Dengan kondisi geotektonik yang unik, Indonesia dilimpahi banyak cekungan sedimen besar dan kecil, ada yang menyebutnya 60 (IAGI, 1985), 66 Pertamina & Beicip, 1985), 86 (BPMIGAS, 2008), 64 (Lemigas, 2008), 128 Badan Geologi, 2009). Saya menggunakan semua klasifikasi pemetaan cekungan itu sebab setiap publikasinya punya sisi-sisi positif dan negatifnya, saling melengkapilah. Setiap cekungan itu punya sejumlah petroleum system, baik yang proven maupun potential/speculative. Ada juga beberapa cekungan yang prospektivitas hidrokarbonnya sangat rendah, sehingga semua basin itu bisa kita ranking.
Hitungan kasar yang pernah saya lakukan, kira-kira ada 50 proven petroleum system untuk semua cekungan produktif Indonesia dan ada sekitar 100 potential atau speculative petroleum system di cekungan-cekungan sedimen Indonesia dalam semua umur (Paleozoic-Cenozoic). Mengikuti konsepsi Magoon dan Dow (1996) dua tokoh utama pembahas petroleum system (Leslie Magoon dan Wallace Dow), tentu setiap petroleum system punya nama, yaitu merangkai hubungan antara source dan akumulasinya di reservoir. Dari kelima puluh proven petroleum system, saya coba menggolongkannya lagi dengan dasar pijakan: geotektonik regional Indonesia, karena tektonik besar sekali peranannya dalam membentuk konfigurasi cekungan dan isinya, dan ditemukanlah empat golongan yang saya beri terminologi: 1. petroleum supersystem related to rifted and inverted Sundaland basins 2. petroleum supersystem related to gliding tectonics 3. petroleum supersystem related to collisional terranes 4. petroleum supersystem related to Australian passive margin Petroleum supersystem related to rifted and inverted Sundaland basins; ditemukan di semua cekungan yang mengelilingi Sundaland, yang utamanya adalah: North Sumatra, Central Sumatra, South Sumatra, Sunda-Asri, West Java, East Java, Barito, west Natuna, East Natuna. Ke dalam golongan ini juga termasuk Makassar Straits (terutama sisi selatannya), Bone, dan sebagian Gorontalo. Cekungan2 ini dicirikan oleh rifting pada saat Paleogen dan inversi pada saat Neogen. Proven sources terutama ada di Paleogen, sebagian masuk ke Neogen, dengan reservoirs di semua level dari Pra-Tersier (basement) sampai Plistosen. Sources umumnya dari facies fluviodeltaic, marginal marine atau lakustrin, sebagian ada marin juga; reservoir dari nonmarin, delta sampai marin. Struktur-struktur inversi Neogen menyusun sebagian besar akumulasi migas di cekungan2 ini. Speculative seismic surveys menunjukkan bahwa tepi timur Sundaland bukanlah Makassar Strait atau Jawa Timur, tetapi mungkin Gorontalo dan Bone Bay. Masih banyak area2 unproven yang bisa dieksplorasi dengan supersystem ini, misalnya: Sumba offshore, Bone, Gorontalo, Makassar Strait, Billiton, juga area2 tak tersentuh di proven basins-nya. Petroleum supersystem related to gliding tectonics; gliding tectonics adalah tektonik yang terjadi karena ada perbedaan gravity dari tinggian ke rendahan, ke arah mana sedimen2 longsoran dan sebagian delta diendapkan. Ke dalam golongan ini termasuk: Kutei-North Makassar Strait, Tarakan dan Serayu Utara di utara Jawa Tengah. Umur cekungan-cekungan proper gliding tectonics adalah Neogen dengan sedimen yang sangat besar. Deformasi dibentuknya sendiri melalui gravity sliding yang sebagian besar melalui thin-skinned tectonics; hampir tak ada external stress yang membentuk struktur2 di sini, tetapi semuanya karena gliding tectonics. Kutei-North Makassar adalah contoh terbaik. Sources yang utama adalah paket coaly shales atau coal beds di dalam sekuen Neogen sendiri yang terdapat di sayap struktur atau sinklin-nya, sementara traps Neogen berupa pasangan antiklin-nya. Sebagian struktur ini kuat dipengaruhi growth faulting seperti di Tarakan dan kebanyakan terjadi secara syn-tectonic atau syn-depositional. Deepwater deposits dan play terjadi di ujung supersystem ini seperti telah terbukti di North Makassar Strait dan Tarakan, dengan play type toe-thrust system, masih mencerminkan thin-skinned tectonics karena gliding. North Serayu terbuka lebar untuk dieksplorasi dengan supersystem ini, sayang ia dipersulit oleh tutupan volkanik Pliosen-Kuarter. Area di sebelah utara Lumajang sampai Selat Madura bagian selatan terbuka lebar untuk aplikasi supersystem ini. Petroleum supersystem related to collisional terranes; banyak mikrokontinen, terranes, atau slivers lepas, terapung dan tubrukan di Indonesia. Itu semua telah membentuk cekungan yang dinamakan foreland basin. Termasuk ke dalam golongan ini adalah Buton, Banggai, Salawati, Bintuni, Seram, Timor. Pada saat suatu terrane tubrukan, ujung depan terrane ini akan tertekuk masuk sebagai foredeep yang lalu semakin dalam karena ditimbun oleh multiple thrust sheets hasil benturan. Di bagian depan terranes ini dulunya ada sedimen-sedimen syn-rifting atau syn-drifting pada saat terranes ini masih terapung atau jalan-jalan ke tempatnya tubrukan. Sedimen2 ini mempunyai kapasitas sebagai sources, reservoirs, atau seals. Karena proses collision maka terjadilah generasi hidrokarbon dari sources yang masuk ke traps yang terbentuk karena collision atau reefs dan struktur drapping pada horst blocks yang semakin definitif bentuknya karena collision. Sources-nya bisa Mesozoic atau Late Paleozoic (Buton, Seram, Bituni, Timor), atau Tersier (Banggai, Salawati). Masih banyak area unproven yang bisa dieksplorasi dengan supersystem ini, misalnya Akimeugah, Asmat di Papua, Buru, dan area2 lain yang tak tersentuh di proven basins-nya. Petroleum supersystem related to Australian passive margin; Australian continent pada Paleozoic dan Mesozoic di tepi utara-baratlaut-timurlautnya di wilayah Indonesia Timur sekarang mengalami peretakan/rifting. Sisi kontinen ini ke arah Indonesia menyambung dengan kerak oseanik yang sekarang ada di bawah Laut Banda dan di bawah Papua. Kerak oseanik tua di depan Australia telah memaksa Laut Banda terbuka pada Pliosen-Pleistosen melalui mekanisme sea-floor spreading akibat roll-back kerak oseanik tua Australia >50 juta tahun. Hubungan antara kerak kontinen Australia dan kerak oseaniknya hanyalah semacam junction, karena itu disebut passive margin, bukan subduction. Rifting Mesozoic di NW Australia yang juga menerus ke wilayah2 Indonesia Timur dari Kepala Burung, Papua, dan Arafura ini merupakan wilayah proven hydrocarbon dan menjadi kawasan hotspot eksplorasi dalam lima tahun terakhir ini. Source dan reservoir utama adalah Jurassic dan Triassic. Rifting Paleozoic masih belum proven secara signifikan di wilayah Indonesia, tetapi analognya di Australia telah mendorong eksplorasi di Arafura sampai level middle Paleozoics. Masih terbuka lebar area2 unproven di Indonesia Timur yang bisa dieksplorasi menggunakan supersystem ini. Demikian, keempat golongan tectonic-driven proven petroleum supersystem. Tentu ada cekungan2 atau area di Indonesia yang dibentuk oleh kombinasi supersystem ini. Sebut saja misalnya: Barito Basin yang merupakan hasil proses supersystems rifted & inverted Sundaland basins dan collisional terranes. Atau juga, area Semai, Bintuni dan Akimeugah yang merupakan gabungan antara supersystems Australian passive margins dan collisional terranes. Di luar empat golongan proven supersystems ini masih ada beberapa speculative supersystem lagi, misalnya yang berhubungan dengan konvergensi Indian oceanic crust yang membentuk forearc basins di barat Sumatra dan selatan Jawa, serta konvergensi dan kemudian transvergence Pacific di utara Papua, yang mempengaruhi forearc basins di utara Papua juga berpengaruh pada mid-Pliosen di Salawati dan Halmahera basins. Demikian, suatu usaha untuk melihat gambaran regional tektonik Indonesia beserta implikasinya kepada petroleum systems Indonesia yang menarik namun rumit. salam, Awang --- Pada Sel, 11/10/11, Rovicky Dwi Putrohari <[email protected]> menulis: > Dari: Rovicky Dwi Putrohari <[email protected]> > Judul: Re: [iagi-net-l] Simposium Internasional ---> was: Re: [iagi-net-l] > Bahasa Indonesia atau... > Kepada: [email protected] > Tanggal: Selasa, 11 Oktober, 2011, 3:14 PM > Ya sepertinya satu kelompok tektonik > dpat dijadikan satu kali > simposium. Pak Awang kayaknya pernah mengelompokkan basin2 > dg kesamaan > tektonik ini. > > Barangkali dapat. Kita siapkan sebagai "memoir of > Indonesian geology". > Baik utk basic geology (structure, stratigraphy dan > morphology) > termasuk juga resources, mitigation dan environment. > > Rdp > > On 11/10/2011, MINARWAN <[email protected]> > wrote: > > Kalau di bidang migas/panas bumi/sedimentary > geology, saya > > membayangkan hasil riset/pengetahuan terkini dapat > dipresentasikan > > dalam sebuah simposium periodik berskala internasional > untuk > > cekungan-cekungan Indonesia, misalkan satu > simposium/konferensi untuk > > cekungan Indonesia bagian barat dan satu untuk > cekungan Indonesia > > bagian timur. Saya bayangkan simposium ini nanti akan > bisa menyaingi > > IPA Convention. Jika kita mengadakan simposium bertema > wilayah seperti > > ini, semua macam topik selama berkaitan dengan > cekungan akan dapat > > kita akomodasi. > > > > Salam > > Minarwan > > > > 2011/10/7 Parvita Siregar <[email protected]>: > >> Saya setuju dengan Pak Kusuma. Mungkin PIT IAGI > tahunan dilakukan dengan > >> bahasa Indonesia, tetapi ada pertemuan2 yang lebih > spesifik (misalnya > >> membahas mengenai sesuatu topik, umpama deep > water, shale gas, mud > >> volcano) > >> dengan bahasa Inggris supaya bisa mengundang para > ekspat2. > >> > >> > >> > >> > >> > >> Parvita Siregar > >> > >> Salamander Energy > > > > > > -- > > - when one teaches, two learn - > > http://www.phpbber.com/phpbb/index.php?mforum=geotutor > > http://www.linkedin.com/in/minarwan > > > > > -------------------------------------------------------------------------------- > > PP-IAGI 2008-2011: > > ketua umum: LAMBOK HUTASOIT, [email protected] > > sekjen: MOHAMMAD SYAIFUL, [email protected] > > * 2 sekretariat (Jkt & Bdg), 5 departemen, banyak > biro... > > > -------------------------------------------------------------------------------- > > Ayo siapkan diri....!!!!! > > Hadirilah Joint Convention Makassar (JCM), HAGI-IAGI, > Sulawesi, 26-29 > > September 2011 > > > ----------------------------------------------------------------------------- > > To unsubscribe, send email to: > iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id > > To subscribe, send email to: > iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id > > > > For topics not directly related to Geology, users are > advised to post the > > email to: [email protected] > > > > Visit IAGI Website: http://iagi.or.id > > Pembayaran iuran anggota ditujukan ke: > > Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta > > No. Rek: 123 0085005314 > > Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) > > Bank BCA KCP. Manara Mulia > > No. Rekening: 255-1088580 > > A/n: Shinta Damayanti > > IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ > > IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi > > > --------------------------------------------------------------------- > > DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard > to information posted > > on its mailing lists, whether posted by IAGI or > others. In no event shall > > IAGI or its members be liable for any, including but > not limited to direct > > or indirect damages, or damages of any kind > whatsoever, resulting from loss > > of use, data or profits, arising out of or in > connection with the use of any > > information posted on IAGI mailing list. > > > --------------------------------------------------------------------- > > > > > > -- > Sent from my mobile device > > *"Everybody is safety leader, You can stop any unsafe > operation !"* > > -------------------------------------------------------------------------------- > PP-IAGI 2008-2011: > ketua umum: LAMBOK HUTASOIT, [email protected] > sekjen: MOHAMMAD SYAIFUL, [email protected] > * 2 sekretariat (Jkt & Bdg), 5 departemen, banyak > biro... > -------------------------------------------------------------------------------- > Ayo siapkan diri....!!!!! > Hadirilah Joint Convention Makassar (JCM), HAGI-IAGI, > Sulawesi, 26-29 > September 2011 > ----------------------------------------------------------------------------- > To unsubscribe, send email to: > iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id > To subscribe, send email to: > iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id > > For topics not directly related to Geology, users are > advised to post the email to: [email protected] > > Visit IAGI Website: http://iagi.or.id > Pembayaran iuran anggota ditujukan ke: > Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta > No. Rek: 123 0085005314 > Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) > Bank BCA KCP. Manara Mulia > No. Rekening: 255-1088580 > A/n: Shinta Damayanti > IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ > IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi > --------------------------------------------------------------------- > DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to > information posted on its mailing lists, whether posted by > IAGI or others. In no event shall IAGI or its members be > liable for any, including but not limited to direct or > indirect damages, or damages of any kind whatsoever, > resulting from loss of use, data or profits, arising out of > or in connection with the use of any information posted on > IAGI mailing list. > --------------------------------------------------------------------- > > -------------------------------------------------------------------------------- PP-IAGI 2008-2011: ketua umum: LAMBOK HUTASOIT, [email protected] sekjen: MOHAMMAD SYAIFUL, [email protected] * 2 sekretariat (Jkt & Bdg), 5 departemen, banyak biro... -------------------------------------------------------------------------------- Ayo siapkan diri....!!!!! Hadirilah Joint Convention Makassar (JCM), HAGI-IAGI, Sulawesi, 26-29 September 2011 ----------------------------------------------------------------------------- To unsubscribe, send email to: iagi-net-unsubscribe[at]iagi.or.id To subscribe, send email to: iagi-net-subscribe[at]iagi.or.id For topics not directly related to Geology, users are advised to post the email to: [email protected] Visit IAGI Website: http://iagi.or.id Pembayaran iuran anggota ditujukan ke: Bank Mandiri Cab. Wisma Alia Jakarta No. Rek: 123 0085005314 Atas nama: Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) Bank BCA KCP. Manara Mulia No. Rekening: 255-1088580 A/n: Shinta Damayanti IAGI-net Archive 1: http://www.mail-archive.com/iagi-net%40iagi.or.id/ IAGI-net Archive 2: http://groups.yahoo.com/group/iagi --------------------------------------------------------------------- DISCLAIMER: IAGI disclaims all warranties with regard to information posted on its mailing lists, whether posted by IAGI or others. In no event shall IAGI or its members be liable for any, including but not limited to direct or indirect damages, or damages of any kind whatsoever, resulting from loss of use, data or profits, arising out of or in connection with the use of any information posted on IAGI mailing list. ---------------------------------------------------------------------

