Ass wR wB,
 
Pak Nas, apa khabar, semoga bapak selalu dalam lindungan Allah SWT.
Just info saja pak, semenjak Maret tahun ini saya balik kandang ke tanah air, 
buat ikut serta memeriahkan dunia tambang disini.
Insya Allah jika saya ke Jakarta, saya usahakan mampir ke tempat Bapak.

Regards,

Yoga Suryanegara, MAusIMM
Exploration and Resources Coal Geologist 

From: Chairul Nas <[email protected]>
To: [email protected]
Sent: Wednesday, 3 August 2011 7:01 PM
Subject: Bls: [iagi-net-l] Dukung Yoga Suryanegara

Mas Tri Yoso,
Apakah Yoga sekarang domisili di tanah air ?
Thanks.
CN

--- Pada Rab, 3/8/11, Tri Yoso <[email protected]> menulis:


>Dari: Tri Yoso <[email protected]>
>Judul: [iagi-net-l] Dukung Yoga Suryanegara
>Kepada: "[email protected]" <[email protected]>
>Tanggal: Rabu, 3 Agustus, 2011, 3:12 PM
>
>
>Tri Yoso Mendukung Yoga Suryanegara.
> 
>Wajah baru di IAGI diharapkan akan lebih menyegarkan organisasi dengan ide-ide 
>yang baru.
>Juga diharapkan akan mampu mengaktifkan anggota-anggota IAGI yang selama ini 
>menjadi silent majority.
> 
>Salam,
> 
>From: Shofiyuddin <[email protected]>
>To: [email protected]
>Sent: Wednesday, 3 August 2011 5:33 PM
>Subject: Re: [iagi-net-l] Apakahj Ketum IAGI perlu tahu ................
>RDP .... oke .... track record di dunia perminyakan, dunia maya(dongeng 
>geologi) dan fotografiSukamdaru ... oke juga, track record di dunia 
>pertambanganSyaiful ... boleh juga, track record di dunia perminyakan 
>dankonsultan (minyak juga)tapi karena cuma boleh pilih satu, ya pilih RDP 
>aja.Gitu aja refot ... he he he ..met kerja ...2011/8/3 Rovicky Dwi Putrohari 
><[email protected]>:> 2011/8/3 Yanto R.Sumantri <[email protected]>>>>> Dalam 
>alam demokrasi LIBERAL saat ini ada pertanyaan  dalam hati :>> " Apakah 
>seorang Ketua Umum IAGI perlu tahu atau concern dengan politik>> dan 
>perpolitikan " ?>> Saya belum tahu jawabnya , berangkali ada yang bisa bantu 
>?>> Di sela-sela keriuhan meniup "balon" (bakal calon) saya tertarik dengan> 
>pertanyaan Abah sebagai sebuah pertanyaan general buat siapa saja, termasuk> 
>saya sebagai anggota IAGI.>> Pertanyaannya cukup menggelitik> " Apakah seorang 
>Ketua Umum IAGI perlu tahu atau concern dengan politik dan> perpolitikan "
 ?> Menurut pendapat saya tegas : IYA !>> Tanpa tahu bagaimana politik itu 
bergerak dan bekerja (how its work), IAGI> tidak mungkin mengoptimumkan peran 
dan partisipasi dalam mengembangkan> Indonesia secara utuh. Walaupun tentusaja 
bukan dalam arti IAGI harus> berpolitik menjadi underbow partai (kalau menjadi 
diplitisir underbow partai> saya TOLAK !). Tetapi IAGI harus mampu membahasakan 
kondisi geologi/kebumian> kedalam bahasa politik. Bagaimana membahasakan 
tsunami sebagai sebuah gejala> alam yang membutuhkan aksi politik dalam 
mitigasi ?.> Tidak mungkin tsunami akan diperhatikan oleh para politisi secara 
benar> bahwa tsunami sebagai gejala alam yang terus menerus mengancam dan 
sangat> mungkin terjadi (walau waktunya tidak diketahui), akan selalu 
mengancam> tetapi hanya mengancam sebagian dari Indonesia. memasukkan dalam> 
perudang-undangannya tidak dapat sembarangan mengatakan bahwa setiap> propinsi 
harus mendapatkan atau mengusulkan dana mitigasi
 tsunami dalam> APBDnya.> Pengetahuan bahwa Indonesia ini sangat beragam 
merupakan salah satu yang> perlu terus menerus disosialisasikan. Indonesia 
memang rawan bencana, memang> rawan gempa, tetapi apakah harus dimasukkan dalam 
kurikulum nasional ?> Ataukah masuk kurikulum lokal ? Tentu saja perlu 
pemikiran cerdik. IAGI> sebagai organisasi profesi perlu memberitahukan ke 
politisi melalui DPR> bahwa kebencanaan, sumberdaya alam, serta kondisi 
geografis Indonesia yang> beragam ini harus memberikan manfaat positip pada 
seluruh rakyat Indonesia.>> Contoh lain membahasakan keragaman sumberdaya alam 
dalam perundang-undangan.> Sebagai contoh kongkrit. Masih banyak politisi yang 
tidak mampu membedakan> antara daerah eksplorasi migas dengan daerah kuasa 
pertambangan batubara,> dan pertambangan umum. Pertanyaan sederhana antara lain 
mengapa luas daerah> eksplorasi migas sangat luas dibandingkan kuasa 
pertambangan batubara ? Bagi> ahli tentusaja mudah, karena kuasa
 pertambangan (terutama tambang batubara> dangkal) akan membuka seluruh daerah 
ini, sedangkan migas hanya membuka> untuk fasilitas pemboran dan fasilitas 
produksi nantinya yg hanya kecil saja> luasannya. Namun kosekuensi lainnya 
adalah kalau dibebani pejak atas tanah> .... mana yang harus dipajaki sesuai 
dengan peruntukannya. Apakah migas> dibebani seluas lapangan migas yang ada 
dibawah sana, ataukah seluas> fasilitas produksi yang ada diatasnya ? Ini juga 
berlaku untuk tambang> dalam, apakah hanya mulut tambang dan fasiliast 
permukaan saja ? Ini perlu> diberitahukan disosialisasikan ke para politisi di 
Senayan.> Dan apakah sosialisasi ini sekali saja, tentu tidak. Setiap 5 tahun> 
merekapun juga berganti anggotanya. Jadi harus terus menerus ada hubungan> 
antara IAGI dengan para politisi ini.>> Selain itu IAGI harus mampu bergaul 
dengan para politisi supaya> masukan-masukannya diperhatikan dan sebagai ujud 
sumbangan aspirasi> organisasi untuk kepentingan
 negara.>> Masih banyak masalah-masalah kebumian yang harus dibahasakan dengan 
bahasa> politik ... selain juga dibahasakan dengan bahasa hukum dan yang 
terpenting> bahasa yang mudah dimengerti oleh rakyat biasa.>> Nah apakah 
ketuanya harus tahu ? ... paling tidak anggoitnya harus ada yang> tahu dan 
mampu membantu siapapun ketuanya.>> Salam sukses untuk semua.>> RDP> --> "IAGI 
for 
Indonesia">>--------------------------------------------------------------------------------PP-IAGI
 2008-2011:ketua umum: LAMBOK HUTASOIT, [email protected]: MOHAMMAD 
SYAIFUL, [email protected]* 2 sekretariat (Jkt & Bdg), 5 departemen, 
banyak 
biro...--------------------------------------------------------------------------------Ayo
 siapkan diri....!!!!!Hadirilah Joint Convention Makassar (JCM), HAGI-IAGI, 
Sulawesi, 26-29September 
2011-----------------------------------------------------------------------------To
 unsubscribe, send email to:
 iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.idTo subscribe, send email to: 
iagi-net-subscribe[at]iagi.or.idFor topics not directly related to Geology, 
users are advised to post the email to: [email protected] IAGI Website: 
http://iagi.or.idPembayaran iuran anggota ditujukan ke:Bank Mandiri Cab. Wisma 
Alia JakartaNo. Rek: 123 0085005314Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia 
(IAGI)Bank BCA KCP. Manara MuliaNo. Rekening: 255-1088580A/n: Shinta 
DamayantiIAGI-net Archive 1: 
http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/IAGI-net Archive 2: 
http://groups.yahoo.com/group/iagi---------------------------------------------------------------------DISCLAIMER:
 IAGI disclaims all warranties with regard to information posted on its mailing 
lists, whether posted by IAGI or others. In no event shall IAGI or its members 
be liable for any, including but not limited to direct or indirect damages, or 
damages of any kind whatsoever, resulting from loss of use, data or profits,
 arising out of or in connection with the use of any information posted on IAGI 
mailing 
list.--------------------------------------------------------------------- 

Kirim email ke