Saya juga bingung kok pak
Sent from MyDevice®
-----Original Message-----
From: "R.P.Koesoemadinata" <[email protected]>
Date: Tue, 5 Apr 2011 20:55:20
To: <[email protected]>
Reply-To: <[email protected]>
Subject: Re: [iagi-net-l] Parah! Kondisi Investasi Migas RI TermasukTerburuk di
Dunia - Salamology
Tetap bagi saya belum jelas dan mungkin tidak jelas bahwa apapun dilakukan
manusia masih ditentukan oleh cyclus salamologi, seolah olah sudah jadi takdir.
Bahwasanya manusia tidak dapat melawan Hukum Alam, saya bisa terima itu, tetapi
usaha/ikhtiar manusia itu seperti melakukan usaha memperbaiki iklim investment
itu tidak bertentangan dengan hukum alam.
Untuk anggota IAGI net mailing list, saya mohon maaf, karena saya ngelantur ke
filsafat mengenai adanya "free will" bagi manusia
Wassalam
RPK
----- Original Message -----
From: Maryanto
To: [email protected]
Sent: Tuesday, April 05, 2011 6:47 AM
Subject: Re: [iagi-net-l] Parah! Kondisi Investasi Migas RI TermasukTerburuk
di Dunia - Salamology
Ass wr wb.
Pak Koesoema, usaha manusia tidak akan sia-sia. Itu selama manusia yang bisa
di pengaruhinya. Yang di mampui di rubah manusia misalnya adalah ukuran berat
yang lebih kecil dari berat manusia. Manusia mempunyai keterbatasan kemampuan.
Manusia tak bisa mempengaruhi berat misal yang lebih besar dari ukuran Bumi.
Sering faktor Bumi amat dominan pengaruhnya pada suatu kebijakan manusia.
Secara global, manusia cenderung lebih kecil pengaruhnya di banding usaha
lokal.
Salamologi bukan penentu nansib manusia. Salamology memprediksi kemauan Alam,
tatanan Sunnatullah. Tentu ada errornya dari prediksi manusia itu.
Semoga sudah lebih jelas apa yang menjadi pendapat kami. Kami senang dengan
pertannyaan-pertanyaannya. Terimakasih. Kami tunggu pertanyaan lainnya. Semoga
bermanfaat.
Oh iya, yang benar adalah Mas Agung P. Widodo, bukan Mas Agus Widodo.
Terimakasih atas data PSCnya.
Wass,
Maryanto.
------------------------------------------------------------------------------
From: "[email protected]" <[email protected]>
To: [email protected]
Sent: Mon, April 4, 2011 4:37:29 PM
Subject: Re: [iagi-net-l] Parah! Kondisi Investasi Migas RI TermasukTerburuk
di Dunia - Salamology
Jadi nasib manusia itu sdh ditakdirkan cyclus salamologi, usaha apapun
manusia akan sia2? Apa demikian? RPK
Powered by Telkomsel BlackBerry®
------------------------------------------------------------------------------
From: Maryanto <[email protected]>
Date: Mon, 4 Apr 2011 16:28:50 -0700 (PDT)
To: <[email protected]>; Forum Himpunan Ahli Geofisika
Indonesia<[email protected]>
ReplyTo: <[email protected]>
Subject: Re: [iagi-net-l] Parah! Kondisi Investasi Migas RI TermasukTerburuk
di Dunia - Salamology
Walaikumus salam Pak Koesoema,
Senang dengan pertanyaan Pak Koesoema yang amat excellent ini.
Usaha Departement MIGAS-Bpmigas telah menaikkan PSC Awarded sejak 2006 hingga
30 % di banding trend 1960-2005. Salamology bisa dengan baik (excellenTE)
memprediksi amat banyak sekali gejala Alam termasuk hasil kebijakan manusia.
Gambar dan isi lengkap, bisa di lihat pada link berikut:
http://salamology.wordpress.com/2011/04/05/salamology-psc-awarded/
RPK:
Apakah Salamology itu berlaku untuk meramalkan kejadian-kejadian yang
dilakukan kebijakan manusia juga? Saya kira hanya untuk gejala alam saja. Kalau
memang demikian maka manusia itu ditakdirkan mengikuti pola salamologi, apapun
usaha/ikhtiar yang dia lakukan akan percuma saja..
MYT (Maryanto):
Inti: Salamology adalah ilmu "unified many versions of data all Alam". Ini
adalah ilmu se-Alam (semampunya). Alam adalah semua yang ada di Bumi hingga
Langit ke-7. Manusia adalah bagian dari Alam. Kebijakan manusia adalah termasuk
yang mau di prediksi oleh Salamologist. Manusia di takdirkan bisa memepengaruhi
Alam. Manusia mempunyai pengaruh yang terbatas. Usaha manusia akan percuma
untuk merubah hal yang tidak di mampui. Manusia amat tidak sia-sia bila
mengerjakan yang dalam kemampuannya. Setiap suatu ukuran, akan mempunyai
gelombang ukuran lebih kecilnya. Manusia berukuran (0.3-3)x10^0 meter, atau 30
cm hingga 3 meter. Manusia mengandung ukuran gelombang lebih kecilnya dari 3
meter. Manusia mampu mengubah yang lebih kecil dari ukurannya beratnya. Manusia
jua bisa mengubah sedikit ukuran yang lebih besarnya, tapi manusia tak bisa
mengubah ukuran massa (beratnya) yang amat jauh lebih besar darinya.Manusia tak
bisa mengubah n lebih besar dari 7 (Bumi). Misal manusia tak bisa mengubah
kecepatan gerak Bumi dan benda lebih besarnya.
Terimakasih Mas Agus Widodo PNG yang kemarin telah susah payah mengirim data
"PSC awrded annually 1960-2010.Kebikajan sejak 2006 Migas-Bpmigas, telah
menaikkan 30% dari rata-rata "PSC Awarded annually" sebelumnya. Amat menarik
temuan Salamology tentang Tingkat Ekonomi Global.
Ulasan:
Salamology.
Hukun Alam sering di sebut sebagai Sunnatullah. Salamology mendekati
Sunnatullah dengan persamaan sederhana Masmar Salam Wave. Dan di tambah
standar deviasi error, yakni sebesar I(x,t), dimana x adalah koordinat, dan t
adalah waktu, dan I singkatan InsyaAllah. Alam sebagai Gelombang Massa yang
bergerak menurut Gelombang Waktu. Gelombang Waktunya adalah Gelombang Salam
"Seven to the n-th power of ten Annum Long of Age and Minor" cycle. Ini adalah
Jumlahan sinusoidal fungsi waktu untuk pereode 7x10^n, dimana n=0 samapi 10
dalam satuan tahun, serta Minornya adalah setahun, sebulan, seminggu, sehari.
Gelombang ini adalah menurut Kalender Salam. Gelombang Massanya adalah
Gelombang Masmar "Mass Assigned Size in Meter Along the Mass Rolling in "Salam
wave"". Ini adalah Jumlahan gelombang-gelombang massa menurut sinusoidal
compresi-extensi, dengan pereode 7x10^n satuan meter, untuk n dari n=-42 hingga
+28 pada Langit ke-1, dan hingga n=488 untuk hingga Langit ke-7. Manusia ukuran
n=0, atau Cosmos manusia ukurannya (0.3-3)x10^0meter. Ini juga Cosmos ukuran
butir sedimen Bolder. Besarnya n, berturut-turut, 7 Cosmos ukuran butir
sedimen adalah untuk n=0 bolder, -1 krakal, -2 kerikil, -3 pasirkasar, -4 pasir
halus, -5 lanau, -6 lempung.
Kebetulan berselisih pangkat 7, berikut isi Langit ke-1. Langit ke-1
berukuran n= 28 Jagadraya, 21 Galaksi, 14 Tatasurya, 7 Bumi, 0 manusi, -7 gene,
-14 nuklei, -21 (pre elementer), -28 (pre-pre elementer), -35 konstanta Plank
(naar bhs Arab, juga jin), -42 nur(bahasa Arab), malaikat. Mungkin ruh pada
ukuran ini juga atau lebih kecil.
Pengetahuan kini sebut bahwa IPS "Ilmu Pengetahuan Sosial" adalah bukan IPA
"Ilmu Pengetahuan Alam", IPA bukan IPS. Salamologist berfikir, sosial berarti
hubungan antar manusia dan tempatnya. Manusia ada di Alam. Kebijakan manusia
akan terpengaruh dari kondisi Alam. Semua benda di Alam mempunyai ukuran,
termasuk kebijakan manusia akan mempunyai ukuran. Yang berukuran juga di sebut
"fisika". Ini bahasa yang berkaitan dengan empiris Alam.
Bahwa Alam tak hanya bergelombang 7x10^n, maka Salamology akan menggunakan
dominan gelombang MasmarSalam, lalu melihat selisih gelombang itu dengan
empiris grafik suatu properti Alam. Gelombang Alam ada juga yg berpereode lain,
misal 2, 3, 5, 9, 11, 19, dll. Selisih tadi akan melihat seberapa besar
pengaruh gelombang selain berpereode 7x10^n itu. Dicarinya persamaan
Propertis.Salam yang mempunyai akurasi paling tinggi terhadap sejarah properti
itu. Untuk selanjutnya, persamaan ini akan di gunakan untuk prediksi kedepan.
Kesejahteraanlah tujuan manusia. Dengan begitu, semua manusia berfikir menuju
salam. Mereka adalah Salamologist. Salamology berusaha mengabung semua ilmu di
alam.
PSC Awarded.
Empiris Jumlah PSC Awarded pertahun di Indonesia, dari th 1960-2010, ternyata
sudah kecil standar deviasinya dengan Kalender Salam, yakni sekitar 20 %.
Besarnya itu adalah untuk th 1960-2010, maka Jumlah PSC Awrded Anually,
Y= 7 + 10xSin(2x3.14x(T-1995)/7) + 2xSin(2x3.14(T-1995)/70) + 0.2x(T-1961)
untuk th 1960-2005
= 7 + 10xSin(2x3.14x(T-1995)/7) + 2xSin(2x3.14(T-1995)/70) + 0.2x(T-1961) +
6, untuk th 2006-2010.
Dimana T= Tahun Masehi.
.
Ekonomi.
Amat menarik temuan Salamology tentang Tingkat Ekonomi Global. Salah satu
unsur dari tingkat ekonomi adalah bunga bank, inflasi, besar anggaran negara
tahunan. Banyak hal lain untuk menilai tingkat ekonomi. Empiris global dari
bunga bank suatu negara ternyata amat mendekati persamaan sinusoidal 7 th +70
th, minimum bunga pada th 1882 ( terulang lagi th 1952), akan lagi th 2022,
serta maximum th 1913, 1983, 2053, dst.
Bunga Bank Canada, 1919-2000, sesuai dengan sinusoidal BungaBankSalam itu
dengan standar deviasi error 0.2 % saja. Ternyata, adanya Perang dunia I, II,
serta Perang Timur Tengah, Afganistan, Irak-Iran, dll, tak signifikan pengaruhi
tingkat bunga bank. Artinya perang-perang itu tidak menjadikan bunga bank
menyimpang jauh dari rumus sederhana BungaBankSalam tadi.
BungaBank Amerika begitu juga. Data 1960-2000, teryata juga dengan kalendar
BungaBankSalam itu error 7 %. Meenariknya, juga Inflasi tahunan, jumlah
anggaran negara tahunan pada kurun waktu yang sama itu, semuanya dengan kurva
sinusoidal 7 th 70 th itu. Anggaran itu di kenal dengan Five Year Treasure. Ya
ada InfasiSalam Curve, Juga TreasureSalam Curve. Errornya sekitar 10 % saja.
Tingkat suju bunga Bank Inggris, MEE juga begitu. Masa kedepan ekonomi global
terus merosot hingga 2022, dan baru naik kemudian. Dari sekitar 200 negara di
dunia, trend bunga bank adalah mirip. Usaha manusia, perubahan mendadak suku
bunga menjadi melonjak tajam, seperti Indonesia (1998), Venesuela, Argentina,
melonjakkan sukubunga, dan bertahan sebentar saja, lalu menuju normal lagi.
Tingkat suku bunga sekitar 0.0 - 1.0 % kini, akan bisa negatif di tahun
kedepan. Apa artinya? Banyak uang "puso", banyak sedekah di perlukan untuk
melancarkan kehidupan. Enaknya di bidang energi (minyak, batubara, biodiesel,
sawit, dll), malah kebutuhan terus naik sejak 2004. Ini bisa menimbulkan
gejolak demonstrasi di setiap negara.
Banyak curve telah di buatnya. termasuk LINDU Curve yg menunjukkan jumlah
gempa lebih besar skala 6 SR Indonesia tahunan sejak 200 th lalu datanya. Muka
laut atau ALON.Curve, PergerakanverticalLempengCurve sejak Radiana, Pangea,
SejarahPangeaCurve, dan seratusanCurve lain. Ternyata mereka dengan Kalender
Salam akan sudah kecil errornya.
Kembali ke pertanyaan Guru Besar yang amat kami cintai Prof Koesoemadinata:
Apakah Salamology itu berlaku untuk meramalkan kejadian-kejadian yang dilakukan
kebijakan manusia juga? Saya kira hanya untuk gejala alam saja. Kalau memang
demikian maka manusia itu ditakdirkan mengikuti pola salamologi, apapun
usaha/ikhtiar yang dia lakukan akan percuma saja.
Salamology bisa dengan baik (excellenTE) memprediksi amat banyak sekali
gejala Alam termasuk hasil kebijakan manusia.
Wass,
Maryanto.
Geophysicist, Geologist, Physicist, Salamologist.
------------------------------------------------------------------------------
From: R.P.Koesoemadinata <[email protected]>
To: [email protected]
Sent: Sun, April 3, 2011 9:53:06 AM
Subject: Re: [iagi-net-l] Re: [Forum-HAGI] [iagi-net-l] RE: [OOT]
[eksplorasi_BPMIGAS] Bls:[iagi-net-l] Parah! Kondisi Investasi Migas RI
TermasukTerburuk di Dunia
Apakah Salamology itu berlaku untuk meramalkan kejadian-kejadian yang
dilakukan kebijakan manusia juga? Saya kira hanya untuk gejala alam saja. Kalau
memang demikian maka manusia itu ditakdirkan mengikuti pola salamologi, apapun
usaha/ikhtiar yang dia lakukan akan percuma saja
heheheh
Wassalam
RPK
----- Original Message -----
From: Maryanto
To: Forum Himpunan Ahli Geofisika Indonesia ; [email protected]
Sent: Friday, April 01, 2011 6:08 AM
Subject: [iagi-net-l] Re: [Forum-HAGI] [iagi-net-l] RE: [OOT]
[eksplorasi_BPMIGAS] Bls:[iagi-net-l] Parah! Kondisi Investasi Migas RI
TermasukTerburuk di Dunia
Salam,
Dimana saya akan bisa mendapatkan data jumlah "PSC Awarded" tahunan
Indonesia 1945-2010 ?
Data jumlah PSC Awrdsed itu 1960-2000, memperlihatkan bahwa rata-rata akan
14 (error) +/- 20 % untuk tahun 2001-2010 (Maryanto, 2005). Bahwa selama
2000-2010 di awarded 149 PSC, atau 15 pertahun, maka ini sesuai dengan prediksi
model Salamology itu. Dan amat bagus prediksinya. Dan kami malah bingung kalau
jumlahnya PSC Awarded perahun itu di luar itu, misal maunya 70 an. Alam, dengan
segala macam ritme orkestra suatu "Alam properties", termasuk supply and
demand, mengarahkan umlah PSC sebesar itu kini.
Supply-demand energi juga tercermin pada jumlah "annual discovered giant
oil field", dan "annual discovered hydrocarbon" sejak awal ditemukan,
perlihatkan bahwa mengikuti siklus 70 th, minimum pd th 1934, maximum pd th
1969, minimum lagi th 2004. Lalu di prediksi akan meningkat hingga 2039, lalu
minimum lagi th 2074.
Evaluasi jumlah minyak yang ditemukan di 7 "planetary Earth Cyclone", (6
dipermukan bumi), maka Banda Ocean Basin Tectonic Center (BOBTC), bisa
berpotensi sebesar Caribian Tectonic Center dengan 550 BBOE discovered. Atau
BOBTC undiscovered reserve bisa p90% 500 BBOE. Indonesia, wilayah terluas dari
BOBTC itu akan menjadi Pusat explorasi minyak dunia kedepan 2004-2074.
Wass,
Maryanto.