Syaiful,

 

Mengulang pernyataan Rovicky, apakah ada laporan tertulis yang bisa
dipasang di website atau diikutsertakan dalam Berita IAGI?

Dengan demikian IAGI lebih transparan.

 

Ketum dipilih oleh anggota jadi seharusnya melapor kepada anggota. Kalau
presiden dipilih oleh rakyat, jadi bertanggung jawab kepada rakyat.

Salam,

 

Herman

 

From: mohammad syaiful [mailto:[email protected]] 
Sent: Wednesday, September 07, 2011 2:47 AM
To: [email protected]
Subject: Re: [iagi-net-l] bagaimana suasana pemilihan ???

 

hanya menambahkan saja, bahwa apa yg dikemukakan oleh calon ketua umum
IAGI, bapak rovicky adalah sudah benar.

 

pada jaman pak achmad luthfi (2005-2008), setiap rakernas dan munas (yg
waktunya selalu dibarengkan dengan pit), ada laporan dimaksud (kegiatan2
yg telah dilakukan selama setahun, jumlah anggota, dll.). biasanya pak
ketua yang membuka pertemuan dilanjutkan sambutan awal, kemudian laporan
sepenuhnya disampaikan oleh wak haji ridwan djamaluddin sbg sekjen waktu
itu.

 

nah, jaman bang lambok pun, tahun 2009 di semarang (hotel gumaya), saya
sbg sekjen yg membacakan atau presentasi laporan di depan peserta
rakernas yaitu perwakilan dari pengda2 seluruh tanah-air, pengurus
pusat, serta beberapa anggota yg berkenan hadir (tentu saja setelah bang
ketua memberikan sambutan awal). sama dengan periode pak luthfi, setelah
'laporan pp iagi', dilanjutkan dengan laporan dari setiap pengda iagi.

 

tahun 2010 lalu di lombok, kebetulan saya tidak bisa hadir, tapi sudah
minta pak sutar di sekretariat untuk mempersiapkan data kegiatan tahun
2010. bang ketua juga memberikan laporan di dalam rakernas (kalao nggak
salah dibantu juga oleh salah satu pengurus pusat lainnya).

 

tahun 2011 ini, pun sedang disiapkan laporan untuk tahun terakhir
periode bang lambok ini.

 

seingat saya, jaman cak andang pun (2000-2001 dan 2002-2004) dengan
sekjennya cak ariadi subandrio, juga demikian adanya.

 

terus-terang, ada juga terbersit keinginan untuk selalu memberikan
'laporan' setiap kegiatan via milis sebagaimana dengan bagus sekali
senantiasa dilakukan oleh mang okim, tapi dasar memang malas (halusnya
sih karena banyak pekerjaan lainnya), seingat saya hanya satu atau dua
kali infokan ke milis; sebagian besar, tak terinfokan (maunya di berita
iagi dan/atau website). mungkin nanti perlu tim khusus untuk info dan
pelaporan ini.

 

salam,

syaiful

* sekjen iagi 2008-2011

2011/9/6 Rovicky Dwi Putrohari <[email protected]>

2011/9/6 [email protected] 

        Mungkin laporan ada tapi mungkin saya belum baca. Kepada
siapakah Ketua
        IAGI harus melapor?

 

Herman, dan kawan-kawan IAGI. Saya sdikit menanggapi pertanyaan diatas.

 

Looh ketua lapor ke siapa doonk ? Ini memang pertanyaan sering kita
jumpai. Seperti layaknya Presiden lapor ke siapa doonk. Kalau Presiden
RI melaporkan kegiatan dalam Pidato kenegaraan setiap 16 Agustus. Walau
tidak ada dalam UU tapi ini kegiatan tradisi. 

Lah Ketum IAGI ? Kalau mengacu pada AD/ART. Ketua dapat melaporkan
kegiatannya setiap tahun pada rapat anggota tahunan. Memang jarang dalam
Rapat Anggota ini diikuti oleh anggota biasa pada setiap PIT, padahal
setiap kali PIT selalu saja ada Undangan Rapat Anggota. Biasanya hanya
dihadiri oleh Pengda-Pengda yang melaporkan kegiatan serta
memberitahukan kendala-kendala selama setahun. Juga ada usulan-usulan
yang akan ditampung oleh PP maupun Pengda.

 

Jadi, ya ada doonk laporan Ketum pada anggotanya. Dan sudah ada kok
mekanisme dan penyalurannya seperti yg terdapat dalam AD/ART organisasi.
Namun tentu saja tidak menutup kemungkinan laporan ini dimasukkan dalam
Media-media yang ada di IAGI, misal website, lampiran majalah IAGI, atau
media lainnya.

 

Salam

RDP

 




-- 
Mohammad Syaiful - Explorationist, Consultant Geologist
Mobile: 62-812-9372808
Emails:
[email protected] (business)
[email protected]

Technical Manager of
Exploration Think Tank Indonesia (ETTI)

Kirim email ke