleh rekan-rekan IAGI lainnya, saya sependapat dengan Prof. Koesoemadinata. Kecuali dalam Ejaan Yang Disempurnakan (EYD) dan juga “Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia” (1988) yang diterbitkan oleh Departemen Pendidikan dan Kebudayaan sudah diterapkan bagaimana mengindonesiakan (apakah ini kata yang benar?) istilah-istilah asing. Saya kira bahasa Indonesia adalah suatu bahasa yang selalu berkembang dan kegunaan yang penting antara lain yalah sebagai alat komunikasi. Tentu saja ada tata bahasa dan pedoman-pedoman yang harus kita ketahui dan hormati! Salam, Yo (Jojok Sumartojo) Registered Professional Geologist Marietta, Georgia, USA

