Ass wr wb. Alhamdulillah, semua komentarnya amat bagus. semua ExcellenTE. Dari Pak Koesoema, Mas Latif, Mas Habash, Kang Abah, Bang Sanggam, Mas Vicky, dll. Bagus.
Qodha-qodhar adalah iman ke-6, dari rukun iman Isalam. Itu rangkuman dari kitab (Qur'an) yang tak ada keraguan di dalamnya. Mungkin Jabariah adalah yang akui semua sudah takdir, tak ada usaha manusia yang bisa merubahnya. Sedang rukun iman itu ada yang takdir dre defined dan ada yang bisa di rubah. Umumnya Indonesia, menurut Imam Safei dan nyatakan rukun iman 6 itu, dan bukan Jabariah. Kami juga aliran Imam Safei. Masuk surga atau neraka adalah atas amalnya masing-masing di dunia. Bahwa Salamology (sekitar 2005), sebut: dua benda, tak akan 100 % sama, tak akan 100 % berbeda, semakin banyak sama maka kedua benda semakin mirip, dan semakin banyak beda maka semakin keduanya berbeda.Contohnya, dua dosen geologi struktur, mesti keduanya ada bedanya, dan ada yang samanya. Bioritmik di sebut salah satu the best startigrapher dunia Mas Habash ini, adalah ritme manusia nadanya. Misal ritmik dengan siklus Salamnya: sehari, dia tidur malam, terjaga siang umumnya, Siklus seminggu: kerja mulai Senin hingga Jumat, lalu libur Sabtu Minggu. Siklus sebulan: Gajian di awal bulan, sedikit uang di akhir bulan. Setahun: Ada awal tahun yang sebagai permulaan kerja, lalu akhir tahun pada habis kerja tahun itu. Nah ada siklus juga 7 th, 70 th, dst. Yah, memang ku suka baca, di rumah saja kini 4000 an buku koleksinya, dan tentu banyak lagi yang di soft file, dulu sejak SD di baca. Hasilkan Salamology ini. Ya memang mau bikin banyak novel. Kalau saja Jurasic Park itu sudah heboh, maka kami niatkan buat yang lebih heboh, cerita tentang Cambrium Park, Ordovisian park, PermianPark, dll, juga Big Bang Park, Early Solarsystem Park, Kiamat Park ketika Andromeda menarik Tatasurya dan menggabungkan dengan Bimasakti. Bintang-bintang berterbangan. Kiamat. Lalu ada Akherat Park. Inilah TimeTunnel di sebut Mas Vicky, dan ini versi dari Salamology. Bisa membuat kita berfikir mundur ketika bing Bang, Cambrium, Permian, Jurasik, atau masa depan. Pak Abah sebut angka 8. Kemungkinan angka bagusnya 8 di China itu dari aliran Hindu-Budha (India). Ini masuk Indonesia sebagai tatatanan tahun, siklus 8 th Jawa. Ada tahun Dal di sana. Tatanan 12 "mangsa" (bulan) dalam setahun di Jawa, adalah tak sama jumlah hari dalam "mangsa"nya. Itu karena di hitung sebagai India adalah Garis Nol Lintangnya. Maka "Mangsa" ketika Matahari di utaranya India akan mempunyai jumlah hari yang sedikit, di banding ketika matahari di selatan India. China sendiri banyak berganti standar penanggalannya. Ada jaman memakai tak hanya Solar (Matahari) system, atau Lunar (moon, bulan) system, tapi LuniSolar. Ini yang kebanyakan masih di pakai. Adalah juga Kalender Hebrew, memakai LuniSolar. Bahwa Bumi akan terpengaruh Solar, dan juga Lunar. Kalender ini yang terus kami perbaiki, dan ternyata menghasilkan yang amat sederhanya Geologi Time scale nya Maryanto sebagai "Salam Calendar" ini. Islam memakai Lunar untuk nyatakan romadhon, Safar, dll., dan memakai Solar untuk waktu-waktu sembahyang lima waktu (terbit, tengah hari, sore hari, terbenanam, dll). Islam mnurutku memakai LuniSolar juga. Mantab-mantab. Semua excellenTE. Kami tunggu komentar lainnya. Wass, Maryanto. ________________________________ From: R.P.Koesoemadinata <[email protected]> To: [email protected] Sent: Tue, April 5, 2011 5:20:36 PM Subject: Re: [iagi-net-l] Free will -- Salamology Jadi Salamologi itu termasuk pencetusnya menganut Jabariah RPK ----- Original Message ----- From: "Rovicky Dwi Putrohari" <[email protected]> To: <[email protected]> Sent: Wednesday, April 06, 2011 6:09 AM Subject: [iagi-net-l] Free will -- Salamology Bagi yg muslim mungkin mengenal dua pendapat yg satu menganut jabariah yg kedua qodariah. Dimana artinya segala sesuatu sudah "predefined" yg lainnya ada "free will". Barangkali kalau segalanya sudah "predefined" (sudah ditakdirkan) makanya semua mengikuti sunatullah, termasuk manusia. Bahkan ada yg percaya sudah ditakdirkan masuk surga atau neraka. Khusus untuk manusia ada yg mempercayai adanya "free will". Karena manusia punya "kehendak bebas". Menentukan masa depannya sendiri. Btw, dalam Jabariah maupun Qodariah keduanya masih terkungkung dalam dimensi "waktu". Manusia mengatakan dengan menggunakan kata "akan", "nantinya", "masa depan" dsb karena manusia tidak bisa lepas dalam dimensi waktu yg saat ini hanya memiliki satu arah sumbu maju kemasa depan. Kalau nanti kita punya "time tunnel" barangkali kata "akan, nanti, ramalan dsb" dan segala "time attribute" menjadi tidak ada lagi. Ikutan ngelantur :( Rdp On 05/04/2011, R.P.Koesoemadinata <[email protected]> wrote: > Tetap bagi saya belum jelas dan mungkin tidak jelas bahwa apapun dilakukan > manusia masih ditentukan oleh cyclus salamologi, seolah olah sudah jadi > takdir. Bahwasanya manusia tidak dapat melawan Hukum Alam, saya bisa terima > itu, tetapi usaha/ikhtiar manusia itu seperti melakukan usaha memperbaiki > iklim investment itu tidak bertentangan dengan hukum alam. > Untuk anggota IAGI net mailing list, saya mohon maaf, karena saya ngelantur > ke filsafat mengenai adanya "free will" bagi manusia > Wassalam > RPK > ----- Original Message ----- > From: Maryanto > To: [email protected] > Sent: Tuesday, April 05, 2011 6:47 AM > Subject: Re: [iagi-net-l] Parah! Kondisi Investasi Migas RI > TermasukTerburuk di Dunia - Salamology > > > Ass wr wb. > Pak Koesoema, usaha manusia tidak akan sia-sia. Itu selama manusia yang > bisa di pengaruhinya. Yang di mampui di rubah manusia misalnya adalah ukuran > berat yang lebih kecil dari berat manusia. Manusia mempunyai keterbatasan > kemampuan. Manusia tak bisa mempengaruhi berat misal yang lebih besar dari > ukuran Bumi. Sering faktor Bumi amat dominan pengaruhnya pada suatu > kebijakan manusia. Secara global, manusia cenderung lebih kecil pengaruhnya > di banding usaha lokal. > > Salamologi bukan penentu nansib manusia. Salamology memprediksi kemauan > Alam, tatanan Sunnatullah. Tentu ada errornya dari prediksi manusia itu. > > Semoga sudah lebih jelas apa yang menjadi pendapat kami. Kami senang > dengan pertannyaan-pertanyaannya. Terimakasih. Kami tunggu pertanyaan > lainnya. Semoga bermanfaat. > > Oh iya, yang benar adalah Mas Agung P. Widodo, bukan Mas Agus Widodo. > Terimakasih atas data PSCnya. > > Wass, > Maryanto. > > > > > > ------------------------------------------------------------------------------ > From: "[email protected]" <[email protected]> > To: [email protected] > Sent: Mon, April 4, 2011 4:37:29 PM > Subject: Re: [iagi-net-l] Parah! Kondisi Investasi Migas RI > TermasukTerburuk di Dunia - Salamology > > Jadi nasib manusia itu sdh ditakdirkan cyclus salamologi, usaha apapun > manusia akan sia2? Apa demikian? RPK > Powered by Telkomsel BlackBerry® > > > ------------------------------------------------------------------------------ > > From: Maryanto <[email protected]> > Date: Mon, 4 Apr 2011 16:28:50 -0700 (PDT) > To: <[email protected]>; Forum Himpunan Ahli Geofisika > Indonesia<[email protected]> > ReplyTo: <[email protected]> > Subject: Re: [iagi-net-l] Parah! Kondisi Investasi Migas RI > TermasukTerburuk di Dunia - Salamology > > > Walaikumus salam Pak Koesoema, > Senang dengan pertanyaan Pak Koesoema yang amat excellent ini. > Usaha Departement MIGAS-Bpmigas telah menaikkan PSC Awarded sejak 2006 > hingga 30 % di banding trend 1960-2005. Salamology bisa dengan baik > (excellenTE) memprediksi amat banyak sekali gejala Alam termasuk hasil > kebijakan manusia. > > Gambar dan isi lengkap, bisa di lihat pada link berikut: > http://salamology.wordpress.com/2011/04/05/salamology-psc-awarded/ > > > RPK: > Apakah Salamology itu berlaku untuk meramalkan kejadian-kejadian yang > dilakukan kebijakan manusia juga? Saya kira hanya untuk gejala alam saja. > Kalau memang demikian maka manusia itu ditakdirkan mengikuti pola > salamologi, apapun usaha/ikhtiar yang dia lakukan akan percuma saja.. > > MYT (Maryanto): > Inti: Salamology adalah ilmu "unified many versions of data all Alam". Ini > adalah ilmu se-Alam (semampunya). Alam adalah semua yang ada di Bumi hingga > Langit ke-7. Manusia adalah bagian dari Alam. Kebijakan manusia adalah > termasuk yang mau di prediksi oleh Salamologist. Manusia di takdirkan bisa > memepengaruhi Alam. Manusia mempunyai pengaruh yang terbatas. Usaha manusia > akan percuma untuk merubah hal yang tidak di mampui. Manusia amat tidak > sia-sia bila mengerjakan yang dalam kemampuannya. Setiap suatu ukuran, akan > mempunyai gelombang ukuran lebih kecilnya. Manusia berukuran (0.3-3)x10^0 > meter, atau 30 cm hingga 3 meter. Manusia mengandung ukuran gelombang lebih > kecilnya dari 3 meter. Manusia mampu mengubah yang lebih kecil dari > ukurannya beratnya. Manusia jua bisa mengubah sedikit ukuran yang lebih > besarnya, tapi manusia tak bisa mengubah ukuran massa (beratnya) yang amat > jauh lebih besar darinya.Manusia tak bisa mengubah n lebih besar dari 7 > (Bumi). Misal manusia tak bisa mengubah kecepatan gerak Bumi dan benda lebih > besarnya. > > Terimakasih Mas Agus Widodo PNG yang kemarin telah susah payah mengirim > data "PSC awrded annually 1960-2010.Kebikajan sejak 2006 Migas-Bpmigas, > telah menaikkan 30% dari rata-rata "PSC Awarded annually" sebelumnya. Amat > menarik temuan Salamology tentang Tingkat Ekonomi Global. > > Ulasan: > Salamology. > Hukun Alam sering di sebut sebagai Sunnatullah. Salamology mendekati > Sunnatullah dengan persamaan sederhana Masmar Salam Wave. Dan di tambah > standar deviasi error, yakni sebesar I(x,t), dimana x adalah koordinat, dan > t adalah waktu, dan I singkatan InsyaAllah. Alam sebagai Gelombang Massa > yang bergerak menurut Gelombang Waktu. Gelombang Waktunya adalah Gelombang > Salam "Seven to the n-th power of ten Annum Long of Age and Minor" cycle. > Ini adalah Jumlahan sinusoidal fungsi waktu untuk pereode 7x10^n, dimana n=0 > samapi 10 dalam satuan tahun, serta Minornya adalah setahun, sebulan, > seminggu, sehari. Gelombang ini adalah menurut Kalender Salam. Gelombang > Massanya adalah Gelombang Masmar "Mass Assigned Size in Meter Along the Mass > Rolling in "Salam wave"". Ini adalah Jumlahan gelombang-gelombang massa > menurut sinusoidal compresi-extensi, dengan pereode 7x10^n satuan meter, > untuk n dari n=-42 hingga +28 pada Langit ke-1, dan hingga n=488 untuk > hingga Langit ke-7. Manusia ukuran n=0, atau Cosmos manusia ukurannya > (0.3-3)x10^0meter. Ini juga Cosmos ukuran butir sedimen Bolder. Besarnya n, > berturut-turut, 7 Cosmos ukuran butir sedimen adalah untuk n=0 bolder, -1 > krakal, -2 kerikil, -3 pasirkasar, -4 pasir halus, -5 lanau, -6 lempung. > > Kebetulan berselisih pangkat 7, berikut isi Langit ke-1. Langit ke-1 > berukuran n= 28 Jagadraya, 21 Galaksi, 14 Tatasurya, 7 Bumi, 0 manusi, -7 > gene, -14 nuklei, -21 (pre elementer), -28 (pre-pre elementer), -35 > konstanta Plank (naar bhs Arab, juga jin), -42 nur(bahasa Arab), malaikat. > Mungkin ruh pada ukuran ini juga atau lebih kecil. > > Pengetahuan kini sebut bahwa IPS "Ilmu Pengetahuan Sosial" adalah bukan > IPA "Ilmu Pengetahuan Alam", IPA bukan IPS. Salamologist berfikir, sosial > berarti hubungan antar manusia dan tempatnya. Manusia ada di Alam. Kebijakan > manusia akan terpengaruh dari kondisi Alam. Semua benda di Alam mempunyai > ukuran, termasuk kebijakan manusia akan mempunyai ukuran. Yang berukuran > juga di sebut "fisika". Ini bahasa yang berkaitan dengan empiris Alam. > > Bahwa Alam tak hanya bergelombang 7x10^n, maka Salamology akan menggunakan > dominan gelombang MasmarSalam, lalu melihat selisih gelombang itu dengan > empiris grafik suatu properti Alam. Gelombang Alam ada juga yg berpereode > lain, misal 2, 3, 5, 9, 11, 19, dll. Selisih tadi akan melihat seberapa > besar pengaruh gelombang selain berpereode 7x10^n itu. Dicarinya persamaan > Propertis.Salam yang mempunyai akurasi paling tinggi terhadap sejarah > properti itu. Untuk selanjutnya, persamaan ini akan di gunakan untuk > prediksi kedepan. > > Kesejahteraanlah tujuan manusia. Dengan begitu, semua manusia berfikir > menuju salam. Mereka adalah Salamologist. Salamology berusaha mengabung > semua ilmu di alam. > > PSC Awarded. > Empiris Jumlah PSC Awarded pertahun di Indonesia, dari th 1960-2010, > ternyata sudah kecil standar deviasinya dengan Kalender Salam, yakni sekitar > 20 %. Besarnya itu adalah untuk th 1960-2010, maka Jumlah PSC Awrded > Anually, > Y= 7 + 10xSin(2x3.14x(T-1995)/7) + 2xSin(2x3.14(T-1995)/70) + 0.2x(T-1961) > untuk th 1960-2005 > = 7 + 10xSin(2x3.14x(T-1995)/7) + 2xSin(2x3.14(T-1995)/70) + > 0.2x(T-1961) + 6, untuk th 2006-2010. > > Dimana T= Tahun Masehi. > . > Ekonomi. > Amat menarik temuan Salamology tentang Tingkat Ekonomi Global. Salah satu > unsur dari tingkat ekonomi adalah bunga bank, inflasi, besar anggaran negara > tahunan. Banyak hal lain untuk menilai tingkat ekonomi. Empiris global dari > bunga bank suatu negara ternyata amat mendekati persamaan sinusoidal 7 th > +70 th, minimum bunga pada th 1882 ( terulang lagi th 1952), akan lagi th > 2022, serta maximum th 1913, 1983, 2053, dst. > > Bunga Bank Canada, 1919-2000, sesuai dengan sinusoidal BungaBankSalam itu > dengan standar deviasi error 0.2 % saja. Ternyata, adanya Perang dunia I, > II, serta Perang Timur Tengah, Afganistan, Irak-Iran, dll, tak signifikan > pengaruhi tingkat bunga bank. Artinya perang-perang itu tidak menjadikan > bunga bank menyimpang jauh dari rumus sederhana BungaBankSalam tadi. > > BungaBank Amerika begitu juga. Data 1960-2000, teryata juga dengan > kalendar BungaBankSalam itu error 7 %. Meenariknya, juga Inflasi tahunan, > jumlah anggaran negara tahunan pada kurun waktu yang sama itu, semuanya > dengan kurva sinusoidal 7 th 70 th itu. Anggaran itu di kenal dengan Five > Year Treasure. Ya ada InfasiSalam Curve, Juga TreasureSalam Curve. Errornya > sekitar 10 % saja. Tingkat suju bunga Bank Inggris, MEE juga begitu. Masa > kedepan ekonomi global terus merosot hingga 2022, dan baru naik kemudian. > Dari sekitar 200 negara di dunia, trend bunga bank adalah mirip. Usaha > manusia, perubahan mendadak suku bunga menjadi melonjak tajam, seperti > Indonesia (1998), Venesuela, Argentina, melonjakkan sukubunga, dan bertahan > sebentar saja, lalu menuju normal lagi. Tingkat suku bunga sekitar 0.0 - > 1.0 % kini, akan bisa negatif di tahun kedepan. Apa artinya? Banyak uang > "puso", banyak sedekah di perlukan untuk melancarkan kehidupan. Enaknya di > bidang energi (minyak, batubara, biodiesel, sawit, dll), malah kebutuhan > terus naik sejak 2004. Ini bisa menimbulkan gejolak demonstrasi di setiap > negara. > > Banyak curve telah di buatnya. termasuk LINDU Curve yg menunjukkan jumlah > gempa lebih besar skala 6 SR Indonesia tahunan sejak 200 th lalu datanya. > Muka laut atau ALON.Curve, PergerakanverticalLempengCurve sejak Radiana, > Pangea, SejarahPangeaCurve, dan seratusanCurve lain. Ternyata mereka dengan > Kalender Salam akan sudah kecil errornya. > > Kembali ke pertanyaan Guru Besar yang amat kami cintai Prof > Koesoemadinata: Apakah Salamology itu berlaku untuk meramalkan > kejadian-kejadian yang dilakukan kebijakan manusia juga? Saya kira hanya > untuk gejala alam saja. Kalau memang demikian maka manusia itu ditakdirkan > mengikuti pola salamologi, apapun usaha/ikhtiar yang dia lakukan akan > percuma saja. > > Salamology bisa dengan baik (excellenTE) memprediksi amat banyak sekali > gejala Alam termasuk hasil kebijakan manusia. > > Wass, > Maryanto. > Geophysicist, Geologist, Physicist, Salamologist. > > > > ------------------------------------------------------------------------------ > From: R.P.Koesoemadinata <[email protected]> > To: [email protected] > Sent: Sun, April 3, 2011 9:53:06 AM > Subject: Re: [iagi-net-l] Re: [Forum-HAGI] [iagi-net-l] RE: [OOT] > [eksplorasi_BPMIGAS] Bls:[iagi-net-l] Parah! Kondisi Investasi Migas RI > TermasukTerburuk di Dunia > > > Apakah Salamology itu berlaku untuk meramalkan kejadian-kejadian yang > dilakukan kebijakan manusia juga? Saya kira hanya untuk gejala alam saja. > Kalau memang demikian maka manusia itu ditakdirkan mengikuti pola > salamologi, apapun usaha/ikhtiar yang dia lakukan akan percuma saja > heheheh > Wassalam > RPK > ----- Original Message ----- > From: Maryanto > To: Forum Himpunan Ahli Geofisika Indonesia ; [email protected] > Sent: Friday, April 01, 2011 6:08 AM > Subject: [iagi-net-l] Re: [Forum-HAGI] [iagi-net-l] RE: [OOT] > [eksplorasi_BPMIGAS] Bls:[iagi-net-l] Parah! Kondisi Investasi Migas RI > TermasukTerburuk di Dunia > > > Salam, > > Dimana saya akan bisa mendapatkan data jumlah "PSC Awarded" tahunan > Indonesia 1945-2010 ? > > Data jumlah PSC Awrdsed itu 1960-2000, memperlihatkan bahwa rata-rata > akan 14 (error) +/- 20 % untuk tahun 2001-2010 (Maryanto, 2005). Bahwa > selama 2000-2010 di awarded 149 PSC, atau 15 pertahun, maka ini sesuai > dengan prediksi model Salamology itu. Dan amat bagus prediksinya. Dan kami > malah bingung kalau jumlahnya PSC Awarded perahun itu di luar itu, misal > maunya 70 an. Alam, dengan segala macam ritme orkestra suatu "Alam > properties", termasuk supply and demand, mengarahkan umlah PSC sebesar itu > kini. > > Supply-demand energi juga tercermin pada jumlah "annual discovered giant > oil field", dan "annual discovered hydrocarbon" sejak awal ditemukan, > perlihatkan bahwa mengikuti siklus 70 th, minimum pd th 1934, maximum pd th > 1969, minimum lagi th 2004. Lalu di prediksi akan meningkat hingga 2039, > lalu minimum lagi th 2074. > > Evaluasi jumlah minyak yang ditemukan di 7 "planetary Earth Cyclone", (6 > dipermukan bumi), maka Banda Ocean Basin Tectonic Center (BOBTC), bisa > berpotensi sebesar Caribian Tectonic Center dengan 550 BBOE discovered. Atau > BOBTC undiscovered reserve bisa p90% 500 BBOE. Indonesia, wilayah terluas > dari BOBTC itu akan menjadi Pusat explorasi minyak dunia kedepan 2004-2074. > > > Wass, > Maryanto. > > > -- Sent from my mobile device *"Success is a mind set, not just an achievement"*

