Pak Ismail
Saya kira yang memacu buuuaanyaknya ijin KP
adalah "semangat" otonomi daerah dan harapan untuk mendapatkan
PAD yang tinggi plus pendapatan tambahan untuk oknum oknum pejabat daerah-
nya hehehehe
si Abah
(yabg pruhatin dengan salah kaprahnya
otonomi daerah)
On Sat, March 26, 2011 10:29 am, Ismail
wrote:
> Mungkin pendekatannya proyek , Rasanya sekarang ini tolok
ukurnya berapa
> yang sudah bisa ditawarkan , ini terjadi tdk
hanya di migas , coba lihat
> berapa banyak IUP di minerba yg sdh
dukeluarkan begitu pula berapa banyak
> WKP geothermal yg sdh
ditawarkan ,namun berapa banyak yg terkatung katung
> dg berbagai
alasan
>
> Ism
>
>
> Sent by
Liamsi's Mobile Phone
>
> -----Original Message-----
>
From: Rovicky Dwi Putrohari <[email protected]>
> Date: Sat, 26 Mar 2011 09:42:24
> To:
<[email protected]>
> Reply-To:
<[email protected]>
> Subject: Re: [iagi-net-l] Parah!
Kondisi Investasi Migas RI Termasuk
> Terburuk
> di
Dunia
>
> Sejak akses dunia barat susah masuk ke negeri2
penghasil minyak minyak
> lainnya, issue ttg buruknya invest migas
di Indonesia mendengung.
> Ujung2nya minta split ditambah, CR tak
terbatas. Haddduh !!!
> Negeri lain ndak ada yg menawarkan blok
sampai 2X setahun. Penawaran
> berkali2 ini yg nantinya scr
statistik menunjukkan bahwa prosentase
> "laku"nya blok
ini jadi kecil. Ini yg menjadi boomerang. Lebih baik
> ndak usah
ditawarkan obralan. Jangan terlalu banyak yg ditawarkan tapi
>
tawarkan dua-tiga blok dengan paket indah. Dijual secara cermat.
> Mungkin perlu marketing technique yg khusus dalam
"menawarkan" blok di
> Indonesia.
>
>
Rdp
>
> On 26/03/2011, [email protected]
<[email protected]> wrote:
>>
http://www.detikfinance.com/read/2011/03/25/122411/1601186/1034/parah-kondisi-investasi-migas-ri-termasuk-terburuk-di-dunia?f9911033
>>
>> Parah! Kondisi Investasi Migas RI Termasuk
Terburuk di Dunia Akhmad
>>
Nurismarsyah -detikFinance
>>
>> Jakarta -
Kondisi investasi di bidang minyak dan gas Indonesia dinilai
>>
masih
>> sangat buruk. Indonesia berada di rangking 111 dari
113 negara dalam
>> survei
>> kondisi investasi
migas versi Global Petroleum Survey 2010.Demikian
>>
disampaikan oleh Direktur Center for Petroleum and Energy Economic
>> Studies,
>> Kurtubi pada diskusi energi yang
dilaksanakan di ruang Fraksi PPP DPR
>> RI,
>>
Senayan, Jakarta, Jumat (25/3/2011)."Kondisi investasi migas di
>> Indonesia
>> sangat buruk. Kita berada di rangking
111 dari 113 negara di dunia,"
>> kata
>>
Kurtubi.Berdasarkan survei dari Global Petroleum Survey 2010, Indonesia
>> memiliki kondisi investasi migas paling buruk di kawasan
Oceania. Lebih
>> buruk dari Papua Nugini (PNG), Malaysia,
Brunei, Filipina, Australia,
>> Selandia Baru."Kita hanya
lebih baik sedikit dari Timor Timur," timpal
>> Kurtubi.Ia
menjelaskan, penyebab buruknya kondisi investasi tersebut
>>
disebabkan masih adanya tindak korupsi serta minimnya data yang
>> dibutuhkan
>> bagi investor. "Kita juga
perlu menggan UU Migas No 22/2001. Substansi
>> UU
>> Migas yang harus dirubah dengan menyederhanakan pola B to B,
>> mengefisiensikan pengelolaan BBM dengan pola 'integrated oil
company'
>> bagi
>> Pertamina, memberlakukan sistem
'lex specialist', dan memperjelas
>> definisi
>> dan
pengelola aset kekayaan cadangan minyak nasional," tutur
>> Kurtubi.Dari
>> segi birokrasi, dirinya juga menilai
bahwa banyak investor yang
>> dirumitkan
>> dengan
birokrasi yang 'ribet'. Akibatnya industri migas di Indonesia
>> semakin
>> memburuk, hampir tidak ada investasi baru
di beberapa blok migas selama
>> selama 10 tahun ke
belakang. "Berdasarkan undang-undang yang lama, para
>> investor hanya perlu bertemu dan meneken kontrak
(PSC/Production
>> Sharing
>> Contract) dengan
Pertamina saja," ucapnya.Kurtubi menambahkan, kondisi
>>
investasi migas itu bertambah aneh dengan adanya kebijakan dimana
>> investor
>> migas harus membayar bermacam jenis
pajak selama masa eksplorasi.
>> Padahal,
>> di
undang-undang yang lama, investor hanya perlu membayar pajak setelah
>> mereka menemukan dan mengeksplorasi migas.(nrs/qom)
>>
>>
>> Powered by Telkomsel
BlackBerry®
>>
>> -----Original Message-----
>>
From: mohammad syaiful
<[email protected]>
>> Date: Fri, 25 Mar 2011
16:02:26
>> To: <[email protected]>
>>
Reply-To: <[email protected]>
>> Cc: setiawan
dedi<[email protected]>; sutar_iagi<[email protected]>;
>> su
>> tarjo<[email protected]>
>> Subject: Re: [iagi-net-l] Intro
>> pak dedi, nanti
pak sutar dari sekretariat iagi akan membantu.
>>
>>
salam,
>> syaiful
>> 2011/3/25 setiawan dedi
<[email protected]>
>>
>>> Selamat
siang,
>>>
>>> Perkenalkan nama saya DEDI
SETIAWAN. Geologi ITB angkatan 87.
>>> Baru bergabung dengan
forum ini, sekalian mau tanya bagaimana cara
>>> mengurus
>>> membership IAGI.
>>> Terimakasih
sebelumnya
>>>
>>>
>>>
-Regards-
>>>
>>>
>>> DEDI
SETIAWAN
>>>
>>>
>>
>>
>> --
>> Mohammad Syaiful -
Explorationist, Consultant Geologist
>> Mobile:
62-812-9372808
>> Emails:
>> [email protected]
(business)
>> [email protected]
>>
>> Technical Manager of
>> Exploration Think Tank
Indonesia (ETTI)
>>
>>
>
> --
> Sent from my mobile device
>
> *"Success is a
mind set, not just an achievement"*
>
>
--------------------------------------------------------------------------------
> PP-IAGI 2008-2011:
> ketua umum: LAMBOK HUTASOIT,
[email protected]
> sekjen: MOHAMMAD SYAIFUL,
[email protected]
> * 2 sekretariat (Jkt & Bdg), 5
departemen, banyak biro...
>
--------------------------------------------------------------------------------
> Ayo siapkan diri....!!!!!
> Hadirilah Joint Convention
Makassar (JCM), HAGI-IAGI, Sulawesi, 26-29
> September 2011
>
-----------------------------------------------------------------------------
> To unsubscribe, send email to:
iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id
> To subscribe, send email to:
iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id
> Visit IAGI Website:
http://iagi.or.id
> Pembayaran iuran anggota ditujukan ke:
> Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta
> No. Rek: 123
0085005314
> Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI)
> Bank BCA KCP. Manara Mulia
> No. Rekening: 255-1088580
> A/n: Shinta Damayanti
> IAGI-net Archive 1:
http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/
> IAGI-net
Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi
>
---------------------------------------------------------------------
> DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to
information
> posted on its mailing lists, whether posted by IAGI
or others. In no event
> shall IAGI or its members be liable for
any, including but not limited to
> direct or indirect damages, or
damages of any kind whatsoever, resulting
> from loss of use, data
or profits, arising out of or in connection with
> the use of any
information posted on IAGI mailing list.
>
---------------------------------------------------------------------
>
>
--
_______________________________________________
Nganyerikeun hate
batur hirupna mo bisa campur, ngangeunahkeun hate jalma hirupna pada
ngupama , Elmu tungtut dunya siar Ibadah kudu lakonan.