Ada yang punya fault plane solution-nya gempa di Yogya yang diduga menjadi pemicu?
Saya bisa run quick ray tracing untuk memodelkan bahwa pengaruh gempa bisa mencapai Sidoardjo. LL ________________________________ From: Sunu Praptono [mailto:[email protected]] Sent: Tuesday, May 31, 2011 12:45 PM To: [email protected] Subject: [iagi-net-l] To Danny Hilman : Mampukah gempa Yogya memicu Lusi ?(was Re: [iagi-net-l] Andang Protes) Danny Hilman, Dalam rangkuman yang dituturkan oleh Awang HS, Amanda Clarke mengaitkan ada kegempaan dengan aktivasi seismisitas dan pembukaan venting system di sekitarnya, seperti yang saya kutip lagi berikut ini : " Amanda Clarke (Arizona State University) mendiskusikan bagaimana gempa dapat memicu gempa-gempa lain juga semua venting system seperti gunungapi, mud volcano, geyser dll. Dibahas kasus gempa-gempa di Alaska dan US yang walapun relatif kecil dan jauh jaraknya ternyata dapat mempengaruhi venting system lain. Contoh yang ekstrim adalah gempa di Oaxaca (Mexico) dengan 6,4 Mw dan berjarak 3200 km, ternyata banyak mempengaruhi gempa dan venting system lain di US bagian barat. Untuk kasus gempa Yogya dan Lusi, Amanda tak membahas secara khusus sebab memerlukan data lebih lanjut." Menurut saya ini secara tidak langsung pendapat itu mendukung hipotesa atau teori bahwa gempa Yogya mampu sebagai trigger munculnya MV semacam Lusi, sekaligus membantah perhitungan yang dikutip Tingay bahwa gempa Yogya terlalu jauh dan kecil intensitasnya untuk memicu kelahiran Lusi. Aku mau nanya: Sebagai pakar gempa yang saya yakin anda juga punya akses ke data yang sama di Amrik sana, apa komentar anda ? Please, speak up, Dan. Salam, Sunu. 2011/5/27 nyoto - ke-el <[email protected]> Hehehehehe .... betul, memang lucu sekali, pak Danny Hilman yg selama ini sudah dikenal sebagai salah satu ahli gempa di Indonesia yg sudah mumpuni, koq malah nggak pernah diundang atau diberi kesempatan ngomong atau berkomentar perihal pemicu Lusi .... mungkin kalau Danny diikutsertakan dalam diskusi Lusi nanti malah akan "DISALAHKAN", karena sebagai ahli gempa di Indonesia, sedang LUSI pemicunya adalah gempa juga, jadi pak Danny "SEHARUSNYA" mampu & bisa mengatur supaya gempa tidak akan menimbulkan bencana bagi masyarakat Sidoardjo .... atau malah bisa disantet juga nanti. wass, nyoto 2011/5/27 <[email protected] <mailto:[email protected]> > Lucunya saya malah engga pernah diberi kesempatan ngomong perihal pemicuan gempa (kalo mau dihubung-hubungkan) :-) Tapi ngeri juga kalo ikut ngomong...takut disantet. LOL Salam Danny Danny Hilman Natawidjaja LabEarth (Laboratory for Earth Hazards) Geoteknologi - LIPI ________________________________ From: "Andang Bachtiar" <[email protected]> Date: Fri, 27 May 2011 10:15:59 +0700 To: <[email protected]> ReplyTo: <[email protected]> Subject: RE: [iagi-net-l] Andang Protes Iya, Prof, yang di Jambi itu saya yang merekomendasikan. Terimakasih atas kesediaannya. Kembali ke Simposium: ada tambahan ganjelan lagi. Seperti diceritakan oleh Awang di laporan pandangan mata, ada presenter bule: Amanda Clarke dari ASU (Arizona State University) yang presentasi bagaimana gempa memicu mudvolcano, geyser, gunung api dsb. (Tapi) untuk kasus gempa Yogja dan Lusi, Amanda tak membahas secara khusus sebab memerlukan data lebih lanjut. Lha, ini bule cewek belum bikin riset tentang LuSi, hanya berdasarkan pengalaman2 dia di luaran, malah boleh presentasi. Meskipun panitia kelihatannya cenderung senang dengan bule/expat tapi ini keterlaluan, masak yang kayak gini dikasi slot bicara juga. Hehehehe,..sudah ah. Nanti malah berlarut-larut. Salam ADB ________________________________ From: R.P.Koesoemadinata [mailto:[email protected]] Sent: Friday, May 27, 2011 9:22 AM To: [email protected] Subject: Re: [iagi-net-l] Andang Protes Ya maksud saya seolah-olah usulannya "diperhatikan" dengan menambahnya pembicara dari dalam negeri/universitas di Indonesia. Tapi yang diajukan jelas kemana arahnya. Saya pun juga dikadalin. Saya sebenarnya juga diundang menghadiri simposium, bahkan ditelepon beberapa kali. Namun setelah saya baca flyer-nya, saya lihat jelas ke mana arahnya dan maksudnya. Sayapun menyatakan tidak bisa hadlir karena saya kebetulan ada acara presentasi/rapat di Jakarta. Waktu saya di Jambi minggu yang lalu untuk menjadi panelist dalam suatu diskusi mengenai bagihasil minyak bagi Jambi (katanya direkomendasikan oleh Pak Andang juga) saya terus menerus ditelepon oleh seorang wartawati dari TVOne, katanya dia ditugaskan mewawancara saya, mengenai dunia perminyakan Indonesia. Akhirnya saya setuju dan wawancara berlangsung di kamar hotel di Jakarta. Wawancara berlangsung mungkin lebih dari 30 menit dan juga muncul pertanyaan mengenai Lumpur Lapindo. Off the record saya katakan, "kalian itu bagaimana, kan saya tahu siapa yang punya TVOne dan pendapat saya mengenai masalah itu kan jelas saya utarakan pada wawancara". Saya katakan pasti kalau sudah sampai di editor, hasil wawancara ini bakal kena editing berat, bahkan mungkin juga tidak akan ditayangkan." Mereka sih senyum-senyum saja. Ternyata benar sekali, pada acara Tahukah Anda kemarin sore saya hanya muncul beberapa detik saja membicarakan mengenai 'Indonesia sebagai net-importer oil dan sudah keluar dari OPEC' (hal yang kurang relevant), sedangkan yang muncul lainnya Prof Sukendar dan Ir Sunu (dari Lapindo) yang berbicara mengenai Lusi cukup panjang lebar. Saya sendiri tidak nonton acara itu karena masih dalam perjalanan dari Jakarta ke Bandung. Wah jadi dikadalin juga, walaupun sudah tahu apa yang akan terjadi. Wassalam RPK ----- Original Message ----- From: Andang Bachtiar <mailto:[email protected]> To: [email protected] Sent: Friday, May 27, 2011 8:50 AM Subject: RE: [iagi-net-l] Andang Protes Koreksi Prof, saya tidak ikut datang di Symposium. Jadi, luput dijadikan kadal. Note (lagi): 1. Kalau memang benar mau berorientasi pada penyelesaian ke depan, akan lebih logis, elegan, dan bermanfaat simposiumnya membahas bagaimana disain 3D/4D seismic, disain MT, disain subsidence GPS survey-nya dikaitkan dengan modeling subsidence, perluasan area terdampak, dan kemungkinan pengaruhnya pada infrastruktur yang ada maupun yg direncanakan dibangun (jalan tol, jalan kereta, jalan biasa, lapangan2 migas, jalur2 pipa, dsb) 2. Dan akan lebih klop kalau kawan2 dari Badan Geologi sebagai lembaga geologi resmi pemerintah juga diundang 2-3 orang untuk mempresentasikan berbagai hasil riset mereka dalam 3 tahun terakhir ini (geokimia, amblesan, struktur dangkal, air tanah, dsb), termasuk rencana akuisisi seismic 3D yang sekarang sedang dalam proses tender dsb. 3. Format workshop lebih cocok dari pada symposium: spy hasilnya kongkrit ke depan. Salam ADB ________________________________ From: R.P.Koesoemadinata [mailto:[email protected]] Sent: Friday, May 27, 2011 8:17 AM To: [email protected] Subject: Re: [iagi-net-l] Andang Protes Wah sebetulnya saya sudah tidak ingin berkomentar lagi mengenai Lumpur Lapindo ini Tapi, maaf saja, Pak Andang. Anda kelihatannya akhirnya dikadalin juga Hehe Wassalam RPK ----- Original Message ----- From: [email protected] To: [email protected] Sent: Friday, May 27, 2011 5:53 AM Subject: Re: [iagi-net-l] Andang Protes Saya menuliskannya sebagai catatan (note) di facebook saya SEMINGGU yg lalu, bukan tiba2 kemarin. Mungkin untuk menjadikannya berita wartawan lebih cocoknya memuatnya pas kemarin pelaksanaan acara. Note fb itu saya tulis setelah saya komunikasikan concern ke panitianya ttg TIDAK ADANYA PEMBICARA DR PERISET PERGURUAN TINGGI INDONESIA dan dominannya periset asing (10 orang) dlm info undangan ke saya maupun dlm website Humanitus sampai 2 hari yg lalu. Waktu itu di website masih dipampangkan foto 2 pembicara dr Indonesia yaitu Awang BPMigas dan Sawolo EMP (Lapindo). Alhamdulillah, rupanya panitia sadar akan pincangnya acara tsb (a-nasionalis dan berat ke satu sisi pendapat), maka kemudian pd acara sebenarnya diseimbangkanlah kesan itu dg mencoret Sawolo EMP/Lapindo dr daftar dan menambahkan Prof Sukendar, Agus Guntoro, dan Sayogi Sudarman dlm daftar pembicara. Suatu move yg pintar, tp agak kedodoran kalau diberi tambahan argumen bhw: yg diundang adalah yg gencar menulis di jurnal2 (internasional) ttg Lumpur Lapindo tsb. Usulan saya untuk memasukkan pembicara dr Perg Tinggi paling dekat dg Sidoarjo yg banyak menulispun (Dr Amin Widodo) tidak dikabulkan. Selain itu saya menyinggung nama Prof Hasanudin ITB yg pernah menulis bersama Davies (yg kemudian diancam dituntut oleh Lapindo krn menggunakan data Lapindo tanpa ijin untuk ikut menulis paper dg Davies), juga kawan2 Badan Geologi yg sangat aktif riset dan menulis ttg Lumpur Lapindo. Tapi nampaknya panitia lebih suka memilih mrk dr Indonesia yg punya kecenderungan expertise di tektonik regional, geotermal, dan yg mrk kenal ikut bersama Lapindo mengkampanyekan penyebab gempa. Waktu itu surat saya dijawab panitia dg : "akan dipertimbangkan" meskipun sulit untuk mengubah acara krn hrs memilih diantara 40 ahli yg diundang. Saya sendiri tetap mrk harapkan datang untuk meramaikan acara diskusi. Karena saya ada komitmen full 3 hari kmrn di Jakarta, maka agak sulit untuk ikutan hadir, terutama kalau hanya untuk tanya jawab 2-5 menit dan bukan sessi trbuka brainstorming smua pihak membeberkan usulan rencana ke depan. Sampai saat ini, saya masih juga pada pendapat: semua penyelesaian teknis harus jadi 1 paket dg penyelesaian masalah sosial, tdk bisa dipisahkan. Kami dr IAGI dan HAGI masih dalam posisi terus membantu Badan Geologi dlm rangka akuisisi data 3D seismik di area lumpur dan sekitarnya untuk digunakan dalam evaluasi perencanaan teknis - sosial kedepan. Salam ADB Powered by Telkomsel BlackBerry(r) ________________________________ From: "R.P.Koesoemadinata" <[email protected]> Date: Thu, 26 May 2011 20:55:29 +0700 To: <[email protected]> ReplyTo: <[email protected]> Subject: [iagi-net-l] Andang Protes Apakah betul mengirimkan surat protes atas terselenggaranya Symposium on Indonesia's mud volcano yang berlangsung pada 25-26 Mei 2011 di Sidoarjo sebagai mana dikutip Wartawan Tempo di Tempo Online hari ini? http://www.tempointeraktif.com/hg/iptek/2011/05/26/brk,20110526-336947,id.htm l Wassalam RPK __________ NOD32 5559 (20101024) Information__________ This message was checked by NOD32 antivirus system. http://www.eset.com <http://www.eset.com/>

