Diskripsi batuannya memang lengkap (ini pasti hasil observasi lapangan). Tapi kenapa diskripsi tempat keluarnya asap koq sangat minim, padahal bukti-2 lapangan ditempat keliarnya asap? Itu bisa memecahkan masalah. Jangan-2 yang keluar bukan asap tapi uap air?
Salam S.A. Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...! -----Original Message----- From: Rovicky Dwi Putrohari <[email protected]> Date: Thu, 11 Nov 2010 09:52:48 To: Forum Himpunan Ahli Geofisika Indonesia<[email protected]> Reply-To: <[email protected]> Cc: IAGI<[email protected]>; <[email protected]> Subject: [iagi-net-l] Re: [Forum-HAGI] Warga Bantul Lihat Kepulan Asap Keluar Dari Gunung Purba Nglanggeran Nah ini ada jawaban logis lainnya. Silahkan saja bagi yg punya info lainnya kita manfaatkan IAGI-net utk memberikan klarifikasi Thx RDP *----- Forwarded by Argo WURYANTO/BPN/ID/EP/Corp on 11/11/2010 10:23 AM -----* *Gatot-Dwi JAYANTO/BPN/ID/EP/Corp*11/11/2010 10:14 AM wah ini mah hoax mas.. fenomena ini udah ada sejak 2006 kalo nggak salah, pasca gempa..... kebetulan aku dulu ikutan survey ke tempat ini. pada dasarnya nggk ada yang namanya reaktivasi dari gunung purba, karena formasi nglanggrang ini cuma endapan vulkanik. source gunung apinya kemungkinan ada di bayat ( masih inget kan presentasi ITF yang dulu) trus kenapa bisa ada kepulan asap? sebenarnya ada lapisan lignit/ batubara muda di daerah tersebut dan mengandung air. akibat adanya panas dari terik matahari dan perbedaan suhu dari siang ke malam, atau akibat hujan yang lebat, maka air tanah di daerah tersebut menguap, dan mengeluarkan asapa. kadang tercium bau belerang, yang berasal dari batubara muda tersebut... kurang lebih nya sih begitu.. tapi kalo ternyata lokasinya beda dari yang saya survey dan ada fakta lain, yaa. mohon maaf, namanya juga geologis, bisa nya cuman interpretasi. *my another penny* salam, argo '99 2010/11/11 Rovicky Dwi Putrohari <[email protected]> > Mas Hery, > kalau Sinabung kan masih menunjukkan ketertidurannya (doormant), tidur 400 > tahun.Bahkan konon ada catatam kegiatan tahun > Lah kalau Nglanggeran ini kan hidupnya 50 juta tahun lalu. > > Saya hanya bisa menjelaskan sederhana begini > "Setiap "bekas" gunung masih memiliki bekas dapur magma yang masih panas. > Salah satunya adalah di Parang Wedang di Parangtritis. Itu merupakan > sisa-sisa panasnya gunung jaman dahulu. Kalau ada aktifitas bawah permukaan > maka uap panasnya bisa... saja masih keluar. Dan itulah salah satu > tanda-tanda gunung api yg doormant (tertidur) atau tepatnya gunung mati. > Kenapa tau kalau mati ? karena diketemukan banyaknya airpanas. Kalau ada air > berarti airnya bisa masuk ke dekat dapur. Kalau dapurnya masih menyala > airnya pasti udah menguap :). Saya kira air ataupun gas yg terjebak dibawah > bisa saja merembes keluar." > > tolong dikoreksi kalau penjelasan singkatnya ada yg salah ? > > rdp > > 2010/11/11 Hery Harjono <[email protected]> > >> Ada mas.....Sinabung, Pinatubo..... >> Salam dari Negeri Chino >> Hery >> >> ------------------------------ >> *From:* Rovicky Dwi Putrohari <[email protected]> >> *To:* IAGI <[email protected]>; Forum HAGI <[email protected]>; >> [email protected] >> *Sent:* Thu, 11 November, 2010 7:36:48 >> *Subject:* [Forum-HAGI] Warga Bantul Lihat Kepulan Asap Keluar Dari >> Gunung Purba Nglanggeran >> >> Apakah ada dalam sejarah geologi menceriterakan reaktivasi gunung seperti >> dibawah ini ? >> Saya belom pernah baca dari artikel ilmiah ttg hal ini. Ada yang tahu ? >> Kalau memang ngga ada selama ini, bisa saja kita menenangkan dengan >> dongeng santai. Supaya tidak meresahkan. >> >> FYI, G Nglanggran merupakan lokasi wisata geologi (Gunung Purba) bisa >> dilihat disini . >> http://wikimapia.org/#lat=-7.8417215&lon=110.5419874&z=16&l=0&m=b >> Sekitar 30 Km diselatan G Merapi di kaki perbukitan Wonosari. >> >> rdp >> ============================================== >> >> http://www.detiknews.com/read/2010/11/11/070029/1491830/10/warga-bantul-lihat-kepulan-asap-keluar-dari-gunung-purba-nglanggeran?991102605> >> >> Kamis, 11/11/2010 07:00 WIB >> Warga Bantul Lihat Kepulan Asap Keluar Dari Gunung Purba Nglanggeran >> *Novi Christiastuti Adiputri* - detikNews >> >> <p>Your browser does not support iframes.</p> >> >> *Ilustrasi * >> >> *Bantul* - Gunung api purba Nglanggeran yang terletak di Bukit Pathuk, >> Kecamatan Kasihan, Bantul membuat warga setempat resah. Warga menduga gunung >> tersebut kembali aktif. >> >> Sejak seminggu terakhir, warga sekitar gunung Nglanggeran merasakan >> getaran dan suara gemuruh dari gunung yang sudah lama tidak aktif ini. >> >> "Beberapa hari lalu teman saya kasih tahu ada suara bergemuruh di sana. >> Sejak seminggu lalu, sering terdengar bunyi gemuruh, dikiranya dari Merapi. >> Tapi teman saya di Banguntapan juga cerita begitu, dia dengar gemuruh dari >> arah Gunung Nglanggeran," ujar seorang warga setempat, Muhammad Bachroni >> saat dihubungi *detikcom*, Kamis (11/11/2010). >> >> Gemuruh dan getaran yang dirasakan warga tersebut diyakini berasal dari >> Gunung Nglanggeran. Meskipun Selasa (9/11) lalu Yogyakarta sempat dilanda >> gempa 5,6 SR yang berpusat di Bantul, namun di luar itu getaran dan gemuruh >> masih terasa. >> >> Kondisi tersebut telah membuat resah warga setempat, termasuk Bachroni dan >> temannya yang tempat tinggalnya hanya berjarak 5 km dari Gunung Nglanggeran. >> Sedangkan Bachroni sendiri yang bertempat tinggal sekitar 15 km dari Gunung >> Nglanggeran, pagi ini mengaku melihat langsung adanya kepulan asap keluar >> dari arah gunung tersebut. >> >> "Tadi saya lihat kepulan asap agak tinggi seperti gunung berapi, bukan >> seperti awan. Saya keluar pukul 05.20 WIB, terlihat tertiup angin ke arah ke >> utara," tuturnya. >> >> Menurutnya, kepulan asap seperti ini baru hari ini terlihat di Gunung >> Nglanggeran yang terletak di sebelah timur Yogyakarta ini. Bahcroni yakin >> bahwa kepulan asap tersebut bukanlah awan biasa. >> >> Namun saat dia mencoba mengkonfirmasi hasil pengamatannya ini kepada >> temannya yang bertempat tinggal lebih dekat dengan Gunung Nglanggeran, >> Bachroni belum berhasil menghubunginya. Yang semakin membuat khawatir, pada >> Selasa (9/11) lalu, status teman Bachroni di situs jejaring sosial >> menunjukkan adanya kondisi gawat atas Gunung Nglanggeran. >> >> "Sebelumnya kalau dari informasi teman, dia status hari Selasa, dia tulis >> kabar gawat terakhir gunung purba Nglanggeran aktif lagi setelah 60 juta >> tahun. Di Piyungan terasa bergetar dan bergemuruh," terangnya. >> >> Bachroni menuturkan, terhadap situasi meresahkan seperti ini warga >> setempat berniat untuk menanyakan langung ke Pemkab Bantul. Warga ingin tahu >> apakah benar gunung api purba Nglanggeran kembali aktif. >> >> "Betulkah gunung api kuno Nglanggeran meletus lagi, setelah sempat >> beberapa kali terdengar bergemuruh?" tanyanya. >> >> -- >> *Pray for JOGJA* >> >> >> ______________________________________________ >> The Indonesian Assosiation Of Geophysicists mailing list. >> [email protected] | www.hagi.or.id >> ---*** for administrative query please send your email to >> [email protected] >> >> >> >> >> > > > -- > *Pray for JOGJA* > -- *Pray for JOGJA*

