Kalau tidak salah di Pagar alam Sumatera Selatan juga ditemukan situs
megalithikum....

Salam
Ruswanto

2012/2/9 kartiko samodro <[email protected]>

> Mas
>
> di kuningan juga ada situs megalithikum juga kok, dan ketemu sudah sejak
> tahun 1971, jadi bukan sekarang sekarang. Gunung padang terekspos sekarang
> karena banyak isu tentang sadahurip.
>
>
> http://uyutjangkung21.wordpress.com/2009/06/12/situs-museum-taman-purbakala-cipari-kuningan-dulu-dan-kini/
>
> By the way jadi ada pertanyaan yang timbul
>
> Apakah situs megalithikum ini hanya ditemukan di jawabarat (kuningan,
> padang cianjur) atau kita bisa temukan di daerah lain  ? kalau memang
> ditemukan di tempat lain apakah ada pola yang bisa ditarik antar situs
> situs tersebut yang menunjukan adanya komunikasi yang telah ada sejak
> ribuan tahun lalu.
>
> Mungkin ada yang sudah membandingkan antara 2 situs (cianjur dan kuningan
> ) dan melihat apakah ada kesamaan pola ?
>  2012/2/8 Franciscus B Sinartio <[email protected]>
>
>>  ADB,
>> apa di monitor juga komposisi gas yang naik kepermukaan (maksudnya yang
>> ketemu didalam gn Padang ini), waktu membornya.
>> kalau yang piramida Giza itu katanya ada gas diantara pasir2 itu dan
>> merupakan ranjau yang menelan korban cukup banyak waktu mereka mulai
>> membuka "pintu2" Giza.
>> jadi ingat lagi ulasan seseorang bahwa  sebaiknya bangunan ini jangan
>> dibongkar dari atas, karena mereka buat insulator (protection).  Akan
>> tetapi cari pintu untuk masuknya.
>>
>> puzzle nya makin seru nih.  pertama, kenapa disembunyikan?  apa benar
>> dugaan disembunyikan karena akan ada badai? jadi mereka buat insulator?
>> kalau begitu mereka punya "lorong" untuk O2 nya atau malah bisa bikin O2
>> sendiri didalam.
>>
>> kalau mau superstisius sedikit, kenapa sekarang baru "diperlihatkan" ke
>> manusia (via orang2 tertentu?), apakah kita harus siap2 untuk sesuatu?  ah
>> yang pertanyaan ini sdh mulai mengarah kearah lain ya.
>>
>> wah ADB-DHN jadi Indiana Jones nih.
>>
>> boleh dong di-share juga pengalaman GPR nya gn. Padang ini.
>>
>> fbs
>>
>>
>>
>>   ------------------------------
>> *From:* "[email protected]" <[email protected]>
>> *To:* [email protected]
>> *Sent:* Wednesday, February 8, 2012 10:19 AM
>>
>> *Subject:* Re: [iagi-net-l] Gn Padang Coring
>>
>> Sori salah ketik harusnya Karbom Dating-nya angkanya 5500+/-130 (bkn 4500)
>>
>> Salam
>> ADB
>> Powered by Telkomsel BlackBerry®
>>
>> -----Original Message-----
>> From: [email protected]
>> Date: Wed, 8 Feb 2012 09:12:43
>> To: <[email protected]>
>> Reply-To: <[email protected]>
>> Subject: [iagi-net-l] Gn Padang Coring
>> Rekan2 geosains,
>>
>> Pd seminar 7Feb 2012 ttg "Bencana Katastropik Purba" di Jkt telah kami
>> paparkan hasil temuan sementara penelitian - pemboran inti di atas Gn.
>> Padang yg baru saja selesai Minggu 5Feb 2012 (2hr sebelumnya). Bahwa kami
>> telah menembus tembok konstruksi miring sampai minimal kedalaman 17m di
>> teras-3 dan kmungkinan itu menerus sampai TD bor @26m; dan bahwa kami telah
>> menembus ruangan berisi pasir lepas kering berbutir sangat seragam
>> 500-710mikron di kedalaman 8m sampai 10m, dan 2 ruang serupa di bawahnya dg
>> masing2 ketebalan 1,5m dan 80cm yg dibatasi satu dengan lainnya secara
>> vertikal oleh konstruksi batu andesit lapuk. Total loss dan pipe stuck
>> menyertai pemboran inti di interval2 tsb shg harus banyak mencampurkan
>> polimer di air pemboran. Di bawah Gn. Padang kemungkinan besar ada
>> bangunan2/ruangan2 bikinan manusia.
>>
>> Dan kami umumkan juga hasil penarikhan karbon (carbon dating) pada sample
>> paleosol kedalaman 3,5m di teras 3 yg menghasilkan umur 4500 +/- 130 th yg
>> lalu. Selama ini blm pernah dilakukan penarikhan karbon pada situs
>> "megalitikum" Gn Padang tsb, para arkeolog hanya memperkirakan dari
>> kesamaan bentuk, teknologi, dan interpretasi kegunaan bangunan berundak tsb
>> bahwa situs Gn. Padang berumur 2500th.
>>
>> Dengan demikian hasil awal kami paling tidak menunjukka suatu fakta baru
>> yg berbeda dg pemahaman sebelumnya bahwa situs Gn. Padang tsb hanyalah
>> situs di atas permukaan tanah saja dan umurnya hanya 2500th. Sampai
>> sekarang kami masih terus mengolah data dan sample, serta menunggu hasil2
>> dr lab analyses yg sdg kami lakukan. Insyaallah penulisan / publikasi
>> ilmiah lengkap dan laporan rekomndasi ke pihak2 terkait akan kami lakukan
>> dengan seksama dan dalam waktu sesingkat2nya.
>>
>> Salam
>> ADB-DHN
>> Powered by Telkomsel BlackBerry®
>>
>>
>

Kirim email ke