Om Amir, Batang sungainya adalah Sungai Citereup. Di bagian hilirnya, sekitar Citereup dan Gunungputri, juga banyak singkapan. Tahun 2002-an, IAGI pernah mengadakan 'pelatihan geologi' utk para pecinta alam seluruh Indonesia di kampung dekat Citereup tsb, selama seminggu.
Selain berbagai presentasi dari para anggota IAGI di salah satu gubug warga setempat, pada hari terakhir juga dilakukan ekskursi mengunjungi singkapan batuan di atas. Oleh karena waktu itu rencananya pak Adi (almarhum, sbg dosen Unpak) berhalangan hadir, 'terpaksa' sayalah yg jadi 'trip leader'. Sementara saya ngoceh bersama batuan dan para peserta, dua anak saya yg waktu itu masih TK, berpakaian-renang, main air sepuas-puasnya. Om Rimba dkk lainnya tentu masih ingat acara ini. Nah, beranjak waktu, beberapa kali saya dan pak Sukmandaru mejeng di SBI Madania (kebetulan anak2 kami sekolah di sana); pun terpikir ide seperti yg mas Amir lontarkan. Masalahnya, kondisi air sungai di situ tidak sebersih dulu, sampah juga lebih banyak. Usulan agar IAGI kerja-sama dg pengelola tsb sangat baik. Mungkin bisa ditindak-lanjuti. Ngomong2, Pasir Mukti adalah salah satu jalur bersepeda, bisa terus ke Hambalang, lanjut ke Jonggol, he..he.. Salam, Syaiful @ selat lombok... Mohammad Syaiful * handphone: +62-812-9372808 * business: [email protected] -----Original Message----- From: Amir Al Amin <[email protected]> Date: Mon, 21 Jun 2010 18:21:59 To: <[email protected]> Reply-To: <[email protected]> Subject: [iagi-net-l] Kebun Wisata Pasirmukti (dekat Citeurup/Cibinong) -->wisata Geologi? IAGInetter terhormat, Saya berkesempatan mengantar anak saya SD berkunjung ke Kebun Wisata Pasirmukti di dekat Citeureup/ Cibinong. Lokasinya hanya 45 menit dari Jakarta melalui Tol Jagorawi. Disana terdapat sawah dan kebun yang luas, ( http://www.pasirmukti.co.id/thanks.asp ). Untuk digunakan sebagai wisata edukasi mengenai pertanian-perkebunan. Saat saya kesana ada sekitar 10 bus wisata dari beberapa sekolah di Jakarta. Terdapat aliran sungai yang cukup besar dengan debit air yang tidak terlalu besar, berada di pingir komplek. Disini anak-anak biasanya main air setelah bermain lumpur di sawah. Di sungai ini terdapat singkapan batuan lempung dan batupasir, setelah saya cek di peta geologi mungkin termasuk Formasi Jatiluhur. Kearah hulu mungkin akan dijumpai Formasi Klapanunggal (Parigi) yang di tambang Semen Cibinong (tolong koreksi jika salah). Terlintas ide , kenapa tidak memberikan pengenalan geologi untuk anak SD-SMP di lokasi ini? Mungkinkah IAGI berperan/ berkerjasama dengan pihak pengelola? Seingat saya di Takuban Perahu Bandung pernah ada kegiatan Mahasiswa yg memberikan penjelasan geologi di lokasi wisata. Jika ada kegiatan serupa disini, misal oleh masiswa geologi di JKT/ Bogor tentu sangat bermanfaat bagi anak-anak, supaya tidak cuma melihat batu daru gambar di buku pelajarannya saja. Salam,

