Mas Yo yang budiman
Karena saya di-sebut2 dalam e-mail Mas Yo ,
saya jadi tersanjung niiiih , hahahaha.
Memang di IAGI sejak saya
jadi Presiden sudah bergulir konsep dan idee sertifikasi, dan kemudian
mulai digelindingkan oleh Presiden IAGI berikutnya Andang Bachtiar.
Hanny sampai ekarang , jalan sih jalan , akan tetapi tidak sebagai mana
yang saya cita2 kan.
Penyebabnya , berangkali , karena dengan
memiliki sertifikat dari I AGI tidak banyak "benefit" yang
didapatkan , apalagi Pemerintah Indon esia masih belum terlalu merasa
perlu (berangkali ya) , sertifikasi dalam bidang bidang ilmu kebumian.
Akan tetapi dalm bidang bidang pekerjaan lain seperti diving , las , dll
sudah sejak lama ada.
Bahkan sekarang ada badan baru yaitu Badan
Nasional Sertifikasi Profesi , saya kurang faham bagaimana posisi
badan tersebut dalam kaiotan dengan sertifikasi kita.
.Kabar baiknya
adalah bahwa , walaupun beleum membuktikan ada gunannya . IAGI telah
memiliki "Kode Etik" suatu hal yang sangat prinsipil (paling
ndak menurut saya lho) bagi satu asosiasi profesi . Kecuali bagi mereka
yang memang tidak menghargai etika berangkali ya hahahah.
Apakah Mas Yo akan hadir di PIT IAGI di Lombok ???
Salam
hangat (hangatnya karena peristiwa video prono Ariel dan Luna Maya ) dar
Nusantara .
Si Abah.
> Rekan-rekan anggota
IAGI yang budiman,
>
> Mang Okim teruskan di bawah ini (
mohon izin ya Mas Yo ) , masukan dari
> Mas Yo di Atlanta yang
isinya semoga dapat disimak dan direnungkan oleh
> kita semua .
Marilah kita contoh apa yang telah dan sedang dilakukan oleh
> Mas
Yo dan oleh banyak ahli geologi di negeri Paman Sam ini yang intinya
> mengamalkan dan menyedekahkan sebagian waktu dan keahliannya dalam
upaya
> mencerdaskan generasi muda dan masyarakat di sekitarnya.
Kegiatan yang
> sifatnya voluntir ini sangat jarang kita jumpai di
tanah air ( semoga
> pengamatan mang Okim tak salah ya ).
>
> Salam cinta IAGI,
> Mang Okim
>
>
> ----- Original Message -----
>
From: Yo
Sumartojo
> To: Miko Sudjatmiko
> Sent: Thursday, June 24,
2010 10:30 AM
> Subject: PENELITIAN MINERAL - KOMENTAR Mang OKIM -
Lanjutan
>
>
> Mas Miko,
>
> Mungkin saja karena bidang formal saya adalah mineralogi saya
selalu
> ikuti rembugan yang selalu anda rintis dan kelitik
tentang mineral,
> Saya sendiri hanya main-main dengan mikroskop
polarisasi yang saya
> punyai untuk mulai lagi membuat foto-foto
sayatan tipis dari batuan
> metamorfosa (amphibolite,
quartz-muscovite schist dsb,) melalui
> okuler-nya mikroskop dan
kalau polarizer-nya dipalangkan
> ("crossed-polarizers) maka
foto tadi sepetri anda keatahui merupakan
> lukisan alamiah yang
sangat indah. Kalau di cetak yang besar bisa
> menjadi pajangan
tembok di rumah atau di warung!
>
> Di dekat
kampung saya ada suatu museum geologi/mineral baru yang
> mulai
sangat berkembang dan setiap hari banyak siswa-siswa SD, SMP,
>
SMA bahkan anggauta-anggauta Ikatan Geologiwan Atlanta dan
>
Masyarakat Gelogi Georgia sering mendatangi museum tadi, Saya
>
sendiri akan membantu mereka sebagai relawan menangani koleksi
>
mineral dan batuan yang disiapkan untu dipertunjukandi museum,
>
Sistemnya mengikuti system mineralogi dari buku Dana Manual of
>
Mineralogy.
>
> Kadang-kadang saya memberikan
loka-karya untuk mengulang ("review")
> bagi rekan-rekan
geologiawan di Atlanta yang akan mengambil ujian
> negara. Seperti
anda ketahui, seorang geologiawan (geologiwan?) yang
> bekerja
sebagai konsultan harus lulus ujian negara, demikin pula
> syarat
ini harus dipenuhi untuk seoreng insinyur mesin atau bangunan
>
misalnya, Dulu Mas Yanto Sumantri pernah ngomong tentang registrasi
> geologiawan.
>
> O,ya, Mas, apa si yang saya
bisa bantukan untuk kegiatan anda yang
> sudah jauh sekali
berkembang/ Kami (sang istri, anak dan kedua cucu
> kami dari
Canberra) akan ada di Bandung tanggal 4 sampai 6 Oktober,
> Kalau
anda tidak sibuk apakah kita bisa bertemu muka.
>
>
Praktis saat ini saya hanya bekerja sampingan sebagai kosultan
>
menangani identifikasi pencemar pada air tanah, terutama senyawa
>
minyak bakar (benzen, toluene, ethylbenzene, dan toluenes) dan
>
pelarut terkloritinasi (chlorinated hydrocarbons) yang digunakan
>
sebagai cairan pembersih (cleaning fluids) juga di binatu kimia.
>
Disamping itu, saya jadi bapak rumah-tangga (masak, cucci piring,
> potong rumput, memberi makan kucing kampung kami). Sang istri
> (Esther) masih bekerja di Pusat Pengendalian dan Pencegahan
Penyakit
> (Centers for Disease Control and Prevention) dan akan
pensiun 3
> tahun lagi; dia menangani masalah kelainan balita
dan
> ketidak-trampilan perkembangan (birth defects and
developmental
> disabilities)
>
> Mas
Miko,
> Ini saya katakan hanyalah untuk memperkenalkan diri
dan mengajak
> rekan-rekan IAGI lainnya untuk bersedia memperluas
pengetahuan
> geologi disamping pengetahuan inti mereka (yang ada
kaitannya dengan
> pekerjaan se-hari-hari). Saya berkala
memberikan loka-karya sehari
> untuk American Institute of
Professional Geologists di Atlanta
> tentang permodelan komputer
pencemar air tanah (bukan tanah-air) -
> inipun sebagai relawan
seperti and yang sangat banyak memberikan
> bimbingan kepada
mahasiswa-mahasiswa muda.
>
> Hanyalah kareana
jalan hidup (sering-sering melalui kerikil-kerikil
> tajam) yang
harus saya lalui membuat saya harus meninggalkan
> taanah-air,
maka akhirnya saya harus ngulandara mencari sesuap nasi
> di
negerinya Paman Sam dan sebelumnya di negerinya kanguru.
>
> Wah, Mas, jadi terlarut-larut obrolan ini,
>
> Salam Batu Mulia untuk mBakyu dan anda sendiri.
>
> Yo (Sumartojo)
> Registered Professional
Geologist
>
>
>
--
_______________________________________________
Nganyerikeun hate
batur hirupna mo bisa campur, ngangeunahkeun hate jalma hirupna pada
ngupama , Elmu tungtut dunya siar Ibadah kudu lakonan.