ADB,
apa di monitor juga komposisi gas yang naik kepermukaan (maksudnya yang ketemu 
didalam gn Padang ini), waktu membornya.

kalau yang piramida Giza itu katanya ada gas diantara pasir2 itu dan merupakan 
ranjau yang menelan korban cukup banyak waktu mereka mulai membuka "pintu2" 
Giza.
jadi ingat lagi ulasan seseorang bahwa  sebaiknya bangunan ini jangan dibongkar 
dari atas, karena mereka buat insulator (protection).  Akan tetapi cari pintu 
untuk masuknya.  

puzzle nya makin seru nih.  pertama, kenapa disembunyikan?  apa benar dugaan 
disembunyikan karena akan ada badai? jadi mereka buat insulator?
kalau begitu mereka punya "lorong" untuk O2 nya atau malah bisa bikin O2 
sendiri didalam.

kalau mau superstisius sedikit, kenapa sekarang baru "diperlihatkan" ke manusia 
(via orang2 tertentu?), apakah kita harus siap2 untuk sesuatu?  ah yang 
pertanyaan ini sdh mulai mengarah kearah lain ya.


wah ADB-DHN jadi Indiana Jones nih.

boleh dong di-share juga pengalaman GPR nya gn. Padang ini.

fbs





________________________________
 From: "[email protected]" <[email protected]>
To: [email protected] 
Sent: Wednesday, February 8, 2012 10:19 AM
Subject: Re: [iagi-net-l] Gn Padang Coring
 
Sori salah ketik harusnya Karbom Dating-nya angkanya 5500+/-130 (bkn 4500)

Salam
ADB
Powered by Telkomsel BlackBerry®

-----Original Message-----
From: [email protected]
Date: Wed, 8 Feb 2012 09:12:43 
To: <[email protected]>
Reply-To: <[email protected]>
Subject: [iagi-net-l] Gn Padang Coring
Rekan2 geosains,

Pd seminar 7Feb 2012 ttg "Bencana Katastropik Purba" di Jkt telah kami paparkan 
hasil temuan sementara penelitian - pemboran inti di atas Gn. Padang yg baru 
saja selesai Minggu 5Feb 2012 (2hr sebelumnya). Bahwa kami telah menembus 
tembok konstruksi miring sampai minimal kedalaman 17m di teras-3 dan kmungkinan 
itu menerus sampai TD bor @26m; dan bahwa kami telah menembus ruangan berisi 
pasir lepas kering berbutir sangat seragam 500-710mikron di kedalaman 8m sampai 
10m, dan 2 ruang serupa di bawahnya dg masing2 ketebalan 1,5m dan 80cm yg 
dibatasi satu dengan lainnya secara vertikal oleh konstruksi batu andesit 
lapuk. Total loss dan pipe stuck menyertai pemboran inti di interval2 tsb shg 
harus banyak mencampurkan polimer di air pemboran. Di bawah Gn. Padang 
kemungkinan besar ada bangunan2/ruangan2 bikinan manusia.

Dan kami umumkan juga hasil penarikhan karbon (carbon dating) pada sample 
paleosol kedalaman 3,5m di teras 3 yg menghasilkan umur 4500 +/- 130 th yg 
lalu. Selama ini blm pernah dilakukan penarikhan karbon pada situs 
"megalitikum" Gn Padang tsb, para arkeolog hanya memperkirakan dari kesamaan 
bentuk, teknologi, dan interpretasi kegunaan bangunan berundak tsb bahwa situs 
Gn. Padang berumur 2500th. 

Dengan demikian hasil awal kami paling tidak menunjukka suatu fakta baru yg 
berbeda dg pemahaman sebelumnya bahwa situs Gn. Padang tsb hanyalah situs di 
atas permukaan tanah saja dan umurnya hanya 2500th. Sampai sekarang kami masih 
terus mengolah data dan sample, serta menunggu hasil2 dr lab analyses yg sdg 
kami lakukan. Insyaallah penulisan / publikasi ilmiah lengkap dan laporan 
rekomndasi ke pihak2 terkait akan kami lakukan dengan seksama dan dalam waktu 
sesingkat2nya.

Salam
ADB-DHN
Powered by Telkomsel BlackBerry®

Kirim email ke