Piramid Giza di Mesir dibangun menggunakan bongkah-bongkah batugamping, granit, dan adukan semen/mortar. Kapan umur pembangunannya diketahui tentu tidak melalui peneraan (dating) menggunakan metode karbon 12/14, sebab carbon dating hanya ditujukan untuk artefak2 terbuat dari zat organik seperti tanaman/kayu dan turunannya yang banyak mengandung karbon. Para ahli Mesir menentukan umur pembangunan piramid Giza sebagai diselesaikan tahun 2560 SM setelah dibangun selama 20 tahun berdasarkan kronologi sejarah Mesir yang memang sudah terpetakan dengan baik.
"Piramid Sadahurip" di Garut menurut Vivanews sudah ditera umurnya menggunakan metode karbon, dan dikabarkan menghasilkan umur yang lebih tua dari pembangunan piramid Giza. Maka muncul beberapa kejanggalan: - pirammid Garut itu harusnya sudah tergali dan tersingkap sehingga bisa diambil sampel kayunya - piramid Garut itu harusnya terbuat dari bahan kayu dan sejenisnya sehingga bisa ditera umurnya menggunakan metode karbon - bagaimana membedakan vegetasi (purba) penutup piramid Garut dengan artefak piramidnya sendiri, jangan-jangan yang dilakukan peneraan karbon adalah sampel vegetasi purba tersebut Menggunakan metode karbon 12/14 untuk menentukan umur artefak di wilayah volkanisme seperti di Garut haruslah ekstra hati-hati karena volkanisme merupakan penyumbang utama karbon di atmosfer, maka akan memengaruhi rasio penanggalan karbon, akan menghasilkan umur yang lebih tua daripada sesungguhnya. Pendek kata, beritanya masih simpang-siur dan banyak klarifikasi yang harus dijawab dan banyak argumentasi yang bisa dikemukakan. Salam, Awang -----Original Message----- From: o - musakti [mailto:[email protected]] Sent: 29 Nopember 2011 2:21 To: [email protected] Subject: Re: [iagi-net-l] Masyarakat Arkeologi Indonesia apresiasi Tim Katastropik Purba Berita lain soal ini http://us.wap.vivanews.com/news/read/267100-piramida-garut-akan-tingkatkan-ekonomi-warga Tapi apa urusannya sama staf khusus presiden soal bantuan sosial dan bencana alam ya ? On Mon, Nov 28, 2011 11:47 PM ICT Rovicky Dwi Putrohari wrote: >Btw, siapa ahli geologi yg mengkaji yg dimaksud dalam tulisan "penemuan" >dibawah ini ? > >Rdp

