Wong yang ditemukan dari coring cuma batu, pasir dan tanah, dan rongga: dari
data ini kita bisa interpretasi apa saja. Lain halnya kalau ditemukan
grabah, keramik, peralatan batu dsb., yang jelas merupakan sisa peninggalan
suatu budaya manusia.

Salam,

YSY

 

 

From: o - musakti [mailto:[email protected]] 
Sent: Wednesday, February 08, 2012 4:45 PM
To: [email protected]
Subject: Re: [iagi-net-l] Gn Padang Coring

 


Pertanyaan dari saya yang awam soal penentuan umur untuk arkheologi....

Apa signifikansi carbon dating paleosol ? Dalam benak saya umur yang didapat
hanya bisa ditarik sebagai batas bawah alias 'not older than' dari struktur
bangunan diatasnya. seumpama Daendels bikin villa di daerah inipun, dating
paleosol bakal menunjukkan umur yang sama yaitu 5500 ybp.

Apakah ada material lain yang bisa di dating untuk menunjukkan kapan 'candi'
ini berdiri ? Mortar perekat blok-blok batu (kalau ada) , mungkin ?

 

  _____  

From: [email protected] <[email protected]>; 
To: <[email protected]>; 
Subject: Re: [iagi-net-l] Gn Padang Coring 
Sent: Wed, Feb 8, 2012 9:19:53 AM 


Sori salah ketik harusnya Karbom Dating-nya angkanya 5500+/-130 (bkn 4500)

Salam
ADB
Powered by Telkomsel BlackBerryR

-----Original Message-----
From: [email protected] <javascript:return> 
Date: Wed, 8 Feb 2012 09:12:43 
To: <[email protected] <javascript:return> >
Reply-To: <[email protected] <javascript:return> >
Subject: [iagi-net-l] Gn Padang Coring
Rekan2 geosains,

Pd seminar 7Feb 2012 ttg "Bencana Katastropik Purba" di Jkt telah kami
paparkan hasil temuan sementara penelitian - pemboran inti di atas Gn.
Padang yg baru saja selesai Minggu 5Feb 2012 (2hr sebelumnya). Bahwa kami
telah menembus tembok konstruksi miring sampai minimal kedalaman 17m di
teras-3 dan kmungkinan itu menerus sampai TD bor @26m; dan bahwa kami telah
menembus ruangan berisi pasir lepas kering berbutir sangat seragam
500-710mikron di kedalaman 8m sampai 10m, dan 2 ruang serupa di bawahnya dg
masing2 ketebalan 1,5m dan 80cm yg dibatasi satu dengan lainnya secara
vertikal oleh konstruksi batu andesit lapuk. Total loss dan pipe stuck
menyertai pemboran inti di interval2 tsb shg harus banyak mencampurkan
polimer di air pemboran. Di bawah Gn. Padang kemungkinan besar ada
bangunan2/ruangan2 bikinan manusia.

Dan kami umumkan juga hasil penarikhan karbon (carbon dating) pada sample
paleosol kedalaman 3,5m di teras 3 yg menghasilkan umur 4500 +/- 130 th yg
lalu. Selama ini blm pernah dilakukan penarikhan karbon pada situs
"megalitikum" Gn Padang tsb, para arkeolog hanya memperkirakan dari kesamaan
bentuk, teknologi, dan interpretasi kegunaan bangunan berundak tsb bahwa
situs Gn. Padang berumur 2500th. 

Dengan demikian hasil awal kami paling tidak menunjukka suatu fakta baru yg
berbeda dg pemahaman sebelumnya bahwa situs Gn. Padang tsb hanyalah situs di
atas permukaan tanah saja dan umurnya hanya 2500th. Sampai sekarang kami
masih terus mengolah data dan sample, serta menunggu hasil2 dr lab analyses
yg sdg kami lakukan. Insyaallah penulisan / publikasi ilmiah lengkap dan
laporan rekomndasi ke pihak2 terkait akan kami lakukan dengan seksama dan
dalam waktu sesingkat2nya.

Salam
ADB-DHN
Powered by Telkomsel BlackBerryR

 

Kirim email ke